Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beberapa Hal yang Kebetulan Sama Antara Jagat Sinema BumiLangit dengan DC Extended Universe

Alif Akbar Rahmat Mauludi oleh Alif Akbar Rahmat Mauludi
5 September 2019
A A
Jagat Sinema Bumilangit satria dewa universe gundala mandala gatotkaca joko anwar hanung bramantyo superhero lokal mojok.co

Jagat Sinema Bumilangit satria dewa universe gundala mandala gatotkaca joko anwar hanung bramantyo superhero lokal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Film Gundala sebagai film pembuka dari Jagat Sinema BumiLangit telah rilis dan ditonton oleh sebanyak 174.013 penonton di hari pertama penayangan. Kesuksesan Gundala tentu tidak lepas dari tangan dingin seorang Joko Anwar, sutradara yang tak perlu kita pertanyakan lagi reputasinya. Menariknya, entah disengaja atau tidak, banyak kesamaan antara film Gundala dengan Batman, atau Jagat Sinema BumiLangit dengan DC Extended Universe.

Dilansir dari berbagai artikel, para pengarang cerita dari superhero atau jagoan lokal ini memang terinspirasi dari karakter superhero Amerika. Pak Hasmi selaku pencipta karakter Gundala mengaku bahwa dirinya terinspirasi oleh The Flash dalam menciptakan Gundala. Begitu pula dengan pak Widodo Noor Slamet atau Wid NS yang juga menciptakan karakter Godam berdasarkan karakter Superman.

ADVERTISEMENT

Tak perlu berlama-lama, berikut ini adalah beberapa kesamaan dari Gundala dengan Batman atau Jagat Sinema BumiLangit dengan DC Extended Universe. Tetapi sebelum membahasnya lebih lanjut, artikel ini mungkin berisi spoiler yang mungkin tidak ingin kamu ketahui sebelum menonton filmnya.

Pertama, ilustrasi karakter-karakter di Jagat Sinema BumiLangit yang dirilis pada pengumuman film-film yang akan ditayangkan oleh BumiLangit dalam beberapa tahun ke depan memiliki gaya yang sama dengan ilustrasi karakter-karakter DC di opening film DC.

Kedua, selain ilustrasi karakternya yang mirip. Beberapa karakternya sendiri pun juga memiliki beberapa gaya yang khas meskipun tidak sama seratus persen. Yakni Gundala, Godam, Sri Asih, dan Aquanus yang memiliki kesamaan dengan karakter Flash, Superman, Wonder Woman, dan Aquaman.

Ketiga, James Wan sebagai sutradara Aquaman, dan David Sandberg sebagai sutradara Shazam! adalah sutradara yang sukses dengan karya film horrornya yang termasuk dalam The Conjuring Universe. Begitu pula dengan Joko Anwar selaku sutradara Gundala yang juga sukses dengan beberapa film horornya seperti Pengabdi Setan.

Keempat, film Gundala tidak hanya menceritakan proses seorang Sancaka dari manusia biasa hingga memiliki kekuatan super. Melainkan juga menceritakan kehidupan masa kecil Sancaka yang penuh dengan perjuangan. Sama halnya dengan hampir semua film DC yang juga diawali dengan kehidupan masa kecil dari setiap superhero. Bahkan Sancaka dan Bruce Wayne sama-sama ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak masih kecil.

Kelima, Sancaka memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Pak Agung, seorang rekan kerjanya di sebuah percetakan koran. Hubungan keduanya mungkin sedikit mengingatkan kita pada Bruce Wayne dengan Alfred walaupun tidak terlalu mirip. Tetapi baik Alfred maupun Pak Agung sama-sama rela melakukan apapun untuk menolong orang terdekatnya itu dalam memerangi kejahatan. Selain Pak Agung, Sancaka juga cukup dekat dengan Ridwan Bahri. Seorang anggota dewan yang ia tolong ketika Ridwan Bahri hendak diserang oleh anak buah Pengkor. Ridwan Bahri yang sudah mendengar keberadaan Gundala sejak beberapa hari sebelumnya tentu senang akhirnya ia bisa bertemu dengan orang yang telah menolongnya itu. Sejak saat itulah mereka saling menolong untuk menjaga keamanan negara. Hubungan antara Sancaka dengan Ridwan Bahri ini juga mungkin mengingatkan kita dengan hubungan antara Bruce Wayne dan James Gordon yang juga saling membantu dalam menjaga keamaan Gotham.

Baca Juga:

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

8 Film Indonesia yang Overrated, Harusnya Nggak Perlu Dipuja Seheboh Itu

Keenam, Pengkor rupanya memiliki banyak anak buah yang tersebar dan memiliki keahlian masing-masing. Karakter-karakter villain dalam jumlah cukup banyak ini tentu sangat mirip dengan kumpulan musuh-musuh Batman yang membentuk Suicide Squad. Bahkan beberapa di antara anak buah Pengkor sendiri punya ciri khas yang mirip dengan karakter Suicide Squad seperti karakter Desti Nikita yang diperankan Asmara Abigail yang mirip dengan Harley Quinn, kemudian juga ada karakter Adi Sulaiman yang punya ketawa khas seperti Joker.

Terakhir, kemunculan seorang jagoan wanita di film Gundala yang datang menolong Sancaka sama halnya dengan kedatangan Wonder Woman yang datang menolong Batman dan Superman melawan Doomsday di Batman v Superman: Dawn of Justice.

Persamaan-persamaan tersebut hanyalah cocokologi untuk hiburan semata. Mungkin memang disengaja atau tidak, yang jelas kita patut berbangga Indonesia telah berhasil memulai sebuah era baru di dunia perfilman yang seolah tak ingin kalah dengan karya-karya Hollywood. (*)

BACA JUGA CGI di Perfilman Indonesia yang Semakin Baik dan Patut Diapresiasi atau tulisan Alif Akbar Rahmat Mauludi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2019 oleh

Tags: Bumilangit Cinematic Universedc extended universegundalajagat sinema bumilangit
Alif Akbar Rahmat Mauludi

Alif Akbar Rahmat Mauludi

ArtikelTerkait

Jagat Sinema Bumilangit satria dewa universe gundala mandala gatotkaca joko anwar hanung bramantyo superhero lokal mojok.co

Jagat Sinema Bumilangit vs Satria Dewa Universe. Superhero Local Pride Mana yang Lebih Keren?

25 Agustus 2020
5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

23 Oktober 2022
film gundala

Film Gundala yang Sama Bagusnya dengan Trailer: No Spoiler Review

2 September 2019
gelisah karena gundala

Gelisah Karena Gundala: Harapan Baru Jagat Perfilman Indonesia

11 September 2019
sancaka

Sancaka di Gundala: Penyebar Virus Literasi dari Jagat Sinema Bumilangit

9 September 2019
8 Film Indonesia yang Overrated, Harusnya Nggak Perlu Dipuja Seheboh Itu Terminal Mojok.co

8 Film Indonesia yang Overrated, Harusnya Nggak Perlu Dipuja Seheboh Itu

23 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
TransJatim Dibenci, tapi Ia Penyelamat Mahasiswa Surabaya (Wikimedia Commons)

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

22 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.