Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakso Aci Lebih Mahal dari Bakso Daging padahal Cuma Tepung dan Menang Pedas Aja

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
7 September 2025
A A
Bakso Aci Lebih Mahal dari Bakso Daging padahal Cuma Tepung dan Menang Pedas Aja

Bakso Aci Lebih Mahal dari Bakso Daging padahal Cuma Tepung dan Menang Pedas Aja (MartinThoma via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kok bisa ya harga seporsi bakso aci sekarang lebih mahal daripada bakso daging?

Makanan kini semakin bervariasi dan bentuknya beragam. Misalnya nih kalau kita menyelam beranda medsos yang hits beberapa tahun belakangan, kita bakal menemukan makanan pedas dengan warna merah menyala. Salah satunya ya bakso.

Kalau dulu kita hanya mengenal bakso daging, sekarang ragamnya makin banyak. Salah satunya bakso aci. Menurut saya makanan satu ini semakin nggak wajar. Soalnya harganya bisa lebih mahal dari bakso daging!

Dulu tampil sederhana, sekarang penuh topping

Seperti yang saya bilang, menurut saya, sekarang bakso aci makin nggak wajar. Bakso satu ini terbuat dari tepung kanji tanpa campuran daging giling. Yah, mirip cilok lah. Terus biasanya disantap dengan kuah.

Sementara kalau diperhatikan, pembuatan bakso daging lebih ruwet dan tentu saja modalnya lebih banyak. Soalnya pakai daging giling.

Akan tetapi di zaman sekarang, bakso aci yang dulunya tampil sederhana dengan kuah bening, berubah jadi penuh topping. Sekarang makanan ini bisa disantap dengan cuanki, somay, tulang, ceker, mie, dll., yang membuatnya jadi lebih ramai. Maka nggak heran kalau akhirnya harganya lebih mahal dibanding bakso daging.

Branding aci yang digendong influencer jadi lebih mahal

Alasan lain bakso aci semakin dikenal dan semakin mahal mungkin karena banyak influencer atau selebgram yang mempromosikan makanan ini. Berbekal kamera dan kemampuan makan lahap, selebgram mudah menggaet konsumen. Konten mukbang bikin ngiler penonton. Apalagi ditambah dengan rasanya yang cenderung pedas, bikin siapa pun penasaran.

Makanya sekarang banyak yang harganya dibanderol mahal karena buat biaya endorse influencer atau selebgram ya. Akhirnya makanan satu ini makin melejit, tapi harganya juga makin mahal.

Baca Juga:

4 Dosa Penjual Bakwan Kawi Malang yang Jarang Disadari Banyak Pembeli

3 Hal yang Membuat Saya Tidak Bisa Melupakan Malang dan Selalu Bikin Kangen

Topping bakso aci banyak dan nggak monoton, jadi banyak yang memilih makanan ini

Hal lain yang menjadikan bakso aci lebih diminati dan lebih mahal karena topping yang makin berlimpah. Seperti yang saya katakan tadi, toppingnya bisa beragam dan buanyak. Ada sukro, cuanki, ceker, mie, tulang rangu, dll.

Topping yang banyak dan nggak monoton ini membuat bakso aci jadi lebih menarik ketimbang bakso daging biasa. Bakso daging biasa kan disajikan hanya dengan mie kuning, bihun, sawi, seledri, bawang goreng, terus diguyur kuah. Nggak ada variasinya. Orang tentu lebih penasaran dengan yang banyak topping.

Sudah gitu kalau difoto bakso aci juga lebih estetik. Soalnya isi di dalam mangkok lebih beragam nggak cuma bola-bola tepung berwarna putih. Dan warnanya lebih merah menyala karena biasanya menyajikan rasa pedas. Pokoknya cantik dan menggugah selera.

Bakso daging dianggap mahal, sementara bakso aci harga Rp35 ribu dimaklumi

Anomali yang terjadi sekarang bakso aci dengan harga Rp35 ribu ke atas dianggap lumrah. Beda lagi kalau bakso daging yang harganya mahal dianggap overpriced. Padahal secara bahan baku jelas mahal bakso daging karena bahan utamanya daging sapi segar. Sementara bakso aci dianggap lumrah dengan harganya yang semakin mahal. Apalagi ditambah kemasannya yang dibuat secantik mungkin untuk menarik konsumen.

Begitulah anomali di dunia kuliner. Persaingan antar bakso ini menunjukkan jika makanan juga butuh inovasi agar ketimpangan seperti ini nggak terjadi lagi. Padahal kalau dipikir-pikir, bakso daging jelas lebih juara. Soalnya isiannya daging giling segar. Rasanya tentu lebih ndaging. Beda dengan bakso aci yang menang topping dan menang pedas saja. Ditambah campur tangan influencer yang bikin makanan ini makin melejit.

Kalau kalian tim yang mana, bakso aci atau bakso daging?

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Jenis Warung Bakso yang Wajib Dihindari karena Membawa Bahaya bagi Konsumen

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2025 oleh

Tags: Baksobakso acibakso daging sapiharga baksoharga bakso aciHarga makanan
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

bakso daging sapi vs bakso daging ayam terminal mojok

Bagi Saya, Bakso Sapi Tetap yang Terbaik Ketimbang Bakso Ayam

13 Mei 2021
Purwokerto Aneh: Ada Soto, Bakso, hingga Opor Ayam Campur Kacang di Sini

Purwokerto Aneh: Ada Soto, Bakso, hingga Opor Ayam Campur Kacang di Sini

11 Maret 2024
bakso lagi

Menu di Warung Makan Itu Beragam, Tapi Kenapa yang Selalu Dipesan Bakso Lagi?

5 September 2019
makan bakso pakai nasi terminal mojok

Tidak Ada yang Salah dari Kebiasaan Makan Bakso Pakai Nasi, Kita Hanya Melengkapi Kebutuhan Gizi

23 Maret 2021
Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

2 Oktober 2023
\4 Dosa Penjual Bakwan Kawi Malang yang Jarang Disadari Banyak Pembeli Mojok.co

4 Dosa Penjual Bakwan Kawi Malang yang Jarang Disadari Banyak Pembeli

13 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan Mojok.co

5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan

26 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.