Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bubur Roomo, Kuliner Autentik dari Gresik yang Sayangnya Hampir Punah

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
29 Oktober 2024
A A
Bubur Roomo, Kuliner Autentik dari Gresik yang Sayangnya Hampir Punah Mojok.co

Bubur Roomo, Kuliner Autentik dari Gresik yang Sayangnya Hampir Punah (disparekrafbudpora.gresikkab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Gresik yang terkenal sebagai Kota Santri ternyata memiliki kekayaan kuliner yang tidak terkira. Salah satunya adalah bubur roomo. Kuliner tradisional asli Gresik ini begitu legit, sayangnya tidak banyak yang tahu karena mulai ditinggalkan. 

Itu mengapa saya merasa perlu untuk menuliskan kenikmatan bubur roomo Gresik. Saya ingin kuliner otentik ini lestari dan dikenal lebih luas.  

Bisa dinikmati dengan berbagai cara

Apabila mendengar kata bubur roomo, pasti kuliner yang halus dan kental yang ada dalam bayangan kalian. Hal itu tidak salah, tapi satu hal yang perlu saya tekankan. Bubur ini tidak seperti bubur putih yang biasa kalian jumpai, teksturnya jauh lebih halus. 

Selain teksturnya yang sangat halus, kuliner Gresik yang satu ini punya warna oranye pucat. Warna oranye pucat itu berasal dari berbagai bumbu rempah yang digunakan ketika mengolah bubur. Bumbu yang digunakan seperti cabe besar, lengkuas, kunyit, dan bawang yang menyebabkan bubur ini berwarna jingga.

Ketika disajikan, bubur roomo Gresik punya beberapa elemen lain yang menjadi opsi penyajian. Dari lapisan terbawah, terdapat lontong sebagai makanan berat dalam kuliner ini. Kemudian, pembeli dapat memutuskan untuk menimpa lontong dengan kerupuk yang diremas lebih kecil, serta sayur bayam yang telah direbus hangat.

Setelah komponen-komponen tersebut siap, bubur roomo akan disiram di atasnya. Dilengkapi pula dengan koya yang dibuat dari parutan kelapa yang disangrai. Biasanya, penjual juga akan menawarkan apakah mau ditambah sambal.

Sejarahnya berkaitan dengan para wali

Nama bubur roomo sebenarnya diambil dari area awal lahirnya kuliner ini. Konon, seorang wanita paruh baya yang tengah berjuang untuk menghidupi keluarganya mendapat petunjuk setelah bertemu dengan seorang wali. Di tengah kebingungan, wanita yang berasal dari Desa Roomo, Kabupaten Gresik itu menjelaskan keresahannya. Dia dan sang suami tak lagi memiliki daya dan upaya untuk menghidupi keluarga.

Sang wali akhirnya memberikan tanggapan. Dia mengatakan pada Wanita itu untuk menjual desanya. Warga Kecamatan Manyar tersebut bingung, lantaran, bagaimana metode untuk menjual desa yang dimaksud?

Baca Juga:

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

dia akhirnya berdiskusi bersama sang suami, sebelum kemudian memutuskan menjual kuliner yang saat ini dinamakan bubur roomo. Upayanya tak langsung sukses. Dia harus menemui banyak cemoohan, lantaran kuliner yang ia jajakan bukan kuliner yang awam dijumpai masyarakat.

Sayangnya, bubur roomo mulai jarang ditemui di Kota Gresik 

Salah satu keunikan dari penyajian kuliner khas Gresik ini adalah pola bungkusannya. Bubur roomo yang telah siap untuk disajikan akan dibungkus dengan kertas minyak yang dilapisi daun pisang. Kemudian, ditutup dengan tusukan kayu kecil. Karena penyajiannya tersebut, tak jarang para pembeli memutuskan untuk makan di tempat. 

Penjual bubur roomo umumnya berdagang dengan sebuah besek, di pinggir jalan, daerah pasar, atau trotoar. Tidak ada warung makan tersendiri yang menyediakan bubur roomo sebagai menu utamanya. Hanya saja, pemandangan ini mulai jarang saya lihat saat ini. 

Terakhir kali saya hanya dapat menemukan penjual bubur roomo di daerah pasar. Terdapat 2 pedagang yang tengah menjajakan dagangannya di 2 sisi berbeda pasar Gresik. Padahal dulu, pedagang kuliner gurih nan pedas ini lebih masif ditemukan. Semakin susah lagi kalau ingin mengkonsumsi bubur roomo kalau sedang weekdays. Aduh, pokoknya, makanan ini seperti cuma bisa ditemukan saat minggu pagi saja.

Saya menyayangkan kuliner ini mulai sulit ditemui. Padahal dari rasa, tekstur, dan pengolahannya bubur roomo Gresik begitu autentik. Sangat sayang kalau banyak orang tidak mengenal dan belum sempat mencicipinya. 

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2024 oleh

Tags: Bubur RoomoBubur Roomo GresikGresikKuliner Gresik
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

Pengalaman Mencoba Rute Baru Trans Jatim Gresik-Lamongan: Nyaman, tapi Perlu Banyak Perbaikan Mojok.co

Pengalaman Mencoba Rute Baru Trans Jatim Gresik-Lamongan: Nyaman, tapi Perlu Banyak Perbaikan

12 Agustus 2024
Rujak Buah Pakai Tahu dan Nasi Goreng Pakai Saos: Culture Shock Orang Garut di Kabupaten Gresik

Rujak Buah Pakai Tahu dan Nasi Goreng Pakai Saos: Culture Shock Orang Garut di Gresik

9 September 2023
Gresik

Gresik: Kota Santri atau Kawasan Industri?

22 November 2021
Pudak Cap Kuda, Toko Oleh-oleh Legendaris dari Gresik yang Nggak Butuh Branding

Pudak Cap Kuda, Toko Oleh-oleh Legendaris dari Gresik yang Nggak Butuh Branding

15 Juni 2023
Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Gresik Utara, Tempat Orang-orang Bermental Baja dan Skill Berkendara di Atas Rata-rata, sebab Tiap Hari Harus Lawan Truk Segede Optimus!

30 November 2025
Gulai Ubus, Kuliner Gresik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Gulai Ubus, Kuliner Gresik yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

4 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.