Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Biro Jasa Pajak Kendaraan, Bukti Jika Mengurus Administrasi di Indonesia Itu Baru Lancar kalau Punya Duit dan Orang Dalam

Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi oleh Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi
1 Agustus 2024
A A
Biro Jasa Pajak Kendaraan, Bukti Jika Mengurus Administrasi di Indonesia Itu Baru Lancar kalau Punya Duit dan Orang Dalam

Biro Jasa Pajak Kendaraan, Bukti Jika Mengurus Administrasi di Indonesia Itu Baru Lancar kalau Punya Duit dan Orang Dalam

Share on FacebookShare on Twitter

Biro jasa pajak kendaraan menjadi salah satu bukti nyata betapa pentingnya memiliki orang dalam atau koneksi yang kuat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk urusan administratif dan birokrasi.

Dalam konteks ini, biro jasa pajak kendaraan tidak hanya menyediakan layanan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus pembayaran pajak kendaraan, tetapi juga menggambarkan bagaimana jaringan dan koneksi personal memainkan peran krusial dalam memperlancar proses yang seharusnya dapat diakses oleh semua orang dengan mudah.

Pada dasarnya, biro jasa pajak kendaraan bermotor menyediakan layanan untuk membantu pemilik kendaraan dalam mengurus berbagai keperluan administratif. Seperti pembayaran pajak tahunan, balik nama, dan pengurusan surat-surat kendaraan. Ya selayaknya urusan pajak kendaraan lah.

Layanan ini sangat diminati karena mengurus pajak kendaraan itu ribet betul. Tak heran jika jasa pajak kendaraan laris. Ketimbang ribet dan kemakan emosi, mending serahin ke orang. Bayar lebih tak masalah. Lebih worth ketimbang berurusan sama administrasi super ribet dan panjang.

Hanya saja, keberadaan jasa ini bikin polemik. Salah satunya ya, kenapa proses yang harusnya bisa dilakukan sendiri, baru bisa beres jika pake jasa orang lain?

Tidak bisa tidak, salah satu jawabannya adalah gara-gara orang dalam. Nggak usah dijelasin juga lah ya orang dalam maksudnya apa, udah gede masak nggak tau.

Masalahnya, keberadaan orang dalam hanya bisa dimiliki oleh mereka yang memiliki koneksi kuat. Artinya, permainan jasa pajak kendaraan ini udah sistemik, semua ikut bermain. Jadi nggak usah kaget kalau biro jasa ini lancar ngurusnya. Ya gimana nggak lancar, orang semua ikutan main.

Ketergantungan pada jasa pajak kendaraan itu mengerikan

Praktik ini sebenarnya tidak hanya terbatas pada urusan pajak kendaraan saja, joki jasa kayak gini banyak banget. Jelas-jelas ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan akses dan peluang yang dimiliki oleh masyarakat berdasarkan koneksi yang mereka miliki.

Baca Juga:

Bayar Pajak Kendaraan Itu Wajib, tapi Jujur Saja Saya Nggak Ikhlas Melakukannya

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

Yang mengerikan adalah, karena urusan administrasi baru bisa lancar kalau pake jasa, orang-orang menganggap ini norma. Masalahnya adalah, ini bukan norma, ini pelanggaran yang jadi “normal” karena orang-orang tidak punya pilihan lagi. Dan yang tak punya pilihan, bisa ditebak, terpaksa ikut terjun dalam lumpur kecurangan.

Membayangkan efek negatifnya jadi amat mudah. Kalau tak punya uang atau koneksi, lupakan administrasi yang berjalan lancar dan sebagaimana mestinya. Hal ini tentu lucu, sebab akses itu harusnya sama rata, tak peduli dan tak memandang derajat.

Kalau mau bicara solusi, sebenarnya sudah keliatan. Antara sistem dibuat lebih sederhana, atau berantas jasa dan telusuri akarnya. Dua itu bisa dilakukan. Tak perlu pakai kata megah macam reformasi. Program megah tak ada artinya jika efeknya tak ada.

Tapi, ya, solusi menghilangkan jasa pajak kendaraan ini ya bukan saya yang bisa mengeksekusi. Hanya saja, para petinggi di luar sana harusnya paham betul, yang namanya akses itu ya harusnya rata, tak pandang kasta, koneksi, atau tebal dompet. 

Penulis: Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jasa Joki STNK Surabaya, Jasa Ilegal yang Muncul karena Sistem yang Menyulitkan Warga untuk Taat Aturan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2024 oleh

Tags: biro jasajasa pajak kendaraanKorupsiorang dalampajak kendaraansistem
Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi

Muhammad Ijlal Sasakki Junaidi

Mahasiswa S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Suka menulis.

ArtikelTerkait

Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

15 Juli 2025
Etalase Ganjar Pranowo (Mungkin) Obat Mujarab bagi Setengah Abad Pungli di Indonesia

Etalase Ganjar Pranowo (Mungkin) Obat Mujarab bagi Setengah Abad Pungli di Indonesia

9 Agustus 2023
kantin

Kantin Kejujuran dan Perilaku Darmaji (Dahar Lima Ngaku Siji)

29 Juli 2019
kpk dan anti korupsi

KPK dan Masa Depan Anti Korupsi yang di Ujung Tanduk

9 September 2019
Kerugian yang Bakal Diderita Mahasiswa kalau Program KKN Ditiadakan terminal mojok.co presma ketua BEM UGM organisasi mahasiswa

KKN Itu Momen Belajar Jadi Warga, Bukan Ajang Sok-sokan Mengubah Sistem Desa

29 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.