Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

Bakuchiol, Bahan Skincare Newbie Pengganti Retinol yang Minim Efek Samping

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
14 April 2021
A A
Bakuchiol, Alternatif Pengganti Retinol yang Minim Efek Samping terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan skincare di Indonesia sangat pesat beberapa tahun belakangan ini. Setiap saat pasti ada produk skincare baru yang diharapkan bisa memecahkan permasalahan kulit para warga +62. Inovasi demi inovasi terus dilakukan yang bikin pilihan skincare jadi semakin beragam. Salah satu inovasi yang mulai hangat dibicarain akhir-akhir ini adalah serum bakuchiol.

Nama bakuchiol mungkin belum terlalu dikenal secara luas di Indonesia. Saya pun baru pertama kali mendengar istilah “bakuchiol” dari Mbak saya yang punya kerja sambilan jualan skincare. Nyatanya, bahan vegan yang didapatkan dari tumbuhan Babchi atau Psoralea corylifolia ini lagi naik daun, lho. Banyak muncul pula penelitian terkait bakuchiol karena bahan ini digadang-gadang bisa melengserkan tahta retinol yang selama ini sangat agung di dunia per-skincare-an. Sebenarnya, kenapa sih bakuchiol begitu disanjung-sanjung sementara retinol mulai ditinggalkan?

Retinol yang merupakan derivatif vitamin A ini sering banget direkomendasikan untuk digunakan oleh orang-orang berusia 20 tahunan ke atas karena dianggap bisa menstimulasi kolagen, menguatkan skin barrier, sampai menghilangkan garis kerutan dan tanda-tanda penuaan di wajah. Efeknya menggiurkan banget, kan? Retinol juga gampang dicari di banyak jenis skincare, termasuk di dalam serum, eye cream, dan pelembab. Tapi pemakaian retinol ini bikin dilema, terutama bagi pemilik kulit sensitif lantaran berpotensi menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga kulit kering. Duh.

Bagi kalian yang pengin merasakan kehebatan retinol, tapi nggak mau mengalami risiko yang mungkin mencelakakan kulit, tenang saja… Sekarang sudah ditemukan skincare dengan kandungan bakuchiol yang cara kerja dan efeknya mirip-mirip sama retinol. Retinol ini kudu berhati-hati dengan si bakuchiol yang sama-sama punya efek menjanjikan, tapi dengan efek samping yang sangat minim.

Bakuchiol sebenarnya bukan pertama kali ini dipakai secara topikal di kulit manusia karena pengobatan tradisional di Tiongkok dan India sudah lebih dulu memakai tumbuhan ini. Di industri dan pasar skincare dunia pun bakuchiol sudah dipakai sejak tahun 70-an. Jadi, dia bukan lagi pendatang baru, Mylov.

Berdasarkan jurnal berjudul Prospective, Randomized, Double-blind Assessment of Topical Bakuchiol and Retinol for Facial Photoageing yang diteliti dan ditulis oleh Dhaliwal, dkk. ditemukan bahwa bakuchiol dan retinol sama-sama bisa menyamarkan kerutan dan hiperpigmentasi di kulit secara signifikan. Akan tetapi, pengguna retinol dilaporkan mengalami perih dan pengelupasan pada kulitnya, berbanding terbalik dengan pemakai bakuchiol yang merasakan bahwa bahan tersebut jauh lebih gentle saat diaplikasikan ke kulit. Bakuchiol juga memaksimalkan pergantian sel di kulit yang kemudian bakal mendorong produksi kolagen dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Siapa saja yang boleh pakai skincare dengan bahan dasar bakuchiol? Untuk kalian yang punya masalah berupa kulit sensitif dan/atau berjerawat, skincare ber-bakuchiol boleh banget masuk ke dalam wishlist. Kandungan anti-inflamasi dan anti-bakteri bisa mengurangi dan menenangkan kemerah-merahan pada kulit sensitif. Jerawat yang meradang juga insya Allah bisa terhempas pakai skincare ber-bakuchiol. Begitu juga dengan pemilik kulit dengan eczema dan dermatitis, boleh lho ikutan menjajal.

Bagi ibu hamil dan menyusui juga bisa pakai skincare dengan kandungan bakuchiol. Saya tahu kalau bumil dan busui di luar sana harus selektif banget cari skincare yang aman karena Mbak saya juga mengalami hal ini. Retinol juga biasanya dihindari oleh para bumil dan busui karena zat vitamin A dan turunannya berisiko menggangu tumbuh kembang janin di dalam kandungan, ancaman kecacatan pada bayi saat lahir, hingga kelainan tulang belakang pada janin. Tapi no worries, bakuchiol bisa ibu-ibu gunakan karena lebih gentle dan nggak membahayakan si jabang bayi.

Baca Juga:

Anak SD Zaman Sekarang Sudah Punya Skincare Routine Lengkap dan Tampilan Layak Selebgram: Padahal Saya Pas Bocah Bangga Punya Kaos Sablon dari Pasar Malam

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Saya bukan agen dari brand tertentu yang baru saja merilis serum bakuchiol atau dapat komisi dari mereka karena udah nge-spill kebaikan-kebaikan bahan skincare satu ini di sini. Tapi kalau dari hasil penelitian saja sudah ngasih tahu semua kehebatan bakuchiol, siapa yang nggak ngiler coba? Dari bahan vegan alami, nir efek samping, cobain kuy, Say!

BACA JUGA Kontroversi Skincare Ber-Paraben, Kepriben Iki? dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: bahan skincareskincareskincare koreaskincare lokal
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

panduan menyusun skincare routine untuk remaja mojok.co

Panduan Menyusun Skincare Routine untuk Remaja: Cukup 4 Produk

13 Juli 2020
Toko Kosmetik Tanpa Beauty Advisor (BA) Ambyar! Pembeli Kabur Semua

Toko Kosmetik Tanpa Beauty Advisor (BA) Ambyar! Pembeli Kabur Semua

1 Desember 2023
Manfaat Air Mawar, Si All-Rounder Bidang Kecantikan dan Kesehatan Terminal Mojok

Manfaat Tersembunyi Air Mawar, Si All-Rounder Bidang Kecantikan dan Kesehatan

1 April 2022
skincare MOJOK.CO

4 Mitos Skincare yang Dipercaya Selama Bertahun-tahun

17 Juli 2020
5 Rekomendasi Lip Serum Terbaik untuk Bibir Hitam dan Kering. Sudah Terdaftar BPOM dan Tersertifikasi Halal

5 Rekomendasi Lip Serum Terbaik untuk Bibir Hitam dan Kering. Sudah Terdaftar BPOM dan Tersertifikasi Halal

23 November 2023
wajah buluk, Apa Jadinya Kalau Skincare Ditanggung BPJS?

Wajah Nggak Akan Buluk Selama di Rumah kalau Kamu Melakukan ini

18 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.