Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Cara Merawat Vespa Matic biar Nggak Bolak-balik ke Bengkel

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
29 Desember 2022
A A
Cara Merawat Vespa Matic biar Nggak Bolak-balik ke Bengkel

Foto Vespa matic dengan background awan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berani berbuat, harus berani tanggung jawab. Kata-kata bijak zaman batu ini tampaknya cocok dijadikan pedoman hidup para pengguna Vespa matic. Ya dong, berani beli motor mahal, tentu nggak boleh serampangan dalam segi perawatan.

Sama seperti merawat bayi baru lahir, mengurus Vespa matic juga butuh perhatian khusus dan ekstra ketat. Meski dikenal menawan bin mahal, mulai dari harga Rp40 jutaan, motor yang tengah digandrungi kawula muda ini juga nggak luput dari kekurangan. 

Ya, ada beberapa penyakit Vespa matic, baik model sprint maupun LX, yang acap dialami para pengguna. Mulai swing arm bermasalah, karet bushing mudah rusak, hingga tali rem cepat karatan. Selain mengurangi kenyamanan saat berkendara, sejumlah kondisi tersebut juga bisa bikin motor kalian bolak-balik masuk bengkel dan menguras dompet.

Nah, biar Vespa kesayangan kalian tetap elegan, awet, dan ramah lingkungan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Lebih jelasnya, berikut sejumlah cara merawat Vespa matic yang bisa kalian lakukan, di antaranya:

Hindari bawa beban berlebih

Saat mengendarai Vespa matic, jangan sekali-kali bawa beban berat. Kegiatan kayak bonceng bertiga, angkut beras sekarung, bawa pupuk kandang berkuintal-kuintal, hingga angsuran BRI, amat sangat tidak direkomendasikan. Perbuatan ini cuma jadi sumber penyakit yang membahayakan pengendara.

Selain itu, ada beberapa komponen yang mudah rusak ketika Vespa matic sering digunakan buat ngangkut beban berat. Mulai dari kebocoran pada shockbreaker, velg rentan peyang, dan kerusakan komponen penting lainnya. Jadi, cukup kaum LDR saja yang bawa beban berat, motor kalian jangan ikut-ikutan.

Rutin bersihkan rem belakang

Rem belakang Vespa matic acap mengalami kondisi terlalu keras, kurang pakem, dan mudah macet. Tentu saja, masalah ini jika dibiarkan cukup membahayakan keselamatan pengendara. Jelas dan pasti.

Rem yang mengalami masalah ini bisa jadi karena kabel rem sudah berkarat atau kecipratan air hujan. Untuk itu, sebaiknya rutin membersihkan bagian atas kabel dekat tuas rem dan bagian tuas dekat paha rem tromol di roda belakang pakai cairan penetren. Misal rem masih terasa keras dan keluar serabut kawat, tanda kalau rem kalian minta diganti. Silakan beli kabel rem dan pergi ke bengkel.

Baca Juga:

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

Gunakan spare part asli

Menggunakan spare part asli bisa jadi cara merawat motor (apa pun mereknya) paling efektif dan autentik. Kalau sudah lihat ada beberapa komponen motor rusak, sebaiknya langsung diganti aja pakai spare part asli. Spare part original tentu memiliki kualitas lebih terjamin dan sudah teruji dengan kebutuhan onderdil Vespa matic. Asli.

Ada beberapa keuntungan yang bisa kalian dapatkan kalau menggunakan spare part asli. Ya, kayak daya tahan lebih lama, kompatibel sama komponen lainnya, ada garansi, dan masih banyak lagi. Jadi, daripada pakai barang palsu yang belum pasti kualitasnya, mending ganti komponen asli, ra risiko.

Jangan telat ganti oli

Telat ganti oli adalah kesalahan fatal, terutama buat kalian pengguna motor matic. Sekalinya telat, motor bakal mudah mogok dan meningkatkan risiko komponen rontok. Jadi, silakan ganti oli motor kalian maksimal dua bulan sekali lah, ya.

Percayalah, nekat nggak mau ganti oli bakal bikin motor mudah sekarat dan cepat melarat. Serius, ketika mesin rusak, tentu biaya yang harus dikeluarkan juga banyak lho. Sebab, efek telat ganti oli, kerusakannya bisa merembet ke mana-mana, mulai dari piston hingga boring baret semua, dan total bisa menghabiskan biaya Rp3 juta! Ngeri.

Rutin menghidupkan mesin

Cara merawat Vespa matic lainnya, yaitu rutin menghidupkan mesin motor. Panasin motor kesayangan kalian sebelum digunakan. Selain bikin mesin motor tetap awet, rutin memanaskan motor juga bisa bikin kendaraan kalian semakin prima dan gahar saat digunakan.

Meski tampak sepele, manasin motor jadi cara paling oke biar motor nggak mudah rusak. Terutama buat motor yang jarang dipakai, minimal harus kalian panasin dua sampai tiga kali hari sekali. Sebab, bahan bakar yang terlalu lama mengendap di tangki, bisa menyebabkan pembakaran menjadi kurang sempurna dan menimbulkan kerak-kerak di ruang bakar.

Cek rutin bushing arm

Salah satu penyakit Vespa matic yang paling sering terjadi adalah bodi belakang motor ini terasa geal-geol. Biasanya, kondisi ini bisa terjadi lantaran ada masalah dengan bushing arm Vespa.

Bushing arm sendiri merupakan komponen penting pada Vespa matic sebagai penyeimbang gerak swing arm dan meredam getaran. Misal komponen ini bermasalah, bisa bikin roda belakang bergerak nggak beraturan sehingga mengakibatkan bodi belakang geal-geol dan kurang nyaman dikendarai.

Kondisi ini sering disebabkan karena bushing yang sudah mengecil. Nah, biar bodi Vespa matic kalian nggak goyang-goyang, solusi paling tepat adalah bikin bushing dari material polyurethane menggantikan bushing arm aslinya yang berbahan karet.

Sayangnya cara ini cuma bisa buat jenis Vespa Sprint. Kalau buat Vespa varian LX kayaknya susah soalnya rubbernya sudah menyatu sama arm. Jadi, ya, silakan bawa ke bengkel dan cek bagian bushing arm-nya.

Kontrol tekanan ban depan dan belakang

Cara merawat Vespa matic selanjutnya adalah rutin mengontrol tekanan ban depan dan belakang. Menjaga tekanan ban tentu sangat penting dilakukan. Sebab, kekurangan atau kelebihan angin bisa bikin profil ban nggak lagi bulat dan dinding ban jadi gampang rusak.

Adapun bagian paling ban paling rentan sakit-sakitan ada pada sidewall. Misal anginnya kurang, meningkatkan risiko dinding ban putus dan benjol. Cara mengontrol tekanan ban, baik Vespa LX atau Vespa Sprint pun cukup mudah. Lihat saja tulisan yang ada di dinding ban. Umumnya, toleransi tekanan angin ban Vespa matic nggak boleh melebihi batas angin yang ditentukan ban.

Itulah beberapa cara merawat Vespa matic yang bisa kalian lakukan dengan mudah. Intinya, jangan lupa rutin servis motor. Wani tuku motor larang, yo, kudu kendel ngeragati to, Bos. Ya kali, pakai motor mahal tapi onderdil berantakan, ngisin-ngisini. Salam aspal gronjal!

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alasan Vespa Matic Tetap Laris Manis meski Mahalnya Minta Ampun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2022 oleh

Tags: ganti olimerawatTipsvespa matic
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

6 Tips Membuat Nastar Enak dan Cantik Bentuknya

6 Tips Membuat Kue Nastar Enak dan Cantik Bentuknya

19 April 2022
4 Tips Sukses Menyelenggarakan Resepsi Pernikahan di Rumah Terminal Mojok

4 Tips Sukses Menyelenggarakan Resepsi Pernikahan di Rumah

20 Juni 2022
Panduan Menabung untuk Membeli Rumah ala Yu Ja-seong di 'Monthly Magazine Home' terminal mojok

Panduan Menabung untuk Membeli Rumah ala Yu Ja-seong di ‘Monthly Magazine Home’

15 Juli 2021
Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil terminal mojok

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil

6 Juni 2021
Tips Sederhana Membersihkan Kipas Angin biar Debunya Nggak Menumpuk dan Anginnya Tetap Sejuk terminal mojok

Tips Membersihkan Kipas Angin biar Tetap Sejuk

15 Juli 2021
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.