Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Beratnya Jadi Laki-laki di Tegal: Daerahnya Makin Maju, Banyak Pabrik Dibuka, tapi Tak Ada Lowongan untuk Mereka

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
26 November 2025
A A
Orang Tegal Sering Dianggap Ndeso dan Diolok-olok Logatnya, tapi Saya Tetap Bangga Mojok.co

Orang Tegal Sering Dianggap Ndeso dan Diolok-olok Logatnya, tapi Saya Tetap Bangga (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada masa ketika Tegal dikenal sebagai daerah dengan imej ndeso. Logatnya jadi bahan candaan, bahkan sering dijadikan sebagai gimmick di film dan sinetron. Tapi ya sudah. Nggak masalah. Toh, memang begitu adanya. Tegal, memang pernah se-katrok itu dan kami menyadarinya.

Namun, kalau bicara Tegal hari ini, label ‘ndeso’ dan ‘katrok’ sudah tidak lagi relevan. Sekarang saya tanya. Memangnya ada daerah ‘katrok’ yang punya banyak mall, bioskop, kafe kekinian dan franchise populer bertebaran di sepanjang sudut? Memangnya pantas Tegal disebut ndeso padahal sukses membuat iri tetangga sekitarnya? Itu, Brebes dan Pemalang sampai harus ke kota ini untuk cari hiburan.

Begitulah. Kota Tegal benar-benar bertransformasi menjadi kota yang sesungguhnya, lengkap dengan hiruk pikuk dunia. Transformasi ini, dari perspektif laki-laki, sungguh membuat hidup di Tegal semakin berat. Bagaimana tidak? UMR yang cuma 2 juta lebih dikit harus melawan modernisasi yang begitu masif. Sungguh tak masuk ke logika.

Matematika terberat adalah 2 juta dibagi 30

Bayangkan kamu adalah laki-laki yang hidup di Tegal dan kamu punya pacar. Dengan UMK 2 juta lebih dikit, ngajak ayang beb nonton, beli tiket dua, minum, popcorn, bensin dan makan sebelum pulang nge-date saja, sudah menghabiskan seperdelapan gaji. Itu pengeluaran sekali jalan. Kalau dalam sebulan jalan sampai 4 kali, setengah gaji sudah habis, hanya untuk jalan sama pacar.

Kalau statusnya kepala keluarga. Lebih berat lagi. Ngajak anak istri sekali jalan, nggak cukup kalau cuma bawa selembar ratus ribuan. Yakali tiap jalan anak dan bini cuma diajak makan angin di alun-alun?

Kalian mungkin berkilah ‘Ah. Itu kan mahal karena ngasih makan egonya. Coba kalau gaya hidupnya biasa-biasa saja. Nyukuplah gaji dua juta tuh~”

Nyukup, Ndasmu.

Matematika yang paling susah adalah 2 juta dibagi 30. Secara matematika, perhitungan tersebut akan menghasilkan angka 66 ribu. Bahkan jika kendaraanmu adalah dinosaurus sekalipun yang nggak butuh bensin dan pajak, 66 ribu sehari sungguh angka yang tidak realistis. Terutama bagi laki-laki yang kerap jadi tulang punggung.

Baca Juga:

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

Kabupaten Tegal punya nasib yang serupa

Nahasnya, jadi laki-laki di Kabupaten Tegal juga sama beratnya. Beda kemasan saja.

Ini tentang maraknya pembukaan pabrik sepatu di Kabupaten Tegal. Sepintas, pembukaan pabrik sepatu tampak seperti pesta yang mengundang banyak lapangan kerja. Tapi dalam pesta tersebut, laki-laki hanya bisa menonton dari kejauhan. Pasalnya, tiap kali ada pembukaan lowongan kerja di pabrik yang baru buka, selalu saja lowongan yang tersedia hanya untuk perempuan. Laki-laki hanya bisa gigit jari, sementara perempuan berdikari.

Bisa jadi itu sebabnya muncul banyak fenomena bapak-bapak antar istri kerja. Polanya sama: Pagi mengantar istri kerja ke pabrik. Siang, ngopeni burung sambil udud. Sore, menjemput istri pulang. Malamnya kumpul di pos ronda sambil main catur. Besok, ulangi lagi.

Saya yakin kadang mereka malu sama jakun. Tapi, mau bagaimana lagi? Tak ada lowongan kerja untuk laki-laki.

“Jadi ya, jangan heran kalau di kabupaten Tegal makin banyak tukang parkir dan pak ogahnya. Di sini, laki-laki susah cari kerja.” Begitu kata salah satu warga.

Lalu, apa pilihannya?

Baik di kota maupun kabupatennya, laki-laki Tegal seperti tidak benar-benar diberi pilihan. Pabrik memang banyak dibangun, lapangan kerja ada, tapi tidak ditujukan untuk mereka. Sementara gemerlap kehidupan makin silau saja di sana.

Oleh karena itu, satu-satunya jalan yang terasa masuk akal bagi laki-laki Tegal adalah merantau. Setidaknya dengan merantau, laki-laki Tegal terbebas dari tatapan miring tetangga dan dari ekspektasi keluarga besar. Mereka, bisa kembali merasa utuh, merasa berguna, merasa punya peran, tanpa harus terus bergantung pada perempuan. Singkatnya, mereka tidak lagi harus menumpuk rasa malu pada jakun sendiri.

Bagi yang laki-laki Tegal yang masih muda dan belum punya tanggungan, merantau ke luar negeri jadi opsi paling terang. Ada yang ikut kapal, jadi ABK berbulan-bulan di lautan. Ada pula yang mendaftar kerja pabrik di Malaysia atau Taiwan. Semua dilakukan supaya tampak layak di mata keluarga besar. Supaya ketika pulang, kepala bisa sedikit lebih tegak, dan gengsi tidak lagi diinjak nasib.

Yang tabah ya, para lelaki yang hidup di Tegal. Hidup kadang memang selucu itu. Siapa sangka? Tanah kelahiran yang semakin megah, pada akhirnya justru jadi tempat yang membuat kalian kehilangan arah.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Orang Tegal Sering Dianggap Ndeso dan Diolok-olok Logatnya, tapi Saya Tetap Bangga

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2025 oleh

Tags: kabupaten tegalkota tegallowongan kerja di tegalpabrik di tegaltegalUMR Tegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Pengin Mencicipi Sate Kambing Tegal untuk Pertama Kalinya? Biar Nggak Kaget, Berikut 5 Fakta yang Perlu Kamu Ketahui Soal Kuliner Ini

Pengin Mencicipi Sate Kambing Tegal untuk Pertama Kalinya? Biar Nggak Kaget, Berikut 5 Fakta yang Perlu Kamu Ketahui Soal Kuliner Ini

1 Maret 2023
Hal-hal Menjengkelkan yang Ada di Alun-Alun Tegal

Hal-hal Menjengkelkan yang Ada di Alun-Alun Tegal

23 September 2024
Kerupuk Antor: Kerupuk Kotor Khas Tegal yang Nggak Insekyur karena Harga Minyak Goreng Naik Terminal Mojok.co

Kerupuk Antor: Kerupuk Kotor Khas Tegal yang Nggak Insekyur karena Harga Minyak Goreng Naik

13 April 2022
3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 terminal mojok.co

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2

5 Januari 2022
Rekomendasi kuliner Tegal

5 Rekomendasi Kuliner Tegal selain Sate Batibul

3 November 2021
Tegal dan Pemalang, 2 Saudara Ngapak yang Beda Nasib

Tegal dan Pemalang, 2 Saudara Ngapak yang Beda Nasib

7 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.