Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Baleno Hatchback: Optimis Sanggup Menggeser Yaris dan SUV Turbo-turboan

Setyo Gundi Pramudo oleh Setyo Gundi Pramudo
20 Juni 2022
A A
Baleno Hatchback: Optimis Sanggup Menggeser Yaris dan SUV Turbo-turboan

Baleno Hatchback: Optimis Sanggup Menggeser Yaris dan SUV Turbo-turboan (Instagram @suzuki_id)

Share on FacebookShare on Twitter

Baleno hatchback (HB) hadir beberapa waktu lalu, dan (katanya) menantang pemain lama yang sudah ngetop, Jazz dan Yaris. Seperti biasa, Suzuki hadir lebih “sederhana” dari pemain lama, berharap bisa mengambil hati konsumen penyuka hatchback. Tidak ada head unit layar sentuh dan kamera mundur tidak membuat si Baleno ciut nyali. Berslogan “complete hatchback“, nyatanya fiturnya cukup kekinian. Smart entry keyless dan pasangannya start/stop engine button dilengkapi pengaturan stir tilt dan teleskopik cukup membuat Yaris dan Jazz gerah.

(((Skena))) hatchback memang sedang mengalami perubahan yang signifikan. Yaris kian bersolek, Jazz mundur memberi tempat City hatchback, Mazda 2 menyesuaikan harga supaya bisa bersaing lagi, dan Rio mengucapkan selamat tinggal. Meski begitu, Baleno tetap setia dengan kesederhanaannya, hanya bersolek tipis-tipis aja. Yang terlihat jelas hanyalah penampilan mencoba lebih sporty mengikuti selera orang Indonesia dan cukup memberi head unit layar sentuh sederhana, yang penting ada bluetooth-nya.

Tapi, meski beberapa pesaing lama terlihat menahan diri, rupanya cobaan buat Baleno tidak surut juga. Di segmen harga yang sama, tiba-tiba muncul SUV kecil turbo-turboan. Belum lagi pembebasan PPNBM untuk pesaing-pesaingnya, membuat para sales Suzuki memilih menawarkan ertiga atau XL7 saja. Tapi sebenarnya tidak perlu berkecil hati, rezeki udah ada yang mengatur.

Namun, tidak perlulah kita memikirkan SUV kecil turbo-turboan tersebut. Mari kita bahas fitur-fitur Baleno hatchback ini. Kita akan lihat produk serupa yang sudah rilis di India sebagai perbandingan. Biasanya, fitur yang rilis di India, akan muncul di Indonesia. Tapi, saya rasa harus ada penyesuaian. Apa saja fitur tersebut? Mari kita bahas.

#1 Transmisi

Baleno HB di India menggunakan transmisi AGS/AMT, sama seperti Karimun dan Ignis. Banyak review negatif tentang performa transmisi ini, meskipun sebetulnya punya keunggulan juga. Transmisi AGS/AMT bisa menggunakan dua mode, yaitu manual dan otomatis secara bergantian dan riil, tidak seperti CVT yang hanya virtual pada mode manualnya.

Sebenarnya transmisi ini cukup fungsional karena bisa menyesuaikan medan yang ada. Hanya saja, pengalaman buruk AGS pada Ignis dan Karimun harus dibenahi, serta memberi waktu konsumen untuk merasakan perbaikan itu. Jika tidak ada perbaikan, lebih baik tetap menggunakan transmisi yang ada sekarang ini, bonusnya bisa ditambah paddle shifter.

#2 Mesin

Mesin Baleno yang lama sebenarnya sudah cukup bertenaga dan hemat, sebab Baleno memang mobil kota banget. Situasi ini tidak menuntut tenaga yang besar. Tetapi, untuk bersaing dengan kompetitornya ini tidak akan cukup. Opsinya bisa menggunakan mesin Ertiga K15B yang juga cukup irit dan lebih bertenaga, dan atau diberikan fitur idling stop. Lebih masif lagi kalau teknologi Hybrid Ertiga diaplikasikan ke mobil ini, karena akan seimbang melawan teknologi turbo pesaingnya di rentang harga yang sama.

#3 Desain

Desain selalu masalah selera, tetapi untuk hatchback mutlak harus sporty dibandingkan elegan. Berbeda dengan selera orang India, butuh penyesuaian desain yang lebih sporty agar dilirik konsumen Indonesia. Komplain konsumen dengan desain Baleno HB lawas tahun 1997 harus menjadi pertimbangan pihak Suzuki.

Baca Juga:

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

#4 Fitur

Fitur eksterior Baleno HB saat ini sudah cukup mumpuni. Yang perlu ditingkatkan tentu fitur interior. Yang tidak boleh dihilangkan atau dikurangi tentu fitur tilt and telescopic, wiper intermitten, serta AC auto climate-nya. Cruise control harus dipertimbangkan baik-baik, mengingat penggunaan di dalam kota yang mungkin akan sangat jarang digunakan.

Supaya setir bagian kanan tidak kosong, bisa diisi tombol pengaturan MID dan atau tombol mode sport/eco jika akan ditambahkan. Ini lebih baik daripada cruise control, apalagi jika nanti sudah ada paddle shifter. Yang cukup mengganggu di Baleno HB saat ini adalah banyaknya ruang tombol kosong di samping tombol pengaturan ketinggian lampu utama dan sensor parking.

Mestinya ini bisa diisi, selain tombol idling stop, bisa ditambah ESP misalnya. Sehingga tidak kosong terlalu banyak. Lampu otomatis (auto headlamp) mestinya juga bisa ditambahkan, seperti kepunyaan Ertiga Hybrid itu.

Fitur yang paling krusial diperbaiki tentu saja fitur entertainment-nya. Apalah arti sebuah hatchback tanpa entertainment yang keren. Headunit lawas aftermarket saat ini jelas harus diganti yang lebih baik dan terintegrasi. Konektivitas smartphone Android Auto/Apple Car Play jadi fitur wajib. Fitur Suzuki Connect akan membuat hatchback lain macam Yaris dan City HB pusing kepala, apalagi ditambah kualitas audio mumpuni, misalkan besutan Artemis seperti di India.

Perubahan-perubahan di atas akan membuat Baleno hatchback kembali bersaing dengan hatchback lain, bahkan dengan small SUV yang kedatangannya membuat heboh. Pada akhirnya yang paling penting dari itu semua adalah harga. Penambahan sekitar 10-15 juta dan masih di bawah rentang psikologis 300 juta akan membuat calon pembeli hatchback merk lain berpaling ke Baleno hatchback. Dan tentu saja, loyalis Suzuki lama tidak akan berpaling ke merk lain saat akan memperbaharui unitnya. Berkaca pada inovasi Ertiga Hybrid, Suzuki pasti bisa melakukannya.

Sumber gambar: Instagram @suzuki_id

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2022 oleh

Tags: balenohatchbacksuzuki
Setyo Gundi Pramudo

Setyo Gundi Pramudo

Penulis otomotif dan pencinta Suzuki.

ArtikelTerkait

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Suzuki Smash Titan 2011, Motor Super Bandel Saksi Bisu Perjalanan Hidup

18 Juli 2023
Suzuki Karimun Wagon R Boleh Mati, tapi Ia Mati Terhormat

Suzuki Karimun Wagon R Boleh Mati, tapi Ia Mati Terhormat

1 Desember 2025
Suzuki New Ertiga

Nggak Suka Xpander? Coba Lirik All New Ertiga

17 November 2021
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.