Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Biaya Hidup di Jakarta Itu Nggak Mahal, yang Bikin Mahal Itu Mindset-mu!

Adi Fakhri Nugrotomo oleh Adi Fakhri Nugrotomo
9 Maret 2024
A A
Biaya Hidup di Jakarta Itu Nggak Mahal, yang Bikin Mahal Itu Mindset-mu!

Biaya Hidup di Jakarta Itu Nggak Mahal, yang Bikin Mahal Itu Mindset-mu! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini timeline medsos saya sering dibombardir dengan kemahalan dan biaya hidup di Jakarta yang nggak masuk akal. Mulai dari sepatu seharga 3 juta yang dibeli oleh pekerja “yang katanya gajinya UMR” sampai yang barusan muncul adalah normalisasi terhadap harga sebiji siomay yang sampai 10 ribu oleh satu akun food reviewer di instagram.

Uniknya, mayoritas orang berkomentar di postingan itu dengan rona “Maklum, Jakarta”. Sekejap dalam hati saya mbatin, “Maklum, matamu!”

Sebagai perantau dari Sidoarjo, Jawa Timur, sering kali saya merasa aneh dengan pemakluman mereka. Terutama, oleh orang yang lama tinggal di Jakarta dengan segala hal yang mahal. 

Stereotip yang sering saya temui tentang Jakarta adalah kalau makanan pasti mahal, hiburan pasti mahal, segalanya pasti mahal. 

“Mengalami” Jakarta, melihat realitas

Saya harus dan berani bicara ini karena sekarang saya juga sedang “mengalami” Jakarta. Kalau mau hitung-hitungan beneran, sebenarnya biaya hidup di Jakarta nggak semahal itu. Pertama, dalam sehari saya masih bisa makan dengan budget 25-30 ribu untuk dua kali makan. Itu sudah dapat asupan nutrisi berimbang dari karbohidrat (nasi), vitamin (sayur), serta protein dan lemak (telur, tahu, tempe, sesekali ayam atau lele). Kalau dikali 30 hari dalam sebulan, berarti budget makan itu sekitar 900 ribu.

Kedua, soal transportasi. Saya yang bawa Vespa 2 tak saja dalam sebulan hanya keluar biaya 160 ribu, mencakup mobilitas harian dan sudah bisa keliling seminggu sekali dari Slipi ke Cikini. Anggap saja plus biaya oli campur 2 bulan sekali dan biaya riding tak terduga; untuk urusan motor saya estimasi sekitar 200-250 ribu per bulan.

Apalagi kalau bisa naik transportasi umum, bisa jadi lebih murah dan sudah banyak feeder (Jaklingko) di banyak area yang bahkan hanya 1 rupiah kata teman saya untuk sekali jalan. Biaya hidup di Jakarta terlihat tak mahal-mahal amat kan?

Biaya hidup di Jakarta pun tetap tak tinggi sekalipun kamu healing

Ketiga, tempat hiburan. Biaya hidup di Jakarta akan terlihat tinggi jika kalian mencoba memasukkan biaya entertainment. Tapi, sumpah, nggak semahal itu kok realitasnya. Nonton bioskop di sekitaran Jakarta Pusat dan Selatan itu masih ada yang di bawah 50 ribu untuk akhir pekan. Sumpah, saya nggak mengada-ada karena saya sudah nonton Oppenheimer di sana.

Baca Juga:

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

Kalau mau yang lebih murah, banyak! Masih ada ruang terbuka hijau yang bertebaran di jantung kota. Belum lagi, banyak perpustakaan milik daerah dan pusat yang gratis dengan fasilitas yang sudah senyaman working space dan coffee shop. Acara kesenian dan komunitas yang tak perlu merogoh kocek pun juga tidak sedikit. Anggaplah kalau memang terpaksa harus nonton untuk refreshing katakanlah sebulan dua kali, berarti saya paling hanya merogoh kocek 80 ribu. 

Biaya seperti laundry, jajan, dan yang lainnya itu masih bisa disesuaikan. Kalaupun harus laundry, dengan berat pakaian kotor 5 kg, seminggu itu sekitar 40 ribu. Praktis, sebulan keluar 200 ribu kalau lagi butuh istirahat di akhir pekan. 

Kalaupun ada yang mahal dari Jakarta itu mungkin biaya parkir dan tempat tinggal. Kalau tak bawa kendaraan sendiri, tak perlu ribet parkir kan? Kalau mau ambil uang khawatir kena cegat parkir, sekalian aja pas ngisi bensin karena di beberapa SPBU nggak ada tukang parkirnya.

Kos di Slipi masih murah, kok

Kalau untuk urusan indekos saya masih bisa dapat yang 700 ribu per bulan. Ini di Slipi Kemanggisan lho ya, cukup dekat dari pusat keramaian yang jarak ke BINUS dan kantor DPR nggak sampai 3 km.

Berarti kalau ditotal, untuk kebutuhan pokok di Jakarta sebulan saya butuh 1,5 sampai 2,5 juta per bulan. Kalaupun harus keluar uang rokok, tetap tidak lebih dari 3 juta. Sisanya, bisa ditabung dan dikirim buat orang tua dan keluarga. Saya masih yakin orang yang lebih irit dari saya banyak. 

Yang bisa saya bilang sih, sempatkanlah untuk ngempet. Menata mindset keuangan di sini itu penting. Saya tak masalah jika dianggap terlalu ngirit, toh, orang lain tak menanggung dan terlalu peduli dengan kesulitan hidup saya pada akhirnya. Tak perlu gampang kepancing untuk beli ini itu, karena yang menyesal di medsos juga sudah banyak.

Kalau memang niat merantau untuk kerja agar bisa aman secara finansial, nggak usah kebanyakan polah; apalagi kalau bayaran masih UMR. Masih kontrak bulanan. Nggak ada bonus dan tidak ditanggung BPJS-nya.

Penulis: Adi Fakhri Nugrotomo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Menemukan Ketenangan Melebihi Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2024 oleh

Tags: biaya hidupBioskopJakartakosslipi
Adi Fakhri Nugrotomo

Adi Fakhri Nugrotomo

Kadang nganggur, kadang kerja, kadang mikir, kadang nulis. Selama hidup masih bisa tertawa, sepertinya tidak apa-apa.

ArtikelTerkait

kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Stop Menganggap Hidup di Jogja Itu Lebih Murah

29 Desember 2020
Jogja (Sudah Tidak) Istimewa, Gunungkidul (Tetap) Merana. (Unsplash.com)

Jogja (Sudah Tidak) Istimewa, Gunungkidul (Tetap) Merana

24 Juli 2022
Ngapain sih (Masih) Nekat Berlibur di Puncak Saat Libur Panjang? Udah Jelas-jelas Bakal Macet Nggak Ngotak, Masih Aja ke Sana puncak bogor

Warga Jakarta yang Pas-pasan Liburan Pasti ke Puncak Bogor karena Memang Nggak Ada Alternatif Lain

25 Agustus 2025
Bus AKAP Solo-Jakarta Lebih Nyaman ketimbang Kereta Eksekutif (Unsplash)

Bus AKAP Eksekutif Solo-Jakarta Contoh Layanan Bus Tidak Kalah dari Kereta Api

25 November 2023
4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

4 Jalan di Jakarta yang Jadi Arena Balap Liar dan Kebut-kebutan. Hati-hati kalau Lewat Sini

9 Juli 2024
4 Halte Transjakarta yang Bikin Stres Penumpang

4 Halte Transjakarta yang Bikin Stres Penumpang

31 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.