Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
20 Januari 2024
A A
Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah Mojok.co

Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah (agungpodomoroland.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di masa libur kuliah, saya sering menghabiskan waktu dengan menjelajahi tempat-tempat baru di Jabodetabek. Beberapa hari lalu misalnya, saya berkesempatan ke area Blok M. Tidak sekadar cuci mata, saya ke sana demi menyambangi Blok M Square. Tempat bagi pencari kaset pita dan buku murah.

Blok M Square adalah pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Melawai, Kebayoran Baru. Menilik sejarahnya, Blok M Square merupakan salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta. Pada 23 Desember 1978 pusat perbelanjaan ini sesungguhnya telah dibuka, tetapi masih bernama Aldiron Plaza. Setelahnya, pada 10 Desember 2008 tempat itu berganti nama menjadi Blok M Square seperti yang dikenal hingga saat ini.

Hal pertama yang saya suka dari Blok M Square adalah aksesnya yang gampang. Tempat ini sangat jauh dari daerah saya, Depok. Namun, saya tidak kesulitan untuk pergi ke sana. Saya hanya perlu naik KRL hingga Stasiun Sudirman. Kemudian, saya berpindah ke MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA. Selebihnya, saya tinggal berjalan kaki dengan jarak yang tidak begitu jauh. 

Blok M Square surga mencari kaset pita

Saya akui, ketertarikan untuk mengunjungi Blok M Square baru muncul belum lama ini. Baru-baru ini saya tengah menggandrungi hobi baru yakni mengoleksi kaset pita. Itu semua bermula ketika salah satu paman memberi hadiah Walkman jadul.

Bagi kalian yang tidak tahu, Walkman adalah alat pemutar audio yang sangat populer beberapa dekade lalu. Menariknya, untuk dapat memutar lagu pada Walkman, kita harus memiliki kaset pita yang tentu sudah cukup jarang ditemui di era sekarang. Maka dari itu, untuk bisa memilikinya, seseorang mesti melakukan perburuan.

Perburuan itulah yang saya lakukan beberapa hari lalu di Blok M Square. Pada bagian basement, banyak sekali toko yang menjual hal-hal berbau vintage. Kaset pita menjadi salah satunya. Selama sekitar satu jam, saya sibuk menelusuri setiap toko. 

Akhirnya saya keluar dengan senyum merekah karena berhasil membawa pulang sebuah kaset pita dari musisi lawas kesukaan saya, Elvis Presley. Andai saja saldo di rekening saya lebih berlimpah, pasti saya akan memboyong lebih banyak kaset pita. 

Harga kaset yang selangit

Koleksi toko-toko kaset di sana memang lengkap, sayang harga kasetnya terlalu mahal, mampu membobol kantong saya dalam sekejap. Sebelum kalian menyebut saya nggak punya modal, izinkan saya memberi sedikit penjelasan. Di kampung halaman, Palembang, saya pernah hunting kaset-kaset sejenis. Di sana, kocek yang dikeluarkan untuk membeli satu kaset sekitar Rp5.000-20.000 saja. 

Baca Juga:

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Sementara di Blok M Square, satu kaset yang paling murah sekitar  Rp40.000, alias dua kali lipat dari yang saya temukan di Kota Pempek. Saya paham, tentu ada perbedaan harga di antara kedua kota tersebut. Namun, saya tak menyangka  jaraknya bisa sejauh itu.

Lebih mengejutkan ketika saya menanyakan harga dari kaset-kaset limited edition harganya mencapai Rp70.000-Rp120.000. Beberapa kaset yang dihargai segitu ada Bon Jovi, Queen, Sheila on 7, Dewa 19. 

Surga Buku Murah

Selain kaset, di tempat ini ada banyak sekali penjual buku dengan harga miring. Ya, setidaknya kalau dibandingkan dengan harga di toko-toko buku besar. Mengapa bisa lebih murah? Jawabannya adalah karena buku-buku yang dijual di sana biasanya adalah buku bekas ataupun buku bajakan. Pantas saja harganya lebih bersahabat di kantong.

Menariknya, mayoritas pedagang buku di sana pernah berjualan di Kwitang. Teruntuk kalian yang nggak mudeng, Kwitang adalah daerah yang dikenal dengan pasar bukunya dan menjadi salah satu latar tempat di film Ada Apa Dengan Cinta? (2002). Setelah mengalami penggusuran, para pedagang pindah berjualan ke Blok M Square. Tentu masih para pedagang ini tetap berjualan dengan ciri khas mereka, menyediakan buku-buku terkenal dan underrated dengan tarif yang bersahabat. 

Walau punya kekurangan, Blok M Square tetap surga bagi para pecinta kaset pita dan buku bacaan. Lokasinya yang mudah diakses menjadi poin plus lain dari tempat ini. Oiya, di sekitar Blok M Square terdapat pusat perbelanjaan lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi lho, seperti Mal Blok M, Melawai Plaza, dan Blok M Plaza. 

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 6 Alasan Blok M Square Adalah Mal Terbaik yang Pernah Saya Kunjungi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2024 oleh

Tags: blok mBlok M SquareBukubuku murahjakarta selatankaset pitakwitang
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

Derita Pecinta Buku di Pinggiran Kediri: Akses Sulit, Toko Buku Sudah Jadi Kantor Parpol Mojok.co

Derita Pecinta Buku di Pinggiran Kediri: Akses Sulit, Toko Buku Sudah Jadi Kantor Parpol

5 Mei 2024
Belajar Nilai Kepemimpinan dari Zorbes, Tokoh dalam 'Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang' oleh Luis Sepúlveda terminal mojok

Belajar Nilai Kepemimpinan dari Zorbes, Tokoh dalam ‘Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang’ oleh Luis Sepúlveda

26 Mei 2021
Blok Pembangkang: Gerakan Anarkis di Indonesia 1999-2011: Mengenal Pembangkang yang Ingin Membubarkan Negara

Blok Pembangkang: Gerakan Anarkis di Indonesia 1999-2011: Mengenal Pembangkang yang Ingin Membubarkan Negara

5 Juni 2022
Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

5 Oktober 2023
Kalimat Yok bisa yok Bukan Toxic Positivity Sini Saya Jelasin motivasi

3 Alasan Buku Motivasi Selalu Laku di Pasaran

28 November 2020
Gramedia, Toko Buku yang Sudah Nggak Menarik Lagi untuk Dikunjungi

Gramedia, Toko Buku yang Sudah Nggak Menarik Lagi untuk Dikunjungi

8 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.