Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Berapa sih Penghasilan Ideal untuk Hidup Nyaman di Jawa Tengah? Sini Saya Beri Hitungannya

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
20 Januari 2025
A A
Berapa sih Penghasilan Ideal untuk Hidup Nyaman di Jawa Tengah? Sini Saya Beri Hitungannya

Berapa sih Penghasilan Ideal untuk Hidup Nyaman di Jawa Tengah? Sini Saya Beri Hitungannya

Share on FacebookShare on Twitter

Jawa Tengah, sebagai salah satu provinsi terpadat di Indonesia punya penduduk yang sangat heterogen dari sisi kondisi sosial dan ekonominya. Meski banyak yang bilang, “daerah Jawa Tengah banyak yang cocok buat slow living”. Tapi pada kenyataannya, penduduk di dalamnya masih banyak yang kesusahan untuk bertahan dan berjuang dengan berbagai cara agar tetap hidup layaknya manusia.

Bicara soal menjalani hidup, setiap orang pasti ingin punya kualitas hidup yang layak dan ideal. Terminologi kedua, yaitu “ideal” bagi setiap orang tentu punya definisi dan tolok ukur masing-masing. Tapi, saya ingin menyamakan pandangan tentang tolok ukur kehidupan ideal, yaitu ideal ini sekrupnya ditinjau dari aspek materi, khususnya pendapatan.

Nah sekarang pertanyaannya, berapa penghasilan yang ideal untuk meraih kehidupan nyaman ketika hidup di Jawa Tengah? Sementara di sisi lain, UMP Jawa Tengah pada tahun 2025 telah ditetapkan sebesar Rp2.169.349. Dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tertinggi adalah Kota Semarang sebesar Rp3.243.969, dan UMK terendah adalah Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp2.038.005. Ideal apa tidak dengan nominal segitu?

Biar argumen saya tentang penghasilan ideal di Jawa Tengah ini punya landasan dan nggak asal ngomong doang kayak para buzzer, saya coba bedah dimulai dengan berpegang pada regulasi yang berlaku.

Kriteria pemenuhan kebutuhan masyarakat Indonesia telah dituangkan dalam bentuk UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang membahas tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL). UU tersebut kemudian diperjelas oleh Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 yang didalamnya menyebutkan 7 komponen dari KHL, yaitu pangan (makanan dan minuman), perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, transportasi, serta rekreasi dan tabungan.

Berdasarkan kesepakatan Dewan Pengupahan Nasional, di dalam 7 komponen tersebut terdapat total setidaknya 78 item yang harus terpenuhi. Jadi secara garis besar menurut regulasi, seseorang bisa dikatakan hidupnya layak atau bisa kita sebut ideal apabila pendapatannya dapat memenuhi ketujuh komponen tersebut. Saya coba bahas satu per satu.

Biaya pangan di Jawa Tengah

Dalam menghitung kebutuhan pangan, umumnya kita mengacu pada angka kecukupan gizi berdasarkan anjuran dari Permenkes, yaitu 2.100–2.500 kkal. Kebutuhan tersebut tentu didapatkan dari nasi, lauk-pauk, sayur, buah, dan jajanan pendukung. Pengeluaran untuk tiap kebutuhan tersebut kalau diakumulasikan secara harian di daerah Jawa Tengah sekitar Rp30-60 ribu per hari.

Itu dengan asumsi batas bawahnya adalah Rp10 ribu x 3 kali makan/minum = Rp30 ribu. Sementara untuk batas teratasnya Rp20 ribu x 3 kali makan/minum = Rp60 ribu. Apabila dikalikan 30 hari, total pengeluarannya per bulan adalah Rp900-1,8 juta. Jadi itulah total pengeluaran untuk biaya makan-minum di Jawa Tengah. Sudah habis lebih dari separuh UMK tertinggi (Kota Semarang) Jawa Tengah.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Biaya perumahan di Jawa Tengah

Biaya perumahan di sini maksudnya adalah mencakup biaya sewa kosan, rumah, apartemen, atau bahkan angsuran rumah itu sendiri, air, listrik, perawatan, kebersihan, internet, dan lain sebagainya. Rent biaya sewa kosan atau apartemen yang fasilitasnya sudah mencakup fasilitas pendukungnya itu berkisar Rp500 ribu-1.5 juta per bulan. Nominal batas bawah (Rp500 ribu) biasanya terletak di daerah non perkotaan, sementara di atasnya biasanya berlaku di kawasan perkotaan seperti Semarang.

Berarti estimasi biaya perumahan di Jawa Tengah per bulannya Rp500 ribu – Rp1.5 juta? Eitss bentar dulu. Komponen perumahan ini juga mencakup kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi, cuci piring dan baju, sikat gigi, parfum, bumbu masak, alat masak, dan masih banyak lagi. Mungkin untuk alat masak, tidak perlu diestimasikan per bulan tapi untuk lainnya, tentu harus diestimasikan. Paling tidak Rp200 ribu per bulan. Jadi total per bulannya berkisar Rp700 ribu-1.7 juta per bulan

Sandang

Komponen sandang di sini maksudnya adalah pakaian kerja, main, dan rebahan. Kemudian ada alas kaki. Nah karena komponen ini tidak harus jadi kebutuhan yang harus dibeli per bulan, maka cukup menyisihkan pendapatanmu berdasarkan dari nilai penyusutannya. Misalnya cukup sisihkan Rp50 ribu per bulan.

Baca halaman selanjutnya

Kesehatan, pendidikan, dan lain-lain

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2025 oleh

Tags: gaji jawa tengahjawa tengahpenghasilan di jawa tengah
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

5 Fakta Kebumen yang Jarang Diketahui Orang, Membuat Kabupaten Ini Terus Berada di Bawah Stigma Daerah Tertinggal

19 November 2025
Dosa-dosa Ganjar Pranowo (Wikimedia Commons/humas.jatengprov.go.id)

5 “Dosa” Ganjar Pranowo: Capres PDIP yang Meninggalkan Jawa Tengah

5 Mei 2023
Karangjambu, Daerah Padat Penduduk di Purwokerto yang Dipenuhi Masalah

Karangjambu, Daerah Padat Penduduk di Purwokerto yang Dipenuhi Masalah

26 Juni 2024
Stasiun Karanganyar, Stasiun yang Menipu Penumpang karena Letaknya Bukan di Kabupaten Karanganyar

Stasiun Karanganyar, Stasiun yang Menipu Penumpang karena Letaknya Bukan di Kabupaten Karanganyar

14 April 2024
Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi...

Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi…

15 Januari 2024
Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting wonosobo

Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting

10 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Drama Tumbler di Bioskop XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

12 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Pengalaman Pertama Merantau Kerja di Jakarta: Empat Hari Bolak-balik Tangsel-Jaktim Sudah Trauma Mojok.co

Pengalaman Pertama Merantau Kerja di Jakarta: Empat Hari Bolak-balik Tangsel-Jaktim Sudah Trauma

14 Juni 2026
Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

11 Juni 2026
Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

13 Juni 2026
Feeder BRT Semarang, Murahnya Bikin Ikhlas, Kurangnya Bikin Tertawa

Dear Driver Feeder BRT Semarang, Tobatlah untuk Ngebut di Jalanan, Kalian Bukan Pembalap!

11 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.