Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

Erfransdo oleh Erfransdo
19 Juni 2025
A A
Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) top memang impian banyak siswa. Banyak pula yang berpikir bahwa masuk PTN top akan mudah mencari pekerjaan ketika sudah lulus nanti. Kuliah di kampus bergengsi juga dapat menjadi kebanggaan tersendiri karena tidak semua orang bisa melakukannya. Apalagi kalau sudah memakai almamater kebanggaan.

Setiap siswa punya kesempatan yang sama untuk bisa kuliah di kampus impiannya asalkan berusaha keras. Masuk kampus negeri yang menjadi incaran banyak siswa sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Namun pertanyaannya, kamu mampu nggak keluar dari kampus tersebut? Beberapa mahasiswa yang kuliah di kampus top bilang kalau masuknya saja yang gampang, tapi keluarnya sulit.

Tidak ada salahnya jika bangga bisa masuk PTN top, tapi jangan terlalu berlebihan. Sebab, kamu akan mulai merasakan persaingan yang sebenarnya saat sudah menjalani perkuliahan. Masuknya bisa, tapi keluarnya belum tentu demikian.

Banyak mahasiswa di PTN top yang DO karena merasa kesulitan menerima pembelajaran di kelas

Masuk UI atau ITB mungkin bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa. Namun kebanggaan itu tidak akan bertahan lama karena selebihnya kita yang harus berjuang di kampus tersebut. Jika dapat mengimbangi pembelajaran di kelas, mungkin tidak akan menjadi masalah berarti. Berbeda jika di tahun pertama saja sudah sangat kesulitan hingga IPK jeblok tak karuan.

Beberapa mahasiswa bahkan memutuskan untuk DO dari kampusnya karena merasa kesulitan dalam menerima pembelajaran di kelas. Sering juara saat di sekolah belum tentu dapat menjadi nomor satu di perkuliahan. Bisa saja juara satu di sekolah tapi menjadi yang terbawah ketika sudah masuk kuliah karena persaingan yang berat di kampus, terlebih di PTN top.

Tidak bisa bertahan karena merasa salah jurusan sebab mendaftar tidak sesuai minat asalkan masuk kampus impian

Banyak siswa yang memilih jurusan yang bukan passion-nya namun tetap dipaksakan asalkan bisa masuk kampus impian. Mereka memilih jurusan yang mudah masuknya asalkan bisa memakai almamater impiannya. Padahal masih ada kesempatan untuk bisa masuk ke jurusan sesuai keinginan jika mendaftar di kampus lain. Namun karena ambisi masuk PTN top, beberapa siswa tidak memikirkan dampak jangka panjangnya.

Akibat dari asal-asalan memilih jurusan, banyak mahasiswa yang pada akhirnya tidak bisa mengikuti perkuliahan dengan baik sehingga tidak bisa bertahan lama di kampusnya. Alhasil, beberapa di antara mereka pun memilih untuk mengundurkan diri dan mendaftar di kampus lain dengan jurusan yang memang menjadi passion-nya. Beberapa juga ada yang masih bertahan karena terpaksa, bahkan ada yang hingga lulus.

Tidak apa masuk di kampus pilihan kedua atau ketiga asalkan sesuai minat daripada masuk kampus impian tapi hilang arah karena salah jurusan

Masuk PTN top tidak akan menjamin kamu bisa mudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji selangit. Saat lulus, kamu harus bersaing dengan kandidat lain dari banyak kampus. Jika kalah bersaing dalam hal kemampuan, kamu akan terdepak meski lulusan dari kampus ternama. Apalagi jika kamu lulus dari kampus ternama namun tidak mengerti apa yang sudah dipelajari selama kuliah.

Baca Juga:

4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Pilihlah jurusan atau program studi yang memang kamu inginkan, bukan kampus yang ingin kamu kejar. Tidak masalah jika kapasitasmu memang mampu untuk masuk jurusan impian di kampus impian. Namun jika memang dirasa tidak memungkinkan, jangan memaksakan apalagi memilih jurusan asal-asalan demi bisa masuk kampus top. Kebanggaan masuk PTN top hanyalah sesaat, selebihnya berjuang keras agar bisa keluar (lulus) dari kampus tersebut.

Setiap siswa tentu punya tujuan dan prioritasnya masing-masing dalam memilih kampus dan jurusan. Jika sudah berhasil masuk, maka kamu harus bertanggung jawab atas pilihanmu tersebut kalau memang tidak mau berhenti di tengah jalan.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sekolah Hanya Bangga pada Muridnya yang Keterima di Kampus Negeri, Sisanya Remah-remah, Dianggap Saja Tidak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2025 oleh

Tags: kampus negerikampus PTNptnPTN Indonesia
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Perjuangan Jadi Sarjana Pertama di Keluarga: Gagal SNBT dan UTBK, Masuk Jalur Mandiri, hingga Kebingungan Bayar Kuliah Mojok.co

Perjuangan Jadi Sarjana Pertama di Keluarga: Gagal SNBT dan UTBK, Masuk Jalur Mandiri, hingga Kebingungan Bayar Kuliah

4 Juni 2025
Alasan Saya Betah Kuliah di UNY hingga S2 dari Awalnya Asal Pilih Saja Mojok.co

Alasan Saya Masuk dan Betah Kuliah di UNY hingga S2 dari Awalnya Asal Pilih Saja

25 September 2025
Nggak Usah Sedih, Jadi Mahasiswa PTN Tak Harus Melalui Jalur SNMPTN terminal mojok

Nggak Usah Sedih, Jadi Mahasiswa PTN Tak Harus Melalui Jalur SNMPTN

25 Maret 2021
Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

Sisi Gelap Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, Kampus Murah yang Nggak Semua Orang Bisa Betah

18 Oktober 2025
5 Penderitaan Mahasiswa di Kampus Negeri Medioker yang Nggak Diketahui Orang Banyak

5 Penderitaan Mahasiswa di Kampus Negeri Medioker yang Nggak Diketahui Orang Banyak

20 September 2025
Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

9 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Desa Penundan, Surga Dunia bagi Sopir Truk dan Bus yang Melewati Jalan Alas Roban Mojok.co

5 Larangan Tak Tertulis yang Wajib Dipatuhi Pengendara Saat Melintasi Alas Roban

10 Februari 2026
Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor (Unsplash)

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor

11 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar Mojok.co

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

12 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan
  • Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman
  • Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan
  • Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir
  • Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja
  • Jakarta Kota “Pembunuh” Nurani: Orang Jatuh malah Ditekan, Lebih Ringan Beri Makan Anak Kucing ketimbang Anak Manusia yang Kelaparan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.