Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beruntunglah Tuan Krab karena Pearl Bukan ARMY

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
23 Oktober 2020
A A
ARMY Bukan Cuma Fans BTS, tapi Juga Pegiat Pendidikan terminal mojok.co

ARMY Bukan Cuma Fans BTS, tapi Juga Pegiat Pendidikan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Serial kartun SpongeBob Squarepants bisa dikatakan menjadi yang terbaik di abad ini. Siapa sih yang nggak kenal si koki kuning kotak ini? Dari tempo dulu sampai sekarang, anak-anak pada seneng sama tayangan Nickelodeon ini. Bahkan orang dewasa juga nggak sedikit yang masih gemar nonton SpongeBob. Dan berkat itulah SpongeBob masih tetap bertahan, khususnya di Nusantara. Ya meskipun hampir dijegal sama kebijakan KPI, sih.

Salah satu karakter di serial SpongeBob yang cukup sering muncul adalah Tuan Krab. Si kepiting merah mata duitan ini merupakan pengusaha restoran cepat saji tempat SpongeBob bekerja. Tuan Krab digambarkan sebagai tokoh yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan, tapi nggak sampai mencuri aset pesaingnya macam Plankton.

Tuan Krab adalah orang tua tunggal yang memiliki putri seekor paus bernama Pearl. Pearl sedang dalam tahap menuju kedewasaan dan pencarian jati diri. Ia juga sering meminta uang kepada ayahnya untuk berbelanja. Menurut saya ini wajar karena Pearl juga masih seorang anak SMA. Tapi, sayangnya Pearl suka banget maksa. Keinginannya kudu dipenuhi sama ayahnya.

Sebagai penonton saya kadang gemes sendiri karena Pearl tak hanya sekali menggunakan senjata air mata untuk membuat Tuan Krab luluh. Sepelit-pelitnya Tuan Krab, ia nggak bisa tinggal diam kalau anaknya nangis. Seringkali Tuan Krab harus merelakan duitnya demi bikin Pearl bahagia. Barang-barang yang dibeli Pearl kebanyakan adalah hasil racun dari temen-temennya. Tapi, untung banget Pearl ini bukan seorang ARMY.

Saya yakin kalau popularitas BTS bisa sampai menembus lautan, pasti mereka sudah mengalahkan Boys Who Cry yang notabene merupakan idola Pearl. Pearl nggak begitu fanatik sama boyband beranggotakan 3 ikan tersebut, tapi sekalinya nge-fans, dia pengen langsung ngundang BWC ke acara ulang tahunnya.

Seandainya Pearl adalah ARMY, Tuan Krab akan lebih cepat bangkrut. Ini karena Pearl selalu mengikuti tren, apa yang viral pasti bakal dia beli. Sampai detik ini sudah banyak banget brand, baik lokal maupun internasional, yang menjadikan BTS sebagai brand ambassador-nya. Atau minimal jadi model iklannya aja. Kebanyakan brand yang bekerja sama dengan BTS dikabarkan mendapatkan keuntungan luar biasa karena barang mereka selalu sold out dibeli sama ARMY.

Selain dari brand, agensi BTS juga sudah kayak toko kelontong alias apa-apa dijual. Acara liburan BTS, segala macam merchandise, bahkan air minum pun diperdagangkan. Bayangkan berapa banyak uang yang harus Tuan Krab keluarkan buat memenuhi keinginan Pearl kalau dia menjadi seorang ARMY dan kepincut barang-barang tersebut lewat sosial medianya? Belum lagi merchandise dari agensi biasanya dirilis secara rutin dan selalu diperbarui. Tekor tuh pasti.

Pearl juga sering terpengaruh buat memiliki barang yang dipunyai temennya. Menurut observasi, saya melihat ARMY yang masih pelajar biasanya memiliki barang khas penggemar yang menunjukkan identitas fandom mereka, misalnya tas berlogo BTS atau gantungan kunci BT21. Pearl yang ingin tetap solid dan punya barang mirip sama temen-temennya pasti juga akan berusaha buat beli peralatan sekolah bernuansa BTS.

Baca Juga:

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

Feeder Batik Solo Trans, Angkutan yang Bikin Iri Orang Magelang

Masih ingat episode ketika Pearl mengambil alih Krusty Krab untuk tugas sekolah dan mendesain ulang rumah makan itu jadi serba pink? Pada episode tersebut Pearl pingin mengubah Krusty Krab yang usang jadi tempat nongkrong anak muda yang keren. Jadilah ia me-rebranding Krusty Krab menjadi The Kuddly Krab. Kalau Pearl adalah ARMY, dia akan mengubah restoran itu jadi serba BTS.

SpongeBob nggak akan masak salad, melainkan jajangmyeon dan tteokbokki. Krusty Krab juga bakal berubah jadi tempat gathering ARMY yang tiap beberapa waktu sekali ngadain cup sleeve event dan nobar. Lebih mahal sih biaya renovasinya, tapi Krusty Krab mungkin bakal tetep untung sebab ARMY yang identik dengan anak muda bisa jadi target pemasaran.

Kembali lagi ke masalah ulang tahun, Pearl mungkin bakal berharap Tuan Krab memberinya kado merchandise resmi dan mengundang BTS sebagai pengisi acara di hari ulang tahunnya. Tapi, karena kekikirannya, alih-alih BTS, Tuan Krab malah meminta bantuan Squidward untuk melakukan cover dance.

Untuk mengundang BTS pun perlu biaya yang tidak murah. BTS bermukim di Korea Selatan sementara Bikini Bottom berada di Samudera Pasifik. Tuan Krab perlu membiayai pesawat tujuh orang member BTS beserta segenap stafnya. Setelah itu BTS juga memerlukan kapal selam dan pakaian selam untuk manggung di depan Krusty Krab. Jangan lupakan juga bahwa Tuan Krab harus menyewa bodyguard dan security biar BTS nggak diserang oleh hewan laut berbahaya.

Selesai manggung, lagi-lagi Tuan Krab harus mengeluarkan biaya ekstra untuk suguhan makan BTS. Sudah BTS makannya banyak, jumlah stafnya bejibun pula. Eits, ini juga belum biaya sewa sound system dan hotel. Yakin deh itu tagihan Tuan Krab pasti nggak terbatas angka nolnya.

Beruntung Pearl hanyalah seekor paus remaja yang lagi demen-demennya skincare-an, caper sama cowok ganteng di sekolahnya, dan sibuk belanja sama temen-temennya. Untung juga suara BTS belum sampai ke dasar lautan. Jadi Tuan Krab bisa nyimpen uangnya untuk keperluan investasi masa depan. Atau seenggaknya nimbun uang di bawah kasur biar ekonomi masa depan terjamin.

BACA JUGA ARMY Bukan Cuma Fans BTS, tapi Juga Pegiat Pendidikan dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Baca Juga:  BTS Jadi Brand Ambassador: Strategi Cerdik Tokopedia dalam Menggaet Kpopers

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2020 oleh

Tags: armybtspearlSpongebob squarepantstuan krab
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Squidward Harusnya Bekerja Sama dengan Plankton agar Bisa Hidup Sejahtera

Squidward Harusnya Bekerja Sama dengan Plankton agar Bisa Hidup Sejahtera

25 Juni 2023
Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin terminal mojok.co

Di Balik Keluguan Patrick Star, Ada Jiwa Diktator dalam Dirinya Saat Jadi Pemimpin

13 Juli 2021
surat protes

Surat Protes SpongeBob SquarePants Kepada KPI

24 September 2019
4 Dosa Besar Mixue yang Menyusahkan Pelanggan

Mixue di Bandung: Fenomena Kelp Shake di Dunia Nyata

29 Desember 2022

5 Alasan BTS Meal Wajib Dimiliki Seorang Army!

10 Juni 2021
Mengenal Mugshot, Konsep Foto Thumbnail dalam MV BTS 'Butter' terminal mojok

Mengenal Mugshot, Konsep Foto Thumbnail dalam MV BTS ‘Butter’

22 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.