Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah

Dani Ismantoko oleh Dani Ismantoko
27 Januari 2021
A A
Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah Kita terminal mojok.co

Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah Kita terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, kucing adalah binatang peliharaan kesayangan. Bulu-bulunya yang halus membuat kucing terlihat seperti boneka yang menggemaskan dan imut. Tidak mengherankan banyak karya sastra bertemakan kucing lahir. Sedangkan bagi sebagian yang lain, kucing adalah binatang yang sama sekali tak memberikan kebermanfaatan apa-apa. Tidak bisa diternakkan dalam skala besar sehingga memberikan keuntungan ekonomi. Tidak bisa disembelih sebagaimana ayam, bebek, atau entok. Oleh karena itu, tak ada alasan untuk memeliharanya dan beberapa memutuskan untuk mengusir kucing dari area hunian.

Saya dan keluarga saya bagian dari yang kedua. Kami tak pernah memelihara kucing. Tetapi, kucing-kucing berdatangan di sekeliling rumah kami. Menurut amatan saya, kucing-kucing itu terlampau sering memungut tulang-tulang ikan atau tulang-tulang ayam sisa makanan yang biasanya kami buang di sebelah utara rumah. Dan itu, membuat kucing-kucing itu betah. Bagi kami, jika kucing itu tak keterlaluan tak masalah. Kami biarkan saja berada di sekeliling rumah.

ADVERTISEMENT

Kucing adalah hewan yang pandai merajuk. Dan itu membuat banyak orang bisa luluh. Seperti bayi 1,5 tahun yang minta apa saja ke orang tuanya yang tidak akan mungkin tidak dituruti.

Hal tersebut kami alami. Salah satu kucing yang berada di sekeliling rumah, seiring berjalannya waktu merasa nyaman. Dan akhirnya mulai berani masuk rumah. Ia tak membuat keonaran apa-apa. Hanya tidur di keset, mungkin karena hangat. Atau tidur di mana saja yang ia sukai. Pada titik itu, kami tidak merasa bermasalah dengan kucing itu dan tidak ada niatan mengusir kucing tersebut.

Ternyata kenyamanan membuat kucing mulai ngelunjak. Ia berani naik-naik ke meja makan. Kalau ada lauk yang tidak ditutupi dan tidak ada orang yang mengawasi pasti hilang. Tidak hanya itu, plastik berisi abon yang tidak kami masukkan toples dicakar-cakar.

Anehnya, kendati kami merasa jengkel, kami diamkan saja kucing itu. Sebab ketika di depan orang, si kucing tampil memelas, manja, suka merajuk. Biasanya mengelus-eluskan ekornya di kaki saya atau anggota keluarga saya yang lain. Saya kira, pada keadaan itu, kami berhasil diluluhkan oleh kucing tersebut.

Mencuri lauk adalah salah satu jenis keonaran. Kenyamanan memang berbahaya. Kucing itu semakin ngelunjak. Ia menciptakan keonaran-keonaran yang lain. Kucing tersebut adalah kucing betina. Sebagaimana yang banyak diketahui orang, kucing betina itu doyan kawin, dan tentu saja doyan beranak. Setelah beberapa waktu perutnya terlihat besar, kucing tersebut melahirkan.

Sebagaimana induk kucing pada umumnya, ia memindah-mindahkan anaknya yang baru lahir berkali-kali. Dan yang membuat kami jengkel, kami pernah menemui kucing itu memindahkan anak-anaknya di tumpukan baju yang baru beberapa waktu sebelumnya kami angkat dari jemuran. Di waktu lain, pernah saya menemui mereka di dalam lemari plastik resleting yang pada saat itu bagian bawahnya memak agak terbuka. Dengan ulah-ulah semacam itu, siapa yang tidak jengkel coba?

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Kami masih sabar. Kami tidak memutuskan untuk membawa atau mengusir kucing itu jauh-jauh dari rumah. Sebagaimana nasihat para pencinta kucing yang melarang siapa saja membuang kucing. Sebenarnya, kalau kami jauhkan tak pas jika disebut membuang. Kami tak pernah memelihara kucing itu. Kucing itu yang memutuskan untuk berada di sekitar rumah kami. Kami juga tak menyengaja memberi makan kucing tersebut. Kucing itu memakan sisa makanan dari kami.

Kali lain, kucing tersebut membuat keonaran yang membuat kami benar-benar jengkel. Kucing yang doyan kawin dan melahirkan itu setelah beberapa waktu sebelumnya melahirkan, hamil lagi. Kami mengantisipasi dengan menutup rapat-rapat pintu kamar dan memastikan almari-almari tertutup rapat supaya kejadian sebelumnya tak terulang.

Di luar dugaan. Entah bagaimana kronologinya, di teras rumah kami tercecer semacam bangkai anak-anak kucing yang begitu menjijikkan. Kelihatannya, kucing tersebut tidak melahirkan secara mulus. Tentu saja saya buang dengan perasaan bercampur antara sebal dan jijik. Saya yang memungutnya hampir muntah. Lantainya saya pel, dan saya beri wangi-wangian cukup banyak untuk menghilangkan baunya.

Pada titik ini, kesabaran kami terasa sudah habis. Kami memutuskan untuk menjauhkan dan mengusir kucing tersebut dari rumah kami. Sekali lagi saya tegaskan, ini berbeda dengan membuang. Kalau membuang, sebelumnya memang dipelihara. Kemudian, entah karena alasan apa dibawa jauh-jauh dari rumah. Dengan membawanya jauh-jauh siapa tahu ada yang memungutnya. Atau siapa tahu kucing tersebut punya rezeki makanan berlimpah di lain tempat.

Kami memutuskan menjauhkan dan mengusir kucing tersebut dari rumah karena memang sudah keterlaluan ngelunjaknya. Nyatanya, salah satu kucing lain yang tidak ngelunjak kami biarkan saja berada di sekeliling rumah. Itung-itung bisa bantu membersihkan sampah tulang-tulang sisa makanan yang biasanya kami buang di sebelah utara rumah.

BACA JUGA Manajemen Tai Kucing untuk Meningkatkan Harkat dan Martabat Mereka dan tulisan Dani Ismantoko lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2021 oleh

Tags: hewan peliharaanKucing
Dani Ismantoko

Dani Ismantoko

Kepala madrasah swasta yang aktif mengamati dinamika pendidikan dan kondisi sosial di Indonesia.

ArtikelTerkait

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu terminal mojok

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu!

29 Juni 2021
kucing hilang kucing scabies pet lovers memelihara kucing mojok

Ngakunya Pet Lovers tapi Nggak Mau Bersihin Kotoran Peliharaan Mending Pelihara Batu aja

25 Januari 2021
Memahami bahwa Anjing Bukan Hewan Ternak Hanya karena Ada yang Makan Daging

Hanya Karena Ada yang Makan Daging Anjing, Bukan Berarti Anjing Adalah Hewan Ternak!

1 Juni 2021
Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan dari Memelihara Burung Ciblek

Pelajaran Hidup yang Saya Dapatkan dari Memelihara Burung Ciblek

3 September 2023
Alasan Kenapa Kucing Sangat Suka Duduk dan Tiduran di Atas Laptop Beragam Cara Klaim Wilayah: Dari Kasus Natuna Utara Sampai Kucing Rumahan

Alasan Kucing Sangat Suka Tiduran di Atas Laptop

29 Mei 2020
Panduan Memahami Istilah-istilah yang Biasa Dipakai dalam Komunitas Penyayang Kucing

Panduan Memahami Istilah-istilah yang Biasa Dipakai dalam Komunitas Pencinta Kucing

2 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai? (Unsplash)

Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai, padahal tinggal deket pantai?

18 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.