Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Bagaimanapun Juga, Cristiano Ronaldo Hanyalah Manusia Biasa

Zubairi oleh Zubairi
14 November 2022
A A
Surat Kecil untuk Cristiano Ronaldo: Pergilah Kasih, Kejarlah Keinginanmu messi

Cristiano Ronaldo (Fabrizio Andrea Bertani via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhirnya kita melihat sisi manusia Cristiano Ronaldo

Salah satu cara melepaskan rasa kekecewaan atau bahkan kesedihan, ada dua. Pertama, lewat tulisan. Kedua, bercerita melalui lisan. Dan saya akan berbicara tentang hal kedua.

Cristiano Ronaldo sedang jadi topik hangat. Wawancara eksklusifnya bersama Piers Morgan bikin semua orang geger. Orang-orang yang tadinya lesu karena tak ada sepak bola tiba-tiba melek. Cristiano membuka semua aib MU, walau sebenarnya kita hampir nggak kaget dengan fakta-fakta yang dibeberkan olehnya. Dan yang bisa kita tangkap, Cristiano begitu marah.

Sebagai manusia biasa, wajar Ronaldo marah-marah. Ya, soal egoismenya yang dicap berlebihan, itu hal lain. Namun, apa yang ia ucap dalam wawancara bersama Piers Morgan adalah menandakan kemarahan. Kekecewaan. Ketidaksenangan.

Saya serius perkara wajar jika Cristiano Ronaldo marah. Siapa yang tak kecewa dan akan marah jika pemain sekaliber dia hanya dijadikan cadangan? Coba bayangkan. Anda adalah Ronaldo. Dan Anda duduk manis saja di bangku cadangan. Atau hanya menjadi pemain yang membawa air mineral dan membuka tutup botolnya untuk dikasih ke rekan yang lainnya.

Maka, mustahil rasa marah tak akan menghampiri Anda. Sekecil apa pun. Nah, itulah yang saya maksud kenapa melepaskan rasa kekecewaan dan kemarahan adalah hal yang wajar. 

Soal Cristiano Ronaldo bilang Manchester United tak berempati saat anaknya sakit dan dirawat di rumah sakit, itu juga wajar. Barangkali punggawa MU tak datang menjenguknya, tak membawa oleh-oleh alias makanan ke rumah sakitnya. Malah sibuk main, tapi kalah mulu.

MU dan Ronaldo adalah satu. Bagaikan teman dan sahabat. Anak dan orang tua. Kalau sakit, ya dijenguk. Bukan malah dibiarin. 

Baca Juga:

Cara Mudah Bikin Orang Portugal Marah

Dear Pak Zulhas, Bapak dan Partai Bapak Tolong Jangan Sering-sering Bikin Emosi

Coba, manusia mana yang tak kecewa kalau saat keluarganya sakit, apalagi buah hatinya, tapi malah tak ada teman-temannya yang datang ke dia. Bilang “semoga lekas sembuh” aja lupa. Jadi, wajar kalau Ronaldo bilang MU itu tak berempati. 

Juga, ucapan Ronaldo yang bilang sejak Sir Alex Ferguson pergi dari MU, tim ini tak ada kemajuan dan perkembangan, itu juga tak sepenuhnya salah. Memang apa sih, kemajuan MU sekarang dan sebelumnya?

Baiklah, Piers Morgan mungkin bukan orang yang tepat untuk dikunjungi Cristiano Ronaldo. Momennya juga tak tepat, juga kita bisa berkata bahwa Ronaldo tak profesional dengan membuka aib. Permasalahan ini harusnya bisa selesai dengan duduk bersama, selayaknya profesional. Kita tentunya tak lupa dengan Lukaku yang mengungkapkan kekecewaannya padahal baru berapa bulan bermain dengan Chelsea (lagi).

Tapi, ada baiknya kita mencoba mengerti kemarahannya. Saya pikir, siapa pun akan marah jika ada di posisinya. Catat, marahnya. Perkara menyikapinya, lain hal lagi. Justru pada titik ini, akhirnya kita melihat sisi manusia Cristiano Ronaldo. Ia, nyatanya, tak sesempurna kondisi badannya. Mungkin dengan wawancara kontroversial ini, kita akhirnya melihat dirinya tak lagi seperti robot, tapi manusia biasa.

Saya jadi teringat kata-kata Ebisu Koichi alias Bisuko, pemimpin Kuzugami Group di Manji Empire, salah satu geng di manga Worst! Karangan Takahashi Hiroshi. Ketika tersiar kabar bahwa ia kalah melawan Tsukishima Hana, ia justru menerima kabar tersebut dengan lapang dada. Baginya, kabar tersebut justru bagus, karena setidaknya hal itu bikin ia tak lagi dipandang sebagai boogeyman alias makhluk menakutkan. Setidaknya, ia terlihat jadi lebih manusiawi. 

Jadi, sudahlah. Tak usah risau dengan Ronaldo yang perkataannya (mungkin) menuai kontroversial itu. Tak perlu repot-repot mikirin itu profesional apa tidak. Cristiano Ronaldo hanyalah manusia biasa. Kadang nemu blunder juga.  

Terkait pemain bintang yang dinilai tak pantas berucap seenaknya, ya itu hal lain. 

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ronaldo dan Sederet Kontroversinya Musim Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2022 oleh

Tags: cristiano ronaldokontroversipiers morgan
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

ojol

Menanggapi Tulisan Tidak Perlu Memberi Tip Untuk Ojol: Melihat Driver Ojol dan Orang Lain Bersyukur Itu Tak Ternilai

12 Juli 2019
Dear Pak Zulhas, Bapak dan Partai Bapak Tolong Jangan Sering-sering Bikin Emosi

Dear Pak Zulhas, Bapak dan Partai Bapak Tolong Jangan Sering-sering Bikin Emosi

22 Desember 2023
lomba meme

Ada Apa dengan Lomba Meme Kemdikbud?

6 Agustus 2019
Kiamat Tidak Akan Terjadi karena Pegunungan Makkah Jadi Hijau dan Cristiano Ronaldo Kumpul Kebo

Kiamat Tidak Akan Terjadi karena Pegunungan Makkah Jadi Hijau dan Cristiano Ronaldo Kumpul Kebo

9 Januari 2023
merokok

Mengapa Saya Tidak Merokok?

12 Juli 2019
Mencetak Gol Lewat Penalti Itu Tidak Mudah dan Sangat Layak untuk Dirayakan MOJOK.CO

Mencetak Gol Lewat Penalti Itu Tidak Mudah dan Sangat Layak untuk Dirayakan

4 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.