Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beberapa Sifat yang Harus Kamu Miliki Saat Ngekos

Ali Achmad Zainuri oleh Ali Achmad Zainuri
22 November 2019
A A
Beberapa Sifat yang Harus Kamu Miliki Saat Ngekos
Share on FacebookShare on Twitter

Ngekos selalu menjadi sesuatu yang menarik. Membayangkan bisa hidup sendiri, bebas tanpa kungkungan aturan yang ketat dari orang tua, lepas dari tanggung jawab di rumah, dan bisa seenaknya di kamar menjadi hal yang membuat ngekos menjadi aktivitas yang kayaknya bakal terasa menyenangkan.

Nyatanya nggak segampang itu. Selama 3,5 tahun saya ngekos, ada banyak banget hal yang membuat saya jengkel karena perilaku sesama anak kos lain yang kurang menyenangkan. Saya berusaha merangkum beberapa sifat penting yang wajib dimiliki anak yang pengin ngekos. Tujuannya tentu saja biar hidup kita barokah dan nggak merepotkan teman-teman lainnya.

Satu, Peka

Sifat penting yang bakal membuat kamu disenangi oleh warga sekitar ialah kepekaan. Hal ini karena kita bakal hidup seatap dengan orang-orang yang mungkin memiliki latar belakang yang berbeda dari kita. Ada beberapa hal sederhana yang menurut kita normal, tapi ternyata mengganggu untuk orang lain. Hal-hal sederhana seperti tidak memutar lagu keras-keras ketika malam hari, tidak memasang alarm yang mengganggu, membuang sampah pada tempatnya, dan memarkir motor dengan rapi, bisa jadi membantu tetangga kosan kita untuk bisa hidup lebih tenang dan damai.

Dua, Mandiri

Ngekos bukan hanya sekadar pindah rumah doang. Tetapi lebih dari itu, ia menuntut seseorang untuk lebih mandiri. Hal-hal kecil yang mungkin awalnya merupakan tugas orang tua ketika kita masih tinggal di rumah, seperti mencuci, menyapu, menyiapkan makanan, harus kita tangani sendiri ketika ngekos. Pun dengan urusan ‘orang dewasa’ lainnya, seperti servis motor, membayar pajak, langganan listrik dan air, bayar Wi-Fi, dan lainnya.

Bakal ada momen-momen menyebalkan ketika ngekos yang menuntut kemandirian kita. Salah satu momen yang membuat saya ngerasa terlatih kemandiriannya ialah ketika sakit di kosan. Percayalah, rasanya pengin balik rumah aja, karena paling nggak kalau di rumah bakal ada yang ngerawat. Ketika sakit di kosan, yaudah kita harus ke dokter sendiri, beli obat sendiri, disiplin mengonsumsi obat biar lekas sembuh, dan harus memaksakan diri untuk tetap beraktivitas kalau nggak mau hidup keteteran. Sakit di kosan adalah salah satu momen yang menurut saya paling mendewasakan dan membuat saya sadar pentingnya bisa hidup mandiri.

Tiga, Punya Tanggung Jawab

Di luar euforia karena akhirnya bisa menentukan hidup sendiri tanpa aturan ketat dari orang tua, ngekos juga menuntut seseorang untuk bisa lebih bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Salah satu contohnya ialah bertanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi. Permasalahan ini kayaknya sederhana tapi nyatanya tricky, buktinya banyak banget mahasiswa yang harus makan seada-adanya di akhir bulan karena nggak bisa manage keuangan dengan baik. Padahal, kalau kita mau lebih disiplin dalam mengatur keuangan kita, sebenarnya kita bisa kok hidup sejahtera selama ngekos.

Ada banyak banget tips finansial sederhana di internet yang bisa diikuti anak kosan. Selain itu, penting untuk memiliki tabungan pribadi. Sebab, kita nggak pernah tahu akan ada apa di depan sana. Saya pernah mendadak sakit asam lambung yang membuat saya harus periksa ke tiga dokter berbeda. Semuanya ngasih obat yang beda-beda dan harganya nggak murah. Untungnya saat itu saya masih memiliki sedikit tabungan yang bisa digunakan untuk biaya periksa.

Contoh lain adalah tanggung jawab dengan diri sendiri. Banyak teman kuliah saya yang nggak pernah masuk kelas pagi karena nggak bisa memaksa dirinya untuk bangun pagi. Akhirnya mereka memutuskan untuk bolos kelas. Kalau udah kayak gini, kan kita yang rugi sendiri.

Baca Juga:

Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll

Asisten Pribadi Kepala Daerah, Jabatan Khusus Orang Tangguh dan Satset

Empat, Memiliki Tenggang Rasa

Keluarga paling dekat ketika ngekos ya sudah pasti tetangga kosan. Mereka yang bakalan kita mintai tolong ketika sedang susah, misalnya minjem uang, minta tolong temenin periksa ke dokter, hingga jadi narasumber untuk kebutuhan tugas.

Jangan lupa buat membalas jasa tetangga kosan. Jangan lupa bantuin mereka kalau mereka lagi susah.

Ngekos bukan hanya masalah pindah tempat tidur aja. Lebih dari itu, ngekos adalah proses mengambil semua tanggung jawab yang berkaitan dengan diri sendiri dan berlatih mengerjakannya sendiri. Banyak kok yang gagal jadi anak kos yang baik, dimusuhin sama tetangga-tetangganya, dimarahin terus sama ibu kosnya, simply karena dia ngga bisa mengatur dirinya sendiri. Semoga kita ngga menjadi golongan yang demikian, ya.

BACA JUGA Dari Anak Kos Untuk Ibu Kos atau tulisan Ali Achmad Zainuri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2019 oleh

Tags: mandiriNgekostanggung jawab
Ali Achmad Zainuri

Ali Achmad Zainuri

ArtikelTerkait

Hentikan Romantisasi Anak Pertama, Semua Anak Punya Beban dan Tanggung Jawab Juga Terminal mojok

Hentikan Romantisasi Anak Pertama, Semua Anak Punya Beban dan Tanggung Jawab Sama

20 Februari 2021
Percayalah, Naik Jabatan Itu Nggak Enak!

Percayalah, Naik Jabatan Itu Nggak Enak!

17 Januari 2023
Kuliah di Sleman dan Rumah di Bantul, Ngekos adalah Jawabannya

Kuliah di Sleman dan Rumah di Bantul, Ngekos adalah Jawabannya

22 Mei 2019
Katanya, Anak-anak di Jepang Itu Sangat Mandiri terminal mojok.co

Katanya, Anak-anak di Jepang Itu Sangat Mandiri

21 November 2021
Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll Mojok.co

Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll

3 Oktober 2024
Kondisi-kondisi Ngehek yang Jadi Penyebab Susah Tidur terminal mojok.co

Cara Ampuh Memperbaiki Jam Tidur Adalah dengan Memiliki Tanggung Jawab

1 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.