Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Yang Terjadi pada Anggaran 2025 Bukan Efisiensi, Berhenti Menyebutnya Demikian

Annisa R oleh Annisa R
16 Februari 2025
A A
Yang Terjadi pada Anggaran 2025 Bukan Efisiensi, Berhenti Menyebutnya Demikian

Yang Terjadi pada Anggaran 2025 Bukan Efisiensi, Berhenti Menyebutnya Demikian

Share on FacebookShare on Twitter

Semua orang membahas efisiensi anggaran pemerintah dan kengerian yang mengikuti. Dari terancam dirumahkannya pegawai bahkan di lini pemerintahan sekalipun, tukin dosen yang tidak tersampaikan sebagaimana haknya, hingga dugaan berhentinya manfaat KIP Kuliah, dibahas tanpa henti. Belum lagi, dampak ikutan pada sektor swasta.

Terlepas dari beberapa hal yang terkesan seperti telah terselesaikan setelah ramai di media sosial seperti yang terjadi pada RRI—alias, seperti main pahlawan-pahlawanan dari masalah yang seharusnya tidak pernah ada. Tapi, benarkah yang orang-orang bahas itu efisiensi?

Efisiensi, menurut KBBI, diartikan dalam dua penjelasan yang senada:

n ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan sesuatu (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya); kedayagunaan; ketepatgunaan; kesangkilan

n kemampuan menjalankan tugas dengan baik dan tepat (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya)

Wah, bahkan memeriksa arti lema di KBBI, pun, dibatasi kuotanya perhari. Bahkan setelah saya login ke akun KBBI saya, lho. Apakah ini juga bagian dari so-called efisiensi itu?

Yah, entahlah. Kembali ke makna lema efisiensi. Ada kata-kata kunci yang terus muncul: mampu menjalankan dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya.

Kabar bahwa salah satu dampak “efisiensi” pada BMKG adalah tidak optimalnya deteksi gempa dan tsunami karena anggaran yang minim, seharusnya menjadi satu di antara tanda jelas bahwa yang terjadi bukanlah efisiensi. Ketika BMKG tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya ketika terjadi pemotongan anggaran, maka jelas, ini tidak memenuhi definisi efisiensi.

Beda bahasa pun tetap sama saja

Tidak berbeda jauh ketika ditarik dari bahasa asal serapannya, bahasa Inggris. Berdasarkan Oxford Dictionary, efficiency juga tidak hanya menekankan “waktu, tenaga, biaya yang tidak terbuang percuma”. Akan tetapi ia juga tidak pernah melepaskan makna “melakukan sesuatu dengan baik dan tepat”.

Ibarat mahasiswa ngekos di Kota Malang. Efisiensi adalah ketika uang bulanan ternyata turun, maka ia pindah dari kos ber-AC ke kos yang hanya difasilitasi kipas angin. Lalu, yang awalnya makan mengandalkan katering sehat, berpindah jadi masak sendiri.

Baca Juga:

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

Mungkin ini contoh yang subjektif karena buat badan saya, AC di Kota Malang masih merupakan sebuah hal yang lewah (dan saya cukup lama di kota ini, bukan hanya untuk rekreasi).

Tapi, begitulah. Pindah dari kos ber-AC ke kos berkipas angin dan beralih dari katering ke masak sendiri, adalah efisiensi karena tidak mengurangi kualitas ia untuk berkuliah/bekerja di rantauan. Outputnya tetap sama, memiliki tempat tinggal yang nyaman dan bisa makan dengan baik.

Ini berbeda jika karena uang bulanan turun, ia pindah dari kos ber-AC ke kos yang hanya memiliki pintu tanpa ventilasi satu pun, apalagi jika masih mempertahankan langganan katering sehatnya itu.

Ketika tujuan tak mampu tercapai, maka itu bukan efisiensi

Sempitnya, efisiensi adalah ketika input turun tetapi output tidak mengalami penurunan. Jika contoh mahasiswa ngekos tadi mengalami penurunan uang bulanan dari yang ngekos di kos ber-AC sampai hanya bisa numpang tinggal dan makan dari satu teman ke teman lain, misalnya, itu bukan efisiensi lagi. 

Ketika output dari BMKG yang tadinya bisa cepat mengabarkan gempa dan memperingatkan tentang bahaya tsunami menjadi terganggu atau bahkan tidak bisa, itu bukan efisiensi. Input turun, output amblas. Sudah di luar makna efisien.

Pengetatan anggaran yang terasa sampai bawah tapi kunjungan kenegaraan perlu hingga enam pesawat dan ditambah pula enggan menaiki mobil selain jenama tertentu, jelas ini bukan efisiensi anggaran.

Agar tidak terdengar jahat

Tampaknya, mungkin memang ada kesengajaan digunakannya kata “efisiensi”. Agar tidak terdengar jahat-jahat amat, mungkin? Entah apa seharusnya jika bukan efisiensi anggaran, karena sejujurnya saya hanya terpikir kata “kesembronoan”. Tapi, menurut saya, hal yang baik dan harus disegerakan untuk menyebut ini dengan kata lain selain “efisiensi”, meski dimulai dari kita yang masyarakat biasa saja ini. Misalnya, sebut saja “pengurangan anggaran”. Apapun, jangan efisiensi. Karena ini bukan efisiensi dan tidak efisien.

Sebab, bayangkan, jika makna efisiensi terus dan terus bergeser. Orang-orang berkeluarga yang tidak bertanggung jawab lalu mengabaikan kewajibannya menafkahi atas nama efisiensi juga bisa jadi, tidak terelakkan.

Apakah saya mengeskalasikan keadaan terlalu cepat? Saya rasa, tidak. Kita sudah melihatnya terjadi pada frasa “tegak lurus”. Frasa yang tadinya hanya bermakna “berdiri tegak membentuk sudut 90°; garis tegak”, kini tercatat memiliki makna lain yang bertolak belakang: searah, sejalan, istikamah—malah seperti makna dari “paralel”.

Sementara, KBBI tidak (benar-benar) salah karena ia hanya merekam apa yang dipahami oleh masyarakat luas. Sehingga, jangan biarkan suatu waktu, KBBI mencatat perubahan makna efisiensi ini.

Penulis: Annisa R
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA ‘Anak Dikasih Makan Siang Gratis, tapi Ortu Menangis’ – Curhatan Para Pekerja yang Kena PHK Akibat Efisiensi Anggaran Prabowo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2025 oleh

Tags: efisiensiefisiensi anggaran
Annisa R

Annisa R

Belajar geografi lingkungan. Penduduk, pejalan kaki, dan pengguna transportasi umum.

ArtikelTerkait

Tidak Ada Pelatihan di Balai Latihan Kerja, Ironi yang Muncul Gara-gara Efisiensi

Tidak Ada Pelatihan di Balai Latihan Kerja, Ironi yang Muncul Gara-gara Efisiensi

12 Februari 2025
Pengalaman Buruk yang Saya Alami Saat Naik Bus Efisiensi yang Dikenal sebagai Penguasa Jalur Selatan dan Jawa Tengah

Pengalaman Buruk yang Saya Alami Saat Naik Bus Efisiensi yang Dikenal sebagai Penguasa Jalur Selatan dan Jawa Tengah

8 Juli 2024
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Alasan Anak Petani Tidak Bercita-cita Menjadi Petani terminal mojok.co

Alasan Petani di Desa Saya Tak Kunjung Kaya

3 Oktober 2020
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Prabowo Bikin Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan di Hari Valentine (Pexels)

Ketika Prabowo Bikin Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan di Hari Valentine

14 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat
  • Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal
  • Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.