Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Bintang di Surga: Semakin Mewah, Semakin Indah

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Januari 2022
A A
Bintang di Surga: Semakin Mewah, Semakin Indah

Bintang di Surga: Semakin Mewah, Semakin Indah (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semakin ke sini, Noah memang tidak ada habisnya. Setelah sukses dengan remake video klip lagu “Yang Terdalam” (dan album “Second Chance: Taman Langit) akhir 2021 lalu, Noah kembali muncul dengan sesuatu yang tidak kalah kerennya. Kali ini, giliran lagu “Bintang di Surga” yang terdapat dalam album kedua Peterpan dengan judul yang sama yang jadi keluaran terbarunya. Jumat, 7 Januari 2022, Noah secara resmi merilis hasil remake video klip “Bintang di Surga” dan langsung mendapat sambutan positif dari penggemar Noah. Dan tidak hanya video klipnya, lagunya pun adalah hasil merekam ulang dengan beberapa sentuhan baru.

Kalau kita tarik mundur delapan belas tahun lalu, Noah (yang saat itu masih bernama Peterpan) berhasil menggebrak industri musik arus utama dengan album keduanya yang bertajuk “Bintang di Surga”. Salah satu lagu andalan di album tersebut yang juga berjudul “Bintang di Surga”, menjadi salah satu lagu yang dibuat video klipnya. Kita mungkin ingat dulu betapa mencekamnya video klip lagu “Bintang di Surga” dengan aksi tembak-tembakan yang sangat dramatis. Mirip film action, lah.

Peterpan, yang saat itu personelnya masih lengkap berenam, turut ikut andil semuanya. Ariel, Lukman, dan Reza berperan menjadi perampok. Sementara itu Andika, Indra, dan Uki, berperan sebagai polisi yang saat itu sedang mengepung Ariel cs. Tidak hanya personel Peterpan saja yang ikut andil. Ada Aquila Firrina yang juga bermain di video klip itu sebagai kekasih Ariel. Ketegangan yang dimunculkan di video klip “Bintang di Surga” (termasuk saat Ariel tertembak di akhir video klip) saat itu berhasil membuat para penggemar Noah (saya salah satunya), tercengang, kok bisa bikin video klip sebagus ini.

Setelah 18 tahun, Peterpan yang kini sudah bernama Noah, menghidupkan kembali memori indah itu. Memori yang mungkin akan membangunkan lagi api-api bahagia dalam benak para Sahabat Noah/Sahabat Peterpan, sapaan bagi penggemar band ini. Dengan cerita yang masih sama, Noah bisa dibilang sukses me-remake kembali video klip legendaris tersebut.

Personel Noah tentu saja tidak banyak ambil tempat di video klip “Bintang di Surga” versi baru ini. Pemeran utama yang dulu diisi oleh Ariel, kini diganti oleh aktor Jefri Nichol. Ada pula Anya Geraldine yang mengisi peran perempuan kekasih Jefri Nichol. Lukman, yang dulu berperan sebagai perampok, kini beralih peran menjadi sandera. David juga ambil peran sebagai wartawan. Sementara Ariel, muncul di detik-detik terakhir dan menjadi bagian dari polisi yang ikut mengepung para perampok.

Meskipun masih dengan cerita yang sama dengan video klip “Bintang di Surga” di 2004, ada banyak hal baru yang dimunculkan dalam versi barunya. Dari teknologi yang dipakai, misalnya, Upie Guava sang sutradara mencoba memakai teknologi XR (Extended Reality) yang semakin menambah chaos video klip ini, juga menambah nuansa futuristik di video klip ini. Ini membuat aksi tembak-tembakan yang sudah mencekam, terlihat lebih mencekam, dramatis, dan tentunya lebih keren lagi. Ya mirip-mirip Call Of Duty Advanced Warfare, lah.

Soal musiknya, ya tidak perlu ditanyakan lagi. Noah, seperti kita tahu, selalu berhasil membuat musik yang indah. Lagu “Bintang di Surga” versi Peterpan saja sudah sebagus itu. Ketika direkam kembali dalam versi terbaru, lagu “Bintang di Surga” terdengar semakin indah, semakin memanjakan telinga. Apalagi lagu “Bintang di Surga” ini masih ada campur tangan Uki, mantan gitaris noah. Semakin lengkap, lah, keindahannya.

Dan inilah hasilnya: musik yang megah bertemu sinematografi yang mewah, jadilah mahakarya yang indah.

Baca Juga:

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Sama seperti “Yang Terdalam”, rilisnya “Bintang di Surga” ini membawa kembali memori kebahagiaan masa kecil saya sebagai Sahabat Peterpan (sekarang Sahabat Noah). Saya, yang waktu album dan video klip “Bintang di Surga” pertama kali dirilis begitu bahagia dan senang bukan main, kini kembali merasakan hal yang serupa. Kebahagiaan yang sama, yang dulu dirasakan Iqbal kecil, kini dirasakan kembali oleh Iqbal yang sudah dewasa. Ah, betapa emosionalnya saya sampai ada sedikit air mata bahagia yang sempat menetes.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2022 oleh

Tags: bintang di surgaNOAHpeterpanpilihan redaksi
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Saya Membenci Ariel Noah yang Terdengar Lemah (Unsplash)

Saya Pernah Membenci Ariel Noah dan Noah karena Terdengar Lemah, tapi Kini Mulai Bisa Mencintainya

10 Januari 2024
Cowboy Bebop Netflix Satu Lagi Adaptasi Live Action Anime yang Meh terminal mojok

Cowboy Bebop Netflix: Satu Lagi Adaptasi Live Action Anime yang Meh

6 Desember 2021
4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng

4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng

21 Juni 2023
Bisnis Konter Pulsa: Dulu Primadona, Sekarang Merana

Bisnis Konter Pulsa: Dulu Primadona, Sekarang Merana

10 Oktober 2023
Lord Takin, Pemancing Penuh Kharisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

Lord Takin, Pemancing Penuh Karisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

19 Desember 2022
Andai PNS Dibubarkan, Ini yang Bakal Terjadi terminal mojok

Andai PNS Dibubarkan, Ini yang Bakal Terjadi

12 November 2021
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

8 Januari 2026
Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

2 Januari 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan

Organisasi Mahasiswa: Niat Mencari Pengalaman Berharga, tapi yang Terjadi Malah Boncos Setiap Bulannya, Nggak Lagi!

2 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

5 Januari 2026
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=SiVxBil0vOI

Liputan dan Esai

  • Dari Coffee Shop “Horor”, Nira, hingga Jam Tangan Limbah Kayu: Pasar Wiguna Menjaga Napas UMKM Lokal
  • Curhatan Guru BK Hari Ini: Profesi Dipandang “Sepele”, Padahal Harus Hadapi Gen Z yang Masalahnya Makin Kompleks
  • Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan
  • Kuliah Scam Itu Omongan Orang Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan
  • 19 Tahun Setelah Gempa Besar Mengguncang, Ingatan akan Teror di Sebuah Rumah Sakit Besar di Jogja Datang Kembali
  • Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.