Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

Erfransdo oleh Erfransdo
5 Mei 2026
A A
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nonton bioskop jadi salah satu hiburan bagi kebanyakan orang. Entah mereka yang memang hobi nonton film atau sekadar modus ngajak gebetan. Saya merupakan salah satu pencinta film baik dalam maupun luar negeri. Kalau sempat dan ada waktu, biasanya saya akan nonton film langsung di bioskop sepulang kerja atau di akhir pekan.

Sebagai orang Sukabumi tulen, saya malah baru dua kali nonton di daerah sendiri. Itu pun pas awal-awal bioskop hadir lagi di Sukabumi. Jadi, selama 19 tahun Sukabumi sempat tak punya bioskop, baru pada 2020 lalu Movieplex Bioskop Sukabumi hadir. 

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, setelah euforia pembukaan bioskop berlalu, saya kembali menonton bioskop di Bogor. Ternyata tidak hanya saya, banyak kawan lain yang memilih nonton di Kota Hujan daripada di daerah sendiri. Berikut beberapa alasan kami lebih pilih jauh-jauh nonton di Bogor daripada di Sukabumi. 

Baca juga Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli.

#1 Keterbatasan bioskop yang beroperasi di Sukabumi

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Sukabumi sempat belasan tahun tanpa bioskop sebelum ada Movieplex yang ada di Cikole. Meski tidak terlalu besar, bioskop ini cukup nyaman untuk dikunjungi bersama teman-teman dan orang terkasih. 

Selain Movieplex, sebenarnya ada satu lagi bioskop yang ada di Sukabumi yakni Sam’s Studio yang berlokasi di Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Tidak banyak juga orang Sukabumi yang tahu bioskop satu ini. Maklum, skalanya masih kecil, bukan seperti XXI atau CGV. Jadi film dan fasilitasnya pun terbatas. 

Pengalaman bertahun-tahun hidup tanpa bioskop membuat pengalaman nonton di Bogor atau daerah lain jadi kebiasaan. Dan, kebiasaan itu masih terbawa sekalipun sudah ada dua bioskop di Sukabumi. 

#2 Kadang ada film baru yang telat masuk ke bioskop

Alasan lain orang Sukabumi lebih memilih pergi ke Bogor karena bioskop di Sukabumi sering kali telat menayangkan film terbaru. Bukan hanya itu, kadang ada film yang memang tidak ditayangkan. Itu jadi salah satu alasan orang Sukabumi rela mengeluarkan ongkos lebih ke Bogor demi menonton film kesukaannya. Hitung-hitung bisa sambil berjalan-jalan ke kota hujan dengan kawan-kawan.

Baca Juga:

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

#3 Orang kabupaten lebih dekat pergi ke Bogor daripada Sukabumi kota

Orang-orang kabupaten seperti Cibadak, Parungkuda, atau Cicurug biasanya kalau nonton bioskop selalu langsung ke Bogor. Alasannya karena jaraknya tidak begitu jauh. Bahkan, bisa ditempuh menggunakan angkot atau membawa kendaraan sendiri. Paling hanya satu hingga dua jam jika memang jalanan lancar.

Berbeda jika harus pergi ke kota Sukabumi yang jaraknya cukup jauh dan tidak terlalu ramai jadi kurang ada sensasinya. Belum lagi kalau kena macet di jalur Cibadak yang keluar masuk karyawan pabrik. Maka dari itu, Bogor adalah salah satu solusinya meskipun bakal kena macet juga sih di Cicurug kalau weekdays terutama jam pulang kerja.

Baca juga 4 Dosa Penonton Bioskop Jogja yang Mengganggu dan Sulit Dimaafkan. 

#4 Jarak dari Sukabumi ke Bogor tidak terlalu jauh, bisa ditempuh menggunakan kereta dan hemat ongkos

Hampir sama dengan poin ketiga, jarak Sukabumi ke Bogor itu sebenarnya tidak terlalu jauh. Bahkan, untuk warga yang tinggal di kota, Bogor begitu mudah diakses. Warga cukup naik KA Pangrango di Stasiun Sukabumi dan turun di Stasiun Bogor Paledang, tarifnya terjangkau, mulai dari Rp30.000 untuk kelas ekonomi. 

Stasiun Bogor Paledang terletak tidak begitu jauh dengan pusat perkotaan, di mana gedung bioskop berada. Biasanya sih orang Sukabumi selalu nonton di Botani Square, terutama mereka yang menggunakan transportasi kereta api. Selain nonton bioskop, bisa sambil berbelanja atau makan di sana dan pulang kembali menggunakan transportasi yang sama.

Itulah beberapa alasan mengapa warga lebih memilih pergi ke Bogor untuk nonton bioskop daripada di kota sendiri. Keterbatasan bioskop menjadi faktor utama mengapa banyak yang rela merogoh uang lebih banyak demi nonton ke Bogor.

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Bertobatlah Wahai Kalian yang Sering Bertanya Saat Menonton Film di Bioskop.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2026 oleh

Tags: BioskopBioskop BogorBioskop Sukabumibogorsukabumi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Wisata Puncak Bogor: Tempat Healing yang Bisa Bikin Kamu Sinting

Wisata Puncak Bogor Nggak Worth Sama Sekali untuk Dikunjungi: Udah Macet, Mahal Lagi, Niat Healing Malah Jadi Sinting

12 September 2023
4 Pengalaman Kurang Menyenangkan di Bioskop XXI, dari Kursi Bau Apek Hingga Bau Nasi Padang

4 Pengalaman Kurang Menyenangkan di Bioskop XXI, dari Kursi Bau Apek hingga Bau Nasi Padang

10 Juli 2023
Jangankan Para Pelancong, Warga Asli Saja Was-Was Melewati Jalur Cikidang Sukabumi, Jalur Alternatif ke Sukabumi  Mojok.co

Jangankan Para Pelancong, Warga Asli Saja Was-Was Melewati Jalur Cikidang Sukabumi, Jalur Alternatif ke Pelabuhan Ratu

10 Juli 2024
Bioskop di Indonesia Timur Jarang, Wajar kalau Film Kaka Boss Sepi Penonton

Bioskop di Indonesia Timur Jarang, Wajar kalau Film Kaka Boss Sepi Penonton

29 September 2024
Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang lalu (Pexels)

Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang Lalu

18 Februari 2025
5 Rekomendasi Tempat Jogging di Bogor Paling Strategis. Jadi Makin Semangat Olahraga

5 Rekomendasi Tempat Jogging di Bogor Paling Strategis. Jadi Makin Semangat Olahraga

2 September 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026
Jatinom, tempat rahasia yang bikin kamu jatuh cinta berkali-kali (Mojok.co/Audina Safira)

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

14 Agustus 2026
Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju langsung dicap nakal (Unsplash)

Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju sedikit saja langsung dicap nakal

15 Agustus 2026
Nasib Sidoarjo: Ketika Ibu Kotanya Kalah Tenar Dibanding Kecamatan Krian, Pusat Pemerintahan Kalah Telak Sama Pasar Tradisional

Nasib Sidoarjo: ketika ibu kotanya kalah tenar dibanding Kecamatan Krian, pusat pemerintahan kalah telak sama pasar tradisional

15 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.