Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

3 Contoh Variabel Penelitian Bermodalkan Scroll Timeline dan Trending di Twitter

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
27 Januari 2021
A A
3 Contoh Variabel Penelitian Bermodalkan Scroll Timeline dan Trending di Twitter terminal mojok.co

3 Contoh Variabel Penelitian Bermodalkan Scroll Timeline dan Trending di Twitter terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Media sosial semakin berkembang. Bukan hanya dari segi fitur, tapi juga bagaimana para pengguna dalam memaksimalkan akun media sosial masing-masing. Lagi pula, siapa yang mengira bahwa, pada masa sekarang, media sosial bisa dijadikan sumber utama penghasilan seseorang—padahal sebelumnya hanya digunakan untuk hura-hura atau bergalau ria? Bahkan media sosial bisa memberikan inspirasi contoh variabel penelitian minim modal.

Buzzer memang hanya menjadi salah satu dari sekian banyak output dari media sosial. Bagaimana mereka berhasil menciptakan topik atau tagar yang trending, merupakan bagian dari proses dalam penggunaan media sosial pada beberapa tahun terakhir. Termasuk juga topik atau tagar tandingan dan lain sebagainya.

Tidak heran jika sampai dengan saat ini, penelitian yang melibatkan variabel media sosial beserta para penggunanya semakin gencar dilakukan. Tujuannya, tentu saja untuk mengetahui gambaran perilaku seseorang dalam bermain media sosial. Pembahasan ini bahkan begitu luas dan selalu berkembang secara keilmuan.

Nah, berdasarkan hal tersebut, saya punya tiga contoh variabel penelitian hanya bermodalkan scroll timeline atau mengecek trending di Twitter. Bisa diperuntukkan bagi para mahasiswa atau siapa pun yang sedang menyusun tugas akhir. Barangkali, saran saya bisa menjadi insight bagi orang lain dalam mengembangkan tema penelitian. 

#1 Pembuatan akun txt yang perlahan mulai menjamur

Saat ini, disadari atau tidak, ragam akun txt semakin menjamur di Twitter. Apa yang dibahas pun sangat beragam dan tidak terbatas. Bahkan, sedikit-sedikit dibuat txt. Ajaibnya, akun txt ini hampir selalu membahas hal-hal lucu. Nggak sedikit pula yang satire. Sebagian dari kalian mungkin sudah mengikuti banyak akunnya di media sosial.

Selain demi eksistensi, saya pikir, harus ada seseorang atau sekelompok orang yang meneliti, paling tidak mewawancarai admin di balik akun txt. Apakah mereka orang yang sama? Atau apakah antara admin txt yang satu dengan lainnya saling kenal? Kalaupun tidak mengenali satu sama lain, apakah ada rencana untuk kopdar juga monetize akun, dan seterusnya, dan seterusnya.

Dalam prosesnya, pertanyaan dalam setiap probing pasti akan selalu menarik. Lantaran akan menjawab satu dan lain banyak hal yang saling berkaitan.

Saya pikir, untuk poin ini, akan lebih cocok menggunakan metode kualitatif atau studi kasus. Agar bisa dilakukan wawancara secara mendalam dan menyeluruh.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

#2 Tagar VCS dan sange yang selalu menjadi trending utama

Saya jamin, ini adalah salah satu topik yang nggak akan ada habisnya untuk diperdebatkan. Btw, kalian sadar nggak, sih, tagar ala-ala Video Call Sex seperti #VCSreal #VCS #Sange #MorningSex dan lain sebagainya hampir selalu menghiasi kolom trending di Twitter? Ini bukan soal konten porno, apakah nomornya real atau nggak, dan semacamnya. Justru yang menarik perhatian saya adalah cara marketing juga proses menaikkan tagar sampai hampir selalu trending setiap hari.

Terlepas dari apakah trending tersebut organik atau tidak, cara mereka untuk memasarkan sesuatu agar di-notice banyak orang patut ditiru. Apalagi oleh produsen yang ingin produknya diketahui khalayak.

Untuk contoh variabel penelitian ini, penelitian bisa dilakukan menggunakan dua metode berbeda dengan subjek yang berbeda juga. Kualitatif untuk pemilik akun VCS, kuantitatif bagi siapa pun yang pernah mencoba menggunakan jasa VCS. Sekali lagi, bukan soal pornografi, tapi lebih kepada wawasan dan pengetahuan baru yang barangkali bisa diimplementasikan untuk kegiatan lain.

#3 Apa pun tagarnya, foto selfie selalu ada

Saya, mungkin juga khalayak, selalu menerka-nerka apa alasan seseorang yang selalu posting foto selfie sambil menggunakan tagar yang sedang trending di Twitter. Ada kalanya saya merasa risih. Sebab, saya selalu terdistraksi saat menelusuri isu yang sedang hangat dan ramai dibicarakan di semesta internet. Lagi seru-serunya baca reply, utas, dan semacamnya, ealah, tahu-tahu ada akun yang posting foto selfie plek-plekan satu muka penuh.

Nah, biar khalayak tahu, biar publik pada akhirnya paham maksud dan tujuan dari mereka yang suka posting foto selfie di segala tagar yang sedang trending, maka, saya mengusulkan topik ini diangkat menjadi tema penelitian dan dipasangkan dengan variabel yang tidak kalah menariknya.

Metode paling pas untuk contoh variabel penelitian di poin ini adalah kuantitatif. Sebab, saya sangat yakin, ada banyak pengguna media sosial yang sudah melakukan hal ini. Jadi, penyebaran data akan lebih mudah dilakukan melalui kuesioner yang dibuat dengan Google Docs.

Jadi, gimana teman-teman atau pejuang skripsi? Sudah dapat insight? Apa judul yang pas dan paling menarik minat kalian?

BACA JUGA Skripsi Selesai dalam Satu Bulan Itu Mungkin, Saya Kasih Tahu Caranya dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: Media Sosialpenelitian ilmiah
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Penyakit Ain Membuat Teman Saya Tobat Posting Foto Anak terminal mojok.co

Penyakit Ain Membuat Teman Saya Tobat Posting Foto Anak

20 Mei 2021
atta halilintar

Atta Halilintar dan Fenomena Narsisme Kolektif Anak Twitter

1 Agustus 2019
Belakangan Ini Semua Media Sosial Terasa Toksik Kecuali Quora terminal mojok.co

Tidak Ada Paksaan Untuk Saling Follow di Media Sosial

21 Juni 2019
alay

Memangnya Alay Ya Kalau Sering Merekam Ini dan Itu?

8 Oktober 2019
Quora Media Sosial Paling Nggak Toxic yang Pernah Saya Coba, Bikin Betah Mojok.co

Quora Media Sosial Paling Nggak Toxic yang Pernah Saya Coba, Bikin Betah

21 Mei 2025
Alasan Orang Hapus Story WhatsApp walau Belum 24 Jam terminal mojok.co

Alasan Orang Hapus Story WhatsApp walau Belum 24 Jam

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.