Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Berhenti Memandang Wanita Berkumis dan Berbulu Tebal Itu Identik dengan Gairah Seksual yang Tinggi

Nila Kartika Sari oleh Nila Kartika Sari
30 Mei 2021
A A
wanita berkumis berbulu lebat bullying gairah seksual mojok (1)

wanita berkumis berbulu lebat bullying gairah seksual mojok (1)

Share on FacebookShare on Twitter

Hirsutisme atau kelebihan bulu pada wanita kerap membuat resah sebagian besar penderita. Stigma mengenai wanita berkumis dan berbulu lebat punya gairah seksual yang tinggi menyebabkan banyak wanita berusaha mati-matian menjaga diri dari bullying yang meskipun bernada candaan tetap saja jika ditanggapi dengan serius sebenarnya adalah bentuk pelecehan seksual secara verbal. Demi tidak dicap sebagai wanita bernafsu tinggi, teman saya mengaku rajin cukuran kumis dan waxing.

Saya jadi ingat dengan drama korea berjudul Waikiki, drakor bergenre komedi itu selain sukses membuat saya ketawa guling-guling, sesungguhnya juga memberi pesan tersembunyi bahwa ada wanita yang memang dilahirkan dalam kondisi demikian. Dalam drama tersebut, ada pemeran wanita berkumis. Kebiasaannya melihat ayah dan kakak laki-lakinya yang rajin cukuran setiap hari, bikin dia penasaran mencoba sampai terlanjur menjadi kebiasaan setiap hari. Hal itu dilakukan karena bulunya mudah lebat..

ADVERTISEMENT

Hendaknya kita semua memahami bahwa bulu yang tumbuh berlebih pada wanita tersebut semata-mata adalah kondisi ketidakstabilan hormon,pengaruh genetik, atau bisa jadi adalah tanda penyakit PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). Berdasarkan dari Halodoc, penyakit ini disinyalir dapat mengganggu kesuburan pada wanita. Memang, kebiasaan mencukur bulu kumis memicu bulu tersebut tumbuh semakin lebat. Namun, melakukan pembiaran kumis tumbuh alami pada wanita, tampaknya juga pilihan sulit, mengingat tidak semua wanita memiliki mental kuat menghadapi stigma yang sudah terlanjur melekat erat pada masyarakat.

Iis dahlia, salah satu artis berkumis tipis yang manis dan sedap dipandang, dari salah satu wawancara yang sempat saya lihat di infotainment, blio mengatakan jika sebenernya sempat rutin mencukur kumis, namun akhirnya berhenti karena kulitnya mengalami iritasi dan gatal setiap habis cukuran sehingga memutuskan untuk berhenti cukuran. Saya bisa memahami, sebagai figur publik tentu keputusan itu juga tidak luput dari segala cuitan netijen yang warna-warni. Yang paling gampang ditemukan tentu saja ujaran wanita yang seksi dan bergairah tinggi.

Sebagai wanita normal dalam kelas masyarakat umum, tentu embel-embel seperti itu bukannya membuat bangga, malah menimbulkan malu dan insecure menghadapi pandangan yang seringkali niatnya hanya menggoda sebagai bahan candaan, namun berujung mengakibatkan seorang wanita merasa rendah diri dan terhina.

Memang tidak mudah menghapus stigma yang sudah turun-temurun, apalagi labelling wanita berkumis dan berbulu lebat tersebut sudah terlanjur melekat sebagai bahan candaan yang dianggap wajar. Jadi jika kita sudah paham bagaimana mitos dan dampak tersebut bagi wanita, alangkah baiknya jika kita juga sadar diri dan berperilaku bijak dengan memandang maklum wanita dengan hirsutisme.

Beruntungnya, standar kecantikan kini sudah mulai bergeser dengan banyaknya beauty vlogger yang semakin beragam. Pesan positifnya, cantik kini bukan lagi mengenai warna kulit yang putih, mulus dengan hidung mancung, mata berkelopak, senyum presisi, tinggi semampai dengan biola body goal. Saya menemukan banyak beauty vlogger dengan kulit sawo matang, gigi kelinci, alis tebal tanpa jeda, dan wajah berjerawat. Ukuran tubuh pun sudah melewati zamannya harus langsing dan tanpa lemak. Sebab, setiap metabolisme tubuh manusia berbeda, dan faktor genetik juga turut mempengaruhi. Maka seharusnya setiap wanita juga berhak bahagia dan merdeka memilih ingin cukuran atau tidak.

Jika kalian masih bersikeras menganggap tak ada yang salah dari menganggap wanita berkumis itu punya libido tinggi meski sekadar untuk candaan, ada yang salah dengan otak kalian.

Baca Juga:

Selama Kasus Baru Ditangani kalau Viral, Jangan Harap Imbauan untuk Tidak Share Video Bullying Akan Digubris Orang-orang

Pengin Tahu Cara Orang Problematik Bekerja? Lihat Saja Kasus PPDS dan Jet Pribadi

BACA JUGA Mengupas Jawaban Terserah Perempuan hingga Tujuan Komunikasi Mereka atau tulisan Nila Kartika Sari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2022 oleh

Tags: bullyinggairah seksualPanduan Terminalwanita berkumis
Nila Kartika Sari

Nila Kartika Sari

Intuiting introvert yang pernah bercita-cita menjadi dokter jiwa dan suka mojok ngadem di perpustakaan.

ArtikelTerkait

jualan seller penjual olshop mojok

3 Fakta Jualan Online Itu Tak Semudah dan Seindah yang Dibayangkan

15 Agustus 2021
Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview terminal mojok

Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview

25 Juli 2021
The Glory Drama Balas Dendam Korban Bullying yang Bikin Penonton Syok Terminal Mojok

The Glory: Drama Balas Dendam Korban Bullying yang Bikin Penonton Syok

9 Januari 2023
dibully

Apa yang Harusnya Orang Tua Lakukan kalau Anaknya Dibully?

20 September 2019
Panduan Memilih Pesantren Agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan

Panduan Memilih Pesantren agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan dari Seorang Alumnus Pesantren

27 Mei 2021
Kenalan dengan Sudiang, Bekasi-nya Makassar yang Sering Kena Bully terminal mojok

Kenalan dengan Sudiang, Bekasi-nya Makassar yang Sering Kena Bully

3 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026
Berhentilah Percaya Stigma Buruk Jalur Pantura Subang, Kawasan Ini Bukan Cuma soal Warung Remang-remang

Berhentilah percaya stigma buruk jalur pantura Subang, kawasan ini bukan cuma soal warung remang-remang

13 Juli 2026
Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri Mojok.co

Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri

14 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.