Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warga Bangkalan Madura Lebih Butuh Transportasi Antar Kabupaten di Madura daripada Bangkalan-Surabaya

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
19 Juli 2024
A A
Warga Bangkalan Madura Lebih Butuh Transportasi Antar Kabupaten di Madura daripada Bangkalan-Surabaya Mojok.co

Warga Bangkalan Madura Lebih Butuh Transportasi Antar Kabupaten di Madura daripada Bangkalan-Surabaya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengoperasian Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya semakin dekat. Kabarnya, bus tersebut akan beroperasi pada September 2024 kalau tidak ada aral melintang. Namun, tidak semua warga Madura antusias terhadap kabar itu, khususnya warga Bangkalan Madura seperti saya. Sebab, rute bus tersebut tetap sulit diakses oleh warga yang tinggal di pelosok desa. 

Di samping rutenya yang sulit diakses oleh warga yang tinggal di pelosok, saya rasa Bus Trans Jatim Bangkalan-Madura ini tidak begitu urgent. Daripada akses ke Surabaya, warga lebih butuh akses ke kabupaten-kabupaten di Madura. Kalau boleh menamainya, saya akan menyebutnya dengan Bus Trans Madura. 

Bangkalan terlalu akrab dengan Surabaya daripada Madura sendiri

Saya tidak menampik manfaat dari Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya. Hanya sekali lagi, ada transportasi lain yang menurut saya juga perlu diperhatikan adalah yakni Bus Trans Madura. Sebuah transportasi dengan harga terjangkau dan menghubungkan seluruh kabupaten di Madura. Sebab, betul yang dikatakan Mas Naufal dalam artikelnya yang berjudul Madura Justru Amat Butuh Kereta Api!, warga Bangkalan lebih dekat dengan Surabaya daripada Madura sendiri.

Contoh paling mudah, orang Bangakalan Madura akan mencari hiburan ke Surabaya daripada yang ada di Pulau Madura. Selain wisata di Surabaya memang cukup beragam, wisata yang ada di Madura sangat sulit untuk dijangkau. Berwisata di Madura berani perlu ekstra dana dan energi lebih. 

Itu mengapa banyak orang Madura yang merasa asing dengan Maduranya sendiri, termasuk warga Bangakalan. Misalnya, cukup banyak teman saya orang Bangkalan Madura, terutama yang menetap di kota, tapi tidak tahu wisata sejarah di kabupaten sendiri. Contohnya, ada teman kampus saya yang katanya bangga jadi orang Bangkalan, tapi seumur hidup belum pernah ke Bukit Geger. Padahal, bukit ini dipercaya sebagai lokasi pertama penghuni Madura menginjakkan kaki.

Luas Pulau Madura nggak cuma seuprit

Jawaban mengapa orang Bangkalan lebih dekat dengan Surabaya daripada Madura sendiri adalah karena wilayah Madura itu sangat luas. Jangankan pulau Madura, luas kabupaten Bangkalan saja hampir 4 kali luas Surabaya. Dengan wilayah begitu luas, akses wisata disini tentu sulit. Termasuk transportasinya. Belum lagi jalan raya yang tak menjamin bisa mulus.

Itu mengapa keberadaan transportasi publik yang murah dan terjangkau sangat membantu orang Madura menjelajahi tanahnya sendiri. Misalnya, di Madura Timur (Sumenep dan Pamekasan) sering sekali ada kegiatan kebudayaan. Dan saya akui memang, perkembangan seni dan budaya di Madura Timur cukup signifikan daripada di kabupaten saya. Sayangnya, mimpi saya untuk mengunjungi acara-acara kebudayaan itu terkendala oleh transportasi umum.

Nah, tersedianya Bus Trans Madura, saya yakin akan meningkatkan antusiasme masyarakat Madura pada kegiatan kebudayaan dan tentu saja mendorong perekonomian masing-masing kabupaten. Sebab, persebaran manusianya lebih aktif. Kalau Bus Trans Bangkalan-Surabaya, dampaknya tentu hanya menopang ekonomi Surabaya yang sudah mentereng. Coba pikirkan, ngapain orang Surabaya mau keliling Bangkalan, hah?

Baca Juga:

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Masih banyak orang yang sekolah atau bekerja antar kota

Saya sudah menulis di Terminal Mojok soal ketimpangan kualitas pendidikan di Bangkalan Madura, Bangkalan Madura Gudangnya Masalah Pendidikan, Anak-anak Terancam Nggak Bisa Lanjut SMA . Polemik itu membuat siswa dari pelosok desa memilih untuk sekolah di kota. Sementara jarak yang mereka tempuh bukan hanya satu atau dua kilometer saja, tapi puluhan, bahkan ada yang 30 kilometer. Banyak dari siswa ini yang menggunakan transportasi umum untuk menuju sekolah. 

Belum lagi orang-orang yang kuliah di Universitas Trunojoyo Madura. Sebagai universitas negeri satu-satunya di Pulau Madura, perguruan tinggi ini jadi pilihan bagi berbagai mahasiswa yang tersebar di berbagai penjuru Madura. Sementara Universitas Trunojoyo Madura terletak di ujung barat pulau. 

Nggak hanya itu, transportasi umum yang memadai juga dibutuhkan oleh banyak pekerja yang sering bolak-balik antar kabupaten di Madura. Dahulu, ketika saya sekolah, saya sering berdesak-desakan dengan pekerja dari kabupaten sebelah yang bekerja di kabupaten saya. Kalau sudah penuh, saya kadang terpaksa harus menghadap belakang sehingga membuat saya mabuk dan mual.

Transportasi umum modal jadi daerah mandiri

Saya rasa penjelasan di atas cukup untuk menjelaskan kenapa Trans Madura lebih urgent daripada Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya. Bukannya ingin menampik manfaat dari Bus Trans Jatim Bangkalan-Madura, hanya saja Bus Trans Madura lebih kaya manfaatnya bagi warga Madura.  Tulisan ini sekaligus menjadi kritik bagi proyek sasus kereta api Madura yang mau direvitalisasi. Daripada ngurus kereta api yang menurut saya cukup sulit, mending bikin Bus Trans Madura saja. Lebih realistis. 

Perkara transportasi umum saja masih kewalahan, bagaimana Madura bisa menjadi daerah yang mandiri. Terlebih jadi provinsi sendiri. Saya rasa itu impian yang sangat jauh, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu daerah ini selesaikan. 

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraBus Trans Jatim Bangkalan-MaduramaduraTransportasi
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja Mojok.co

Bangkalan Madura, Gambaran Nyata Kawasan Metropolitan Paling Gagal, Bukannya Berkembang Malah Makin Timpang

18 Mei 2025
Pengalaman Mudik Perdana dari Jogja ke Madura: Derita Menahan Kencing Berjam-jam

Pengalaman Mudik Perdana dari Jogja ke Madura: Derita Menahan Kencing Berjam-jam

14 April 2023
Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi Mojok.co

Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Pasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

4 Januari 2024
ranggalawe bendera majapahit berdiri tahun 1293 M bonek bondho nekat mentalitas asal-usul surabaya sejarah madura menakjingga mojok

Ranggalawe dan Raden Wijaya: dari Sahabat Jadi Saling Babat

16 Oktober 2020
Pilkada Bangkalan Madura Nggak Menarik: kalau Mau Tausiyah Lebih Baik di Masjid, Jangan di Panggung Politik

Pilkada Bangkalan Madura Nggak Menarik: kalau Mau Tausiyah Lebih Baik di Masjid, Jangan di Panggung Politik

28 September 2024
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.