Jika Saya Jadi Lampard, Beginilah Starting Line-up Chelsea di Musim Depan – Terminal Mojok

Jika Saya Jadi Lampard, Beginilah Starting Line-up Chelsea di Musim Depan

Artikel

Avatar

Chelsea akhirnya melakukan pergerakan agresif di bursa transfer musim panas 2020. Sesudah mendatangkan Werner dan Ziyech, klub asal London Barat tersebut sukses mendatangkan tiga pemain baru pada bulan Agustus.

Thiago Silva menjadi rekrutan anyar yang diboyong ke Stamford Bridge. Bek berusia 35 tahun tersebut didatangkan dengan status transfer bebas pada tanggal 28 Agustus. Sebelumnya, Chelsea sukses mengamankan jasa Chilwell dari Leicester serta Malang Sarr dari Lille.

Meskipun demikian, tidak ada indikasi bila Chelsea akan berhenti untuk berbelanja pemain. Melihat banyaknya pemain baru yang masuk tersebut, saya jadi tertarik untuk iseng-iseng meracik formasi Chelsea menjelang musim 2020-2021. Seperti inilah formasi ideal The Blues menurut saya untuk menghadapi musim depan.

Chelsea Formation.jpg

Saya sendiri menggunakan pakem 4-3-3, yang mana di posisi gelandang saya akan menempatkan dua gelandang bertahan serta satu gelandang serang. Pada paragraf berikutnya, saya akan menjelaskan alasan mengapa saya menempatkan pemain-pemain ini ke dalam formasi.

Starting line-up Chelsea #1 Kiper

Jika tak ada kiper baru yang didatangkan Chelsea, maka saya akan memilih Kepa sebagai penjaga benteng terakhir The Blues. Meskipun kerap dikritik karena sering membuat kesalahan, pemain asal Spanyol tersebut masih menjadi pilihan terbaik pada sektor kiper.

Pemilihan ini saya lakukan berdasarkan rating dari Whoscored. Kepa sendiri sukses memperoleh rating sebesar 6,39. Sementara Caballero hanya memperoleh rating sebesar 6,12. Di samping itu, faktor usia jadi pertimbangan saya untuk memilih Kepa.

Starting line-up Chelsea #2 Bek tengah

Thiago Silva adalah bek yang sudah malang melintang bermain di level tertinggi sepak bola Eropa. Meskipun sudah tergolong uzur, kualitas permainan Silva belum menunjukkan penurunan signifikan. Beberapa aksinya di final Liga Champions 2020 menjadi bukti nyata.

Jika Silva tidak bermain saat itu, mungkin PSG bisa kebobolan lebih banyak gol oleh Bayern Munchen. Beberapa kali dia melakukan intersep saat Keylor Navas mati langkah. Di samping itu, Silva juga terampil dalam membangun serangan dari lini pertahanan.

Pilihan kedua jatuh kepada Kurt Zouma. Dengan tinggi mencapai 1,90 cm, tidak mengherankan bila Zouma dapat diandalkan untuk duel bola-bola atas. Terlebih jika Chelsea harus menghadapi situasi tendangan sudut.

Baca Juga:  Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami

Starting line-up Chelsea #3 Bek sayap

Di posisi bek kanan, saya memilih Cesar Azpilicueta sebagai pemain utama (starter). Azpilicueta sendiri memiliki kemampuan yang dapat menutupi kelemahan Zouma, yakni pada aspek tackling. Selain itu, pemain berpaspor Spanyol tersebut sudah bermain bersama The Blues sejak tahun 2012.

Sementara pada posisi bek kiri, saya memilih Ben Chilwell. Dia bisa meng-cover Thiago Silva di sisi kiri. Di samping itu, Chilwell juga bisa diandalkan untuk melakukan duel terhadap bola-bola atas.

Starting line-up Chelsea #4 Gelandang bertahan

Jorginho adalah salah satu pemain terbaik yang dimiliki Chelsea untuk saat ini. Sekilas gaya permainannya hampir mirip dengan Andrea Pirlo, yakni membangun serangan sebagai gelandang bertahan. Hanya saja, dia tidak memiliki kemampuan eksekusi tendangan bebas sehebat legenda Italia tersebut.

Untuk meng-cover Jorginho, Kante adalah pilihan yang tepat untuk dijadikan tandem. Sejak bergabung dari Leicester pada tahun 2016, gelandang asal Prancis tersebut sukses menjadi pemain kunci bagi Chelsea.

Walaupun bertubuh mungil, Kante terbilang tidak takut untuk beradu fisik dengan pemain yang posturnya lebih besar. Di samping itu, dia memiliki stamina yang terbilang sangat bagus untuk bisa bermain di Premier League. Tidak heran kalau banyak orang yang membandingkannya dengan legenda Chelsea terdahulu, Claude Makelele.

Starting line-up Chelsea #5 Gelandang serang

Di posisi ini, saya akan menempatkan Mason Mount. Meskipun rating tertingginya berada pada posisi winger kanan, sejatinya Mount merupakan seorang gelandang serang. Dengan hadirnya Hakim Ziyech, maka Mount bisa mengasah potensinya di posisi tersebut.

Usianya pun masih tergolong muda, yakni 21 tahun. Tentu sangat disayangkan jika bakat sekelas Mount diabaikan begitu saja. Jika Lampard terus memberikannya jam bermain lebih banyak, maka dia bisa menjadi pemain top di masa depan.

Starting line-up Chelsea #6 Pemain sayap

Ziyech adalah pemain yang sangat cocok untuk dimainkan sebagai sayap kanan. Pemain asal Maroko tersebut memiliki umpan-umpan ciamik yang dapat memanjakan para penyerang. Di samping itu, Ziyech saat ini telah memasuki usia 27 tahun. Biasanya para pesepak bola mencapai puncak kariernya di usia ini.

Baca Juga:  Sampai Kapan Fans Manchester United Harus Bersabar? Sampai Kapan-kapan!

Sementara Odoi merupakan pilihan yang cukup baik untuk sektor sayap kiri. Meskipun tidak memiliki kemampuan finishing sebaik Pulisic, Odoi memiliki kemampuan untuk melakukan passing maupun crossing yang lebih baik. Dengan demikian, penyerang lainnya bisa mendapat suplai bola lebih banyak.

Starting line-up Chelsea #7 Penyerang tengah

Timo Werner adalah nama yang tepat untuk mengisi posisi ini. Dengan harganya yang mencapai 53 juta euro, sangat disayangkan bila penyerang asal Jerman tersebut hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Dia perlu diberikan panggung untuk membuktikan kemampuannya kepada khalayak Inggris.

Kemampuannya dalam mencetak gol tidak perlu diragukan lagi. Buktinya, Werner mampu mengemas 28 gol di Bundesliga musim lalu. Dia hanya kalah dari Lewandowski yang mencetak 34 gol. Apalagi dia sukses mencetak satu gol pada laga debutnya bersama Chelsea.

Itulah formasi ideal Chelsea di musim 2020-2021 menurut kapasitas saya sebagai penonton layar kaca. Formasi ini belum bersifat final. Semua masih bisa berubah, tergantung dari perkembangan aktivitas Chelsea di bursa transfer saat ini.

BACA JUGA Arsenal Resmi Ikat Gabriel Magalhaes: Punya 8 Bek Itu Keterlaluan Kalau Masih Kacrut Juga Musim Ini dan tulisan Muhammad Fariz Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
2


Komentar

Comments are closed.