Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Chelsea dan Panic Buying Transfer, Sejoli yang Tak Bisa Lepas

Ekki Giswagama Ibrahim oleh Ekki Giswagama Ibrahim
3 September 2022
A A
Todd Boehly dan Era Baru Kepemilikan Chelsea FC

Todd Boehly dan Era Baru Kepemilikan Chelsea FC (Cosmin Iftode via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bursa transfer sepak bola Eropa baru saja ditutup. Ada tim yang mendapatkan pemain-pemain yang memang mereka inginkan, dan ada tim yang mendapatkan pemain dari hasil ngutang (baca: Barca). Dan ada juga tim yang baru mendapatkan pemain di saat-saat terakhir, Chelsea salah satunya.

Hanya beberapa saat menjelang bursa transfer ditutup, Chelsea resmi mendatangkan tiga pemain. Yang pertama adalah Wesley Fofana dari Leicester City, Pierre Aubameyang asal Barcelona, juga Dennis Zakaria dari Juventus.

Ketawanya nanti aja, baca ini dulu.

Ada fakta unik mengenai dua nama terakhir, yaitu mereka sama-sama baru bermain 6 bulan di klub lamanya. Aubameyang datang dari Arsenal awal tahun ini, begitu juga dengan Zakaria yang Januari ini baru tiba dari Gladbach.

Kembali ke Chelsea, di bursa transfer kali ini strategi pembelian mereka memang pemain agak aneh. Terkesan wait and see, padahal Chelsea sudah melepas banyak pemain sehingga memerlukan pengganti yang sepadan. Mungkin salah satunya akibat pergantian manajemen sehingga mereka masih hati-hati dalam menghamburkan uang. Tetapi fatal akibatnya, banyak pemain bagus yang keburu berganti kostum sehingga The Blues pun harus gigit jari dan hanya bisa mengincar pemain yang tersisa.

Chelsea sebenarnya tidak asing dengan panic buying. Nama-nama seperti Danny Drinkwater, Alexandre Pato merupakan hasil pembelian di menit akhir. Dan kita semua tahu hasilnya, gagal besar.

Di bursa transfer kali ini panic buying pun kembali terulang. Aubameyang salah satunya, striker asal Gabon ini diresmikan hanya beberapa jam menjelang penutupan. Memang catatan golnya mengesankan ketika saat dilatih Tuchel di Dortmund tapi itu dulu, sekarang Auba sudah berumur 33 tahun. Tidak banyak striker tua yang mampu bersaing di liga Inggris. Dan di umur yang sudah menginjak kepala tiga, tentu saja ia bukan solusi jangka panjang bagi lini serang Chelsea.

Sebenarnya, mereka punya solusi jangka (lumayan) panjang, yaitu Lukaku. Tapi, Lukaku lebih suka bikin drama ketimbang gol, jadi ya, maklumlah.

Baca Juga:

Dear Joao Felix, Kok Mau, sih, Pindah ke Chelsea? Kayak Nggak Ada Tim Lain Aja

Thomas Tuchel Memang Pantas untuk Dipecat dan Sekarang Adalah Waktu yang Tepat

Sementara itu, Wesley Fofana adalah contoh lain. Awalnya Leicester enggan menuruti tawaran Chelsea. Oleh karena tenggat waktu transfer sudah mepet jadi mereka menaikkan harga pemain agar The Blues mundur. Sayangnya, karena Chelsea sudah mulai kehilangan target-target lain, mau tak mau akhirnya luluh dan jadilah Fofana sebagai pemain termahal kedua dalam sejarah klub dengan nilai 82 juta euro.

Yang pertama siapa? Masak ya kalian nga tau Lord.

Hanya saja, Chelsea sudah punya lumayan banyak bek. Mendatangkan Fofana, terkesan seperti membuang uang bukan pada pos yang tepat. Yah, namanya juga panic buying.

Soal Zakaria, Chelsea memang membutuhkan gelandang tengah yang andal karena Connor Gallagher yang digadang-gadang sebagai bintang masa depan Inggris masih belum terlihat menyatu ke tim. Selain itu kondisi N’golo Kante yang tidak lagi muda bikin mereka nggak punya opsi. Di tengah terbatasnya waktu dan pilihan, nama Denis Zakaria lah yang muncul. Zakaria pun sedang insecure tentang posisinya di Juventus, kedatangan Paul Pogba dan Paredes dirasa akan mengancam perannya di lini tengah Juve. Maka ketika Chelsea datang, langsung disambut oleh Zakaria.

Tapi, apakah ia pemain yang tepat untuk Chelsea, ataukah memang Tuchel dan Zakaria sama-sama putus asa hingga mengambil keputusan ini?

Menilik kebijakan transfer anggota Big Six lain yang terlihat lumayan oke, menarik untuk ditunggu apakah Thomas Tuchel mampu meracik taktik supaya bisa bersaing di papan atas dengan komposisi pemain yang ada. Atau malah performa Chelsea tetap remuk seperti kemarin-kemarin.

Yang penting sih, jangan sampai di bawah MU aja. Itu mah aib.

Penulis: Ekki Giswagama Ibrahim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Todd Boehly dan Era Baru Kepemilikan Chelsea FC

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2022 oleh

Tags: aubameyangchelsealeicesterpanic buying
Ekki Giswagama Ibrahim

Ekki Giswagama Ibrahim

ArtikelTerkait

eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

Real Madrid vs Chelsea 1-1: Werner yang Kebangetan dan Rapuhnya Pertahanan Los Blancos

28 April 2021
thomas tuchel chelsea mason mount lampard mojok

4 Alasan Chelsea Calon Kuat Jawara Liga Inggris Musim Ini

29 November 2021
Manchester United, Sudah Jatuh Tertimpa De Gea, Kabar Baik Untuk Arsenal yang Cuma Jago di Piala FA MOJOK.CO

Manchester United, Sudah Jatuh Tertimpa De Gea, Kabar Baik Untuk Arsenal yang Cuma Jago di Piala FA

20 Juli 2020
ole gunnar solskjaer Manchester United Layak Merayakan Kelolosan ke Liga Champions Seperti Memenangi Sebuah Piala MOJOK.CO

Manchester United Layak Lolos Liga Champions, Pemain Terbaik Mereka Adalah VAR dan Mike Riley, Selamat!

27 Juli 2020
Menyongsong Madrid yang Lebih Kokoh Bersama Rudiger

Menyongsong Madrid yang Lebih Kokoh Bersama Rudiger

12 Mei 2022
Chelsea vs Real Madrid Perempat Final UCL: Pertarungan Dua Tim yang Terluka

Chelsea vs Real Madrid Perempat Final UCL: Pertarungan Dua Tim yang Terluka

5 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.