Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Betapa Menyedihkan Nasib Lulusan Sejarah dalam Mencari Pekerjaan

Muhammad Syamsul oleh Muhammad Syamsul
21 Agustus 2021
A A
Betapa Menyedihkan Nasib Lulusan Sejarah dalam Mencari Pekerjaan terminal mojok.co

Betapa Menyedihkan Nasib Lulusan Sejarah dalam Mencari Pekerjaan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah melewati berbagai percobaan melamar kerja dengan membagikan curriculum vitae ke berbagai perusahaan selama dua tahun belakangan ini, kini akhirnya saya menyimpulkan bahwa tidak ada pekerjaan bagi mahasiswa lulusan Sejarah selain jadi seorang guru (Sejarah).

Dulu sekali, tiba-tiba saja seorang dosen memberikan motivasi kepada kami, mahasiswa jurusan Sejarah, soal bagaimana nasib kami di depan setelah lulus dari kampus. Katanya, jika kami ditanya akan menjadi apa nanti setelah lulus, kami tidak perlu bingung dan khawatir. Kami hanya perlu menjawab bisa menjadi apa saja, bahkan menjadi presiden sekalipun.

Sayang sekali, saya tidak peduli itu. Saya tidak memikirkan masa depan akan seperti apa. Atau bahkan saya tidak pernah peduli dengan cara bagaimana dunia kerja akan menerima mahasiswa lulusan Sejarah seperti saya. Sebab bagi saya waktu itu, bukankah mencari pekerjaan memang sulit bagi siapa pun?

Namun, kenyataannya ternyata berbeda dan cukup menyakitkan. Lulusan Sejarah bagai dunia yang tidak pernah dibutuhkan untuk bekerja. Tak ada pekerjaan yang secara spesifik ditulis dalam kualifikasi bahwa mereka sedang membutuhkan orang-orang dari lulusan Sejarah.

Kenyataan itu bahkan lebih menyakitkan dari survei yang dilakukan oleh Petrik Matanasi yang menghasilkan anggapan bahwa sejarah adalah pelajaran yang paling tidak disukai. Namun, tentu kedua kenyataan itu membuat saya merasa tidak pernah hadir dalam kebutuhan manusia. Terutama dalam pekerjaan.

Di luar dari lulusan Sejarah, barangkali mereka bisa saja berucap bahwa tidak bisa mengirim curriculum vitae atau lamaran pekerjaan ke sembarang perusahaan. Lantaran masih ada kualifikasi yang membutuhkan mereka secara spesifik. Namun, lulusan Sejarah tidak bisa bilang begitu karena memang tidak ada. Sama sekali tidak ada!

Selama saya bergerilya melakukannya, mencari info lowongan pekerjaan di berbagai platform, nyatanya memang tidak pernah ditemukan pekerjaan bagi lulusan Sejarah. Ya, lulusan Sejarah hanya bisa mengirim lamaran pekerjaan ke perusahaan yang memiliki kualifikasi untuk semua jurusan.

Jika di antara teman-teman ada yang sering bilang bahwa dunia kerja itu keras, ya memang. Terutama bagi lulusan Sejarah.

Baca Juga:

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

Hal itu cukup menjadi pelajaran bagi saya di masa-masa yang jauh, masa yang hingga kini belum pernah saya sentuh. Bahwa kelak, jika saya berumur panjang dan kemudian menikah dan dianugerahi seorang anak, saya tak akan pernah membuatnya jatuh di pendidikan yang pernah saya tempuh.

Mungkin nasib bisa jadi akan berbeda. Tapi rasanya itu hanya akan terjadi jika tidak berada di jurusan Sejarah.

Saya jadi terkenang masa-masa terakhir kuliah. Saya dan teman-teman memiliki lelucon yang menyenangkan dan membuat kami tertawa terbahak-bahak meski setelah itu selalu berhasil membuat kami sedikit berpikir. Lelucon itu lahir dari kegiatan dan tugas-tugas kami selama kuliah.

Ada banyak sekali tugas penelitian. Tapi sedikit hal yang bisa kami teliti. Di antaranya adalah keraton, struktur bangunan masjid, museum, terakhir adalah pemakaman atau tempat keramat. Empat tempat itu yang sering kami pelajari dan teliti. Hingga pada akhirnya lelucon itu kemudian lahir.

Menurut teman saya, tempat tersebut seolah jadi gambaran jelas masa depan kami. Bahwa keraton, masjid, museum, dan makam adalah tempat yang akan menerima lulusan Sejarah untuk bekerja. Profesi kami, katanya, kalau tidak menjadi penjaga keraton atau museum, ya berarti jadi marbot atau kuncen.

Kini saya khawatir jangan-jangan ternyata lelucon itu adalah satu-satunya kenyataan yang harus kami terima di masa depan. Meski hingga kini, jalan untuk sampai ke sana pun masih belum terluhat pernah terlihat. Duh….

BACA JUGA Betapa Sialnya Jadi Mahasiswa Jurusan Sejarah dan tulisan Muhammad Syamsul lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: Lulusan Sejarahmencari pekerjaan
Muhammad Syamsul

Muhammad Syamsul

Seorang penulis yang pernah menerbitkan antologi puisi berjudul 'Alarm'. Kerap melabeli dirinya sebagai Caleg yang bukan kader partai manapun, sebuah identitas unik yang membedakannya di tengah riuh politik

ArtikelTerkait

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

9 Oktober 2025
Bekerja Sesuai Passion Itu Klise, Layaknya Kata Manis yang Bikin Diabetes terminal mojok.co

Apakah Pekerjaan Tiap Sarjana Muda adalah Mencari Pekerjaan?

24 Juli 2019
Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

19 November 2019
Lulusan Jurusan Sejarah Murni Pasti Dapat Kerja kok, Tenang Aja! Mojok.co

Lulusan Jurusan Sejarah Murni Pasti Dapat Kerja kok, Tenang Aja!

21 Desember 2023
Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

Pengangguran Memang Kerap Jadi Bahan Cibiran, tapi Ada Sisi Terang yang Nggak Disadari Banyak Orang

6 September 2024
Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi

2 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.