Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Muhammad Haekal Ali Mahjumi oleh Muhammad Haekal Ali Mahjumi
13 Desember 2024
A A
Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Share on FacebookShare on Twitter

Selain disebut Kota Santri, Gresik juga dijuluki sebagai Kota Industri. Maklum, jumlah pabrik di Gresik hampir menyebar di seluruh kecamatan sehingga menjadi incaran para pendatang untuk bekerja kemari. Bahkan, perusahaan seperti Petrokimia dan Semen Gresik juga beroperasi di kota ini.

Dengan meningkatnya pertumbuhan industri, muncul kekhawatiran dari warga Gresik yakni kehadiran truk di jalanan yang mereka tinggali. Beberapa bulan ke belakang, muncul kritikan kepada pemerintah daerah yang dinilai tidak becus menindak truk-truk nakal. Mulai dari truk yang tidak menggunakan terpal guna menutup muatannya, tidak patuh jam operasional, dan yang saat ini bikin warga Gresik semakin marah adalah masuknya truk kontainer di jalanan perkotaan.

Gimana nggak marah coba. Jalanan kota yang merupakan wilayah bisnis perkantoran justru menjadi karpet merah bagi sopir truk. Contoh saja seperti di perempatan lampu merah Kebomas. Bagi yang belum tau, area tersebut memiliki lebar jalan yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor, mobil, dan bus seperti Trans Jatim. Supaya lebih jelas, kalian bisa mengeceknya di akun Instagram berikut.

Sudah kebayang kan lebar jalannya kayak gimana? Nah, sekarang kalian bayangkan ada truk kontainer masuk ke sana. Apa nggak tambah sumpek tuh jalanan. Sudah cuaca Gresik panas, ditambah truk kontainer masuk jalan. Makin gerah tuh yang lewat sana.

Kejadiannya tidak hanya di satu tempat. Jalanan perkotaan lainnya pun menjadi sasaran empuk sopir-sopir nakal. Misalnya di pertigaan Masjid Agung dari exit jalan tol yang seharusnya wajib belok kanan justru ke arah kiri memasuki area perkotaan. Padahal, pemerintah sudah memberikan akses khusus bagi truk yang berangkat menuju Surabaya.

Macet menjadi alasan

Karena belum ada jawaban pasti, saya akan mencoba memberikan asumsi kenapa sampai terjadi. Kemungkinan besar, alasannya adalah sopir tidak mau terjebak macet di jalannya sendiri.

Jadi gini, truk-truk besar punya jalannya sendiri dekat perkotaan yakni arah kiri dan kanan di perempatan Segoromadu dari exit tol Romokalisari. Nah, titik kemacetan yang dimaksud berada di sebelah kiri karena menuju langsung ke jalanan pantura. Umumnya sih jalanan tersebut macet mulai jam 10 pagi ke atas. Dan tentu saja karena kita semua sama membenci macet, akhirnya mereka nekat buat jalan lurus memasuki wilayah kota.

Pihak berwenang kurang tegas terhadap truk di Gresik

Kurangnya pengawasan membuat truk kontainer tidak takut melanggar aturan di Gresik. Pihak berwenang seperti polisi maupun Dishub (Dinas Perhubungan) seharusnya mampu menindak pelanggaran seperti ini. Sayangnya, testimoni warga merasa bahwa mereka yang diberi amanah tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Baca Juga:

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

Kalau dari keterangan Dishub Gresik setelah kejadian ini viral sih mereka sudah sering patroli. Tapi kok, kenapa kebalikan sama warganya ya? Ada yang bilang cuma nindak di jam tertentu. Ada juga yang mengatakan kalau datang cuma foto laporan di tempat setelah itu pergi.

Jika sudah begini, profesionalitas pihak berwenang menjadi dipertanyakan. Padahal, merekalah yang mempunyai kekuatan supaya truk tidak masuk perkotaan. Yang ada malah sopir truk semakin berani melanggar aturan operasional.

Semakin bahaya jika diabaikan

Melihat truk kontainer melewati jalanan perkotaan Gresik membuat waswas pengendara jalan. Ada dampak negatif yang dapat berakibat fatal jika tetap diabaikan. Salah satunya adalah memperbesar peluang jalanan menjadi berlubang.

Di mana pun tempatnya, saya rasa jalan yang digunakan di perkotaan seluruh Indonesia menggunakan bahan aspal. Tidak terkecuali di Gresik itu sendiri karena peruntukannya memang digunakan untuk kendaraan bermuatan ringan.

Dengan seringnya kendaraan besar seperti truk kontainer masuk jalanan perkotaan, akan berpotensi menurunkan kualitas aspal sehingga jalanan menjadi berlubang. Dan seperti yang kita tahu, banyak pengendara motor terjatuh karena jalan berlubang yang berakibat pada timbulnya korban jiwa

Saya hanya berharap semoga pihak berwenang segera menindak tegas kejadian ini. Tidak hanya karena peristiwa ini sedang viral, namun juga menjadi rutinan untuk mencegah masuknya truk kontainer di perkotaan. Sebab, keselamatan merupakan prioritas utama pengendara di jalan raya.

Penulis: Muhammad Haekal Ali Mahjumi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Kota Gresik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2024 oleh

Tags: dampak negatif industriGresikindustritruk kontainer
Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Seorang lulusan Ilmu Sejarah yang kini berlabuh di semesta data. Jika dulu sibuk membedah narasi masa lalu, kini tekun mengolah angka untuk membaca pola masa depan.

ArtikelTerkait

pendidikan indonesia mojok

Pendidikan di Indonesia Kurang Industri Bagaimana, Pak Muhajir?

9 Juli 2020
Tuban, Kota Elite Branding Sulit: Kabupaten yang Takdirnya Memang Sulit Terkenal, Diusahain pun Percuma lamongan

Tuban, Kota Elite Branding Sulit: Kabupaten yang Takdirnya Memang Sulit Terkenal, Diusahain pun Percuma

7 Juni 2025
Nasi Krawu, Makanan Khas Gresik yang Seringnya Dilupakan Orang

Nasi Krawu, Makanan Khas Gresik yang Seringnya Dilupakan Orang

8 Maret 2024
Gresik Kota dan Gresik Selatan, Representasi Ba Sing Se di Kehidupan Nyata: Kesenjangannya bagai Langit dan Bumi

Gresik, Daerah yang Nggak Bisa Dibilang Ndeso, tapi Dianggap Kota Juga Kurang Pas

29 Januari 2025
Nggak Usah Kaget Mahasiswa Terlantar karena Kampus Bubar, Namanya Juga Bisnis terminal mojok.co

Nggak Usah Kaget Mahasiswa Terlantar karena Kampus Bubar, Namanya Juga Bisnis

25 Oktober 2021
Banjir Surabaya yang Tak Kunjung Selesai Bikin Warga Surabaya (Makin) Rindu dengan Bu Risma

Banjir di Surabaya yang Tak Kunjung Selesai Bikin Warga Surabaya (Makin) Rindu dengan Bu Risma

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.