Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyumas, Sebaik-baiknya Tempat Pensiun untuk Mereka yang Bercita-cita Memiliki Rumah Impian dan Slow Living

Ratih Yuningsih oleh Ratih Yuningsih
2 Agustus 2025
A A
Banyumas, Sebaik-baiknya Tempat Pensiun untuk Mereka yang Bercita-cita Memiliki Rumah Impian dan Slow Living

Banyumas, Sebaik-baiknya Tempat Pensiun untuk Mereka yang Bercita-cita Memiliki Rumah Impian dan Slow Living (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyumas secara keseluruhan adalah tempat ideal untuk pensiun dan slow living. Ini buktinya.

Banyak orang mulai mencari daerah yang sekiranya nyaman untuk dijadikan tempat pensiun. Hal ini dimanfaatkan para developer sebagai ajang promosi untuk memasarkan proyek hunian yang mereka kerjakan. Menceritakan setiap keunggulan daerah tersebut, serta memberikan contoh tipe rumah ideal untuk lansia.

Kebanyakan isi artikel akan menyebutkan segelintir kota dengan nuansa keindahan alam. Alasannya menekankan bahwa saat usia pensiun ingin terhindar dari bisingnya kota dan senantiasa menghirup udara segar. Ada juga yang merekomendasikan kota modern karena bakal mudah mewujudkan semua keinginan.

Di antara kota-kota yang pernah dibahas, saya ingin mengungkapkan bahwa ada kabupaten yang sangat layak dijadikan sebagai tempat pensiun. Tempat itu adalah Banyumas yang terkenal dengan wisata Baturraden dan Gunung Slamet. Pastinya nggak akan kalah dengan rekomendasi kota lain.

Sebenarnya salah satu kecamatan di Banyumas sudah ada yang digaung-gaungkan sebagai tempat apik untuk pensiun. Di mana lagi kalau bukan Purwokerto. Karena Banyumas itu luas sekali, rasanya sayang sekali jika hanya berkiblat pada Purwokerto yang kini berubah menjadi perkotaan. Semua orang harus melihat Banyumas dari berbagai sisi, khususnya di beberapa daerah pegunungan.

Tanah di Banyumas tergolong murah

Saya sangat merekomendasikan Banyumas sebagai tempat pensiun untuk mereka yang bercita-cita mempunyai rumah sederhana. Tanah di Banyumas itu masih murah sekali, dijual dengan hitungan ubin. Harga dimulai dari Rp1,8 juta sampai Rp12 juta, disesuaikan dengankestrategisan daerah tersebut.

Saya baru mendengar kalau tetangga menjual tanah seharga Rp1,8 juta per ubinnya. Akses jalan lokal menuju tanah tersebut menggunakan aspal yang mulus. Cukup menempuh waktu 10 menit mengendarai motor menuju jalan nasional. Dekat dengan SD, tempat ngaji, dan toko kelontong. Rumah satu dengan rumah lainnya berdekatan sehingga tidak bisa dianggap pelosok.

Hal ini tentunya merupakan angin segar bagi mereka yang sedang berjuang dengan gaji yang pas-pasan. Cukup membeli tanah sepuluh ubin dengan total harga Rp18 juta bisa dijadikan sebagai tempat untuk membuat rumah. Luas tanah segitu cukuplah kalau dijadikan rumah minimalis yang memiliki ruang tamu, dapur, kamar mandi, tiga kamar tidur, dan ruang keluarga.

Baca Juga:

Mojokerto, Opsi Kota Slow Living yang Namanya Belum Sekencang Malang, tapi Ternyata Banyak Titik Nyamannya

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Tukang bangunan murah dan profesional

Memutuskan untuk pensiun berarti harus menyediakan tempat tinggal. Jangan ragu untuk menggunakan tenaga lokal saat membangun rumah di Banyumas. Hal ini dikarenakan banyak orang Banyumas yang merantau sebagai tukang bangunan. Pengalaman yang didapat selama bekerja membuat mereka paham betul bagaimana membangun tembok yang kokoh dan merenovasi rumah agar estetik. Mereka juga bisa merencanakan anggaran biaya untuk membeli material. 

Bayarannya sendiri biasa menggunakan sistem harian, untuk tukang batu profesional sekitar Rp100 ribu, sedangkan kernet Rp80 ribu. Gajinya dibayarkan seminggu sekali. Setiap hari pemilik rumah harus memberikan cemilan dan kopi yang dikonsumsi ketika jam sepuluh pagi, menu makan siang, dan rokok.

Orang Banyumas ramah

Orang Banyumas memiliki tata krama yang baik, suka tolong-menolong, serta soft spoken. Hal ini tentunya memberikan rasa nyaman ketika memutuskan untuk giat masyarakat. Karena di Banyumas warganya aktif mengadakan acara seperti Agustusan, kerja bakti, ronda, yasinan, kenduri, dan acara memperingati hari besar Islam.

Warga Banyumas juga suka tolong-menolong. Jadi, kamu nggak perlu bingung saat mengalami kesulitan karena tetangga bakal inisiatif buat bantu. Mereka juga memiliki empati yang kuat sehingga tidak membuatmu merasa kesepian ketika sedang bersedih.

Bahan masakan tersedia di belakang rumah dan gratis

Banyak rumah yang dekat dengan kebun yang menyediakan berbagai jenis bahan makanan. Seperti pepaya, singkong, dan nangka yang bisa dimasak jadi tumis atau sayur berkuah. Tanah di sini juga cocok untuk ditanami berbagai jenis sayuran seperti kacang panjang, manisa, timun, cabai, dan masih banyak lagi.

Pokoknya kalau tinggal di Banyumas dijamin nggak bakal kelaparan. Asal nggak pilah-pilih makanan, semuanya bisa dijadikan sebagai menu. Untuk protein seperti ayam di sini juga murah, berkisar Rp32 ribu per kilonya. Harga beras bervariatif tergantung dengan kualitasnya, mulai dari Rp12 ribu.

Cocok untuk berkebun

Salah satu sumber menghasilkan cuan adalah berkebun. Jika masa tuamu ingin tetap berpenghasilan, maka hidup di Banyumas merupakan pilihan yang tepat. Tanaman yang paling banyak diminati di sini adalah jenitri. Komoditi ekspor satu ini banyak ditanam karena terbukti menghasilkan cuan yang gede, terlebih jika menemukan buah dengan motif unik bisa dijual dengan harga jutaan.

Beberapa warga juga mulai melirik menanam genje alias biji bengkuang yang dibandrol harga Rp170 ribu per kilogram. Buah vanili kering yang harganya mencapai jutaan. Dan perkebunan durian yang sudah jelas cuannya.

Banyak wisata alam

Banyumas jauh dari hiruk pikuk dunia industri yang menjadikannya memiliki banyak lahan perkebunan. Membuat udara terasa asri dan kadang berkabut di pagi hari. Saat malam hari masih bisa melihat gugusan bintang.

Di sini juga banyak tersedia wisata alam seperti Baturraden, curug, dekat dengan pantai Kebumen, dan masih banyak lagi. Kalau mau refreshing yang dekat rumah, bisa lihat sawah yang menggunakan sistem terasering. Rasanya indah sekali, apalagi menikmati pemandangan sambil menikmati sepoi-sepoi angin. Pikiran langsung plong seketika. 

Yang hobi mancing juga cocok banget tinggal di Banyumas. Karena di sini banyak sekali sungai dengan air yang jernih dan banyak ikan. Seperti ikan mujair, ikan nilem, belut, udang, dan kepiting yang bisa dijadikan opsi protein gratis. Setelah mancing, bisa berenang di kedung.

Itulah beberapa hal yang menguatkan alasan agar kalian semakin yakin untuk pensiun di Banyumas. Tentunya harus melakukan riset terlebih dahulu tempatnya. Biar nggak zonk dan dapat menikmati hari tua dengan nyaman.

Penulis: Ratih Yuningsih
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sisi Gelap Purwokerto yang Harus Kalian Pahami sebelum Memutuskan Hijrah dan Pensiun di Kota Satria.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2025 oleh

Tags: banyumaskota untuk pensiunslow livingtempat pensiuntempat pensiun ideal
Ratih Yuningsih

Ratih Yuningsih

Seorang perempuan petualang yang menjadikan dunia sebagai buku bacaannya. Memiliki mimpi besar untuk menjejaki setiap sudut bumi, demi mengumpulkan fragmen kehidupan dan membagikan cerita yang mampu menyatukan hati setiap penghuninya

ArtikelTerkait

Jalur Gumilir Banyumas di Bendungan Gerak Serayu Mencekam (Unsplash)

Tikungan Tajam dan Geng Motor Membuat Resah Pengguna Jalur Gumilir Banyumas di Sekitar Bendungan Gerak Serayu

5 November 2023
Purwokerto Adalah Daerah yang Paling Susah Didefinisikan (Pexels)

Purwokerto Adalah Daerah Paling Aneh karena Bukan Kota, Kurang Pas Disebut Kabupaten, Apalagi Menjadi Kecamatan. Maunya Apa, sih?

15 Januari 2025
Soto Kriyik Purbalingga Nggak Kalah Enak dari Sroto Banyumas yang Legendaris Mojok.co

Soto Kriyik Purbalingga Nggak Kalah Enak dari Sroto Banyumas yang Legendaris

24 September 2025
Kecamatan Lumbir Banyumas-Cilacap yang Indah tapi Mengancam (Unsplash)

Kecamatan Lumbir Banyumas, Jalur Penghubung dengan Cilacap yang Indah tapi Mengancam Pengendara

15 November 2023
Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

9 Maret 2024
Soreang, Tempat Pensiun Paling Ideal di Kabupaten Bandung

Soreang, Tempat Pensiun Paling Ideal di Kabupaten Bandung

16 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar Mojok.co

Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar

5 Januari 2026
Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh dan Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah” Mojok.co

Muak 30 Tahun Menyandang Nama Acep Saepulloh karena Sering Diejek “Abdi Kasep Sumpah Demi Allah”

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.