Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Apakah Mubazir Jika Meletakkan Jam Dinding di Kamar Mandi?

Elif Hudayana oleh Elif Hudayana
7 Februari 2021
A A
Apakah Mubazir Jika Meletakkan Jam Dinding di Kamar Mandi? terminal mojok.co

Apakah Mubazir Jika Meletakkan Jam Dinding di Kamar Mandi? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah mempertanyakan, “Apakah kamar mandi dilengkapi dengan jam dinding itu lebih baik, ya?” Pertanyaan ini muncul ketika saya berkunjung ke rumah seorang teman dan mendapati jam dinding di dalam kamar mandinya. Sungguh benda bulat dengan bunyi tik tik yang amat keras itu mencuri perhatian saya. Lah, nggak keras gimana wong di dalam kamar mandi yang ukurannya nggak seberapa itu jam dinding satu-satunya sumber suara yang muncul kalau saya nggak nyalain kran. Rasanya aktivitas saya di dalam kamar mandi juga seolah diawasin sama dia.

Begitu keluar dari kamar mandi, saya langsung mempertanyakannya kepada teman saya. Kami ngobrol di teras belakang rumah sambil menyesap teh less sugar. Katanya, semua ruang di rumahnya memang punya jam dinding. “Apa itu karna keluargamu sangat tepat waktu?” Nggak juga, katanya. Dia bilang hal itu terjadi karena hobi ayahnya yang gemar memodifikasi jam dinding. Tak ayal, ketika jam yang dibikin sudah kebanyakan, kamar mandi pun jadi labuhan.

Saya tak lantas percaya begitu saja dengan jawabannya. Saat hendak kembali ke ruang tamu yang notabene terletak di bagian rumah paling depan, kami auto melewati semua ruang. Kesempatan ini saya gunakan untuk kroscek ucapan teman saya tadi. Benar saja, semua ruang sudah dilengkapi jam dinding, bahkan ada yang tergeletak begitu saja.

Sementara itu pada waktu lain, ketika saya berada di kosan teman, saya mendengar negosiasi dia dengan teman-temannya perihal jam mandi. Mereka sedang merundingkan batasan waktu menggunakan kamar mandi karna jadwal masuk kelas yang bersamaan. Keadaan ini lantas membuat saya berpikir dengan serius, alangkah lebih baik jika semua kamar mandi berkiblat pada rumah teman saya: dilengkapi jam dinding. Usul saya jelas nggak ngadi-ngadi, berikut alasan logis yang patut diperhitungkan.

#1 Nggak menempel jam dinding di kamar mandi adalah bentuk diskriminasi

Nggak melengkapi kamar mandi dengan jam dinding merupakan bentuk diskriminasi. Tentunya diskriminasi terhadap ruang, dong. Sependek pengamatan saya, memang kebanyakan ruang di dalam rumah dilengkapi jam dinding, tapi saya yakin nggak dengan kamar mandinya. Kecuali rumah teman saya tadi.

Memangnya kenapa toh ndadak pilih kasih banget? Bicara soal kegunaannya, jam dinding di mana pun tetap bermanfaat asalkan nggak mati. Mau cari alasan karena lebih banyak waktu yang digunakan di luar kamar mandi? Namun, tetap saja kita suka lupa waktu kalau mandi. Sekalipun ruangan adalah benda mati, katanya kan manusia harus adil sejak dalam pikiran. Pak Pram lho yang matur.

#2 Pembatas antara imaji dan realita

Sudah menjadi kesepakatan umum kalau ruang ini adalah salah satu tempat mengunduh ide-ide cemerlang. Hal itu membikin orang-orang merasa “nyaman” dan berlanjut memikirkan hal-hal lain. Mumpung otak lagi on, nggak mungkin kita menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Berawal dari satu tanda tanya besar yang dipikirkan secara komprehensif dan mendalam, sampai berlanjut pada ide-ide di luar dugaan. Kalau sudah kadung fokus dengan pikiran, gerak tubuh pun seakan melambat dan makin larut dengan imaji.

Hal ini bisa berbahaya jika dilanjutkan terus-terusan. Bisa jadi kita nggak sadar sudah berjam-jam di kamar mandi karena asyik overthinking di dalam. Nah, untuk itu jam dinding hadir sebagai pembatas. Ketika sedang serius-seriusnya berpikir masalah hidup, melihat jam dinding (yang tetap bergerak walaupun pikiran kita berhenti pada satu masalah) membuat kita teringat sudah terlalu jauh menyelami imaji dan harus kembali ke dunia nyata. “Oh bokerku ternyata sudah selesai, cabut ah,” gitu lho. Hahaha

Baca Juga:

Mari Bersepakat, Eksistensi Sabun Adalah Bare Minimum untuk Kamar Mandi Umum!

Sisi Gelap Bengkayang Kalimantan Barat: Masih Ada Warga yang Nggak Punya WC di Rumah

#3 Usaha mengatasi konflik antar sesama pengguna kamar mandi

Selain tempat menggali ide, ruang ini nggak jarang menjadi pemicu keributan. Apalagi kalau bukan karena penggunanya yang kelamaan di dalam. Saking menikmati aktivitasnya di dalamnya, doi sampai lupa waktu. Kita nggak inget juga kalau ada yang lagi ngantre. Biasanya sih hal ini terjadi jika penghuni rumah banyak tetapi fasilitas kamar mandi yang tersedia hanya beberapa. Nah, karena nggak semua orang pakai jam tangan dan bawa HP untuk mengingat waktu, ada baiknya pasang jam dinding di dalam biar pengguna kamar mandi selalu ingat waktu.

Udah, nggak usah kebanyakan mikir. Ambil uang, lari ke toko, dan beli jam dinding sesuai seleramu. Jangan lupa pasang di kamar mandi demi kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA 6 Jenis Coretan Pylox yang Sering Disemprotkan di Dinding Rumah Saya dan tulisan Elif Hudayana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2021 oleh

Tags: jam dindingKamar Mandi
Elif Hudayana

Elif Hudayana

Seorang content writer. Tertarik dengan isu kesehatan mental dan parenting.

ArtikelTerkait

bawa hp ke wc

Saya Mencari Faedah Bawa HP ke WC Tiap Mau Boker, Ternyata Tidak Menemukan Apa-Apa

5 Maret 2020
kamar mandi

Wahai Umat Manusia, Perhatikan Kamar Mandi Milikmu!

16 Juli 2019
suara

Diganggu Suara Gaib Saat Bernyanyi di Kamar Mandi

11 Oktober 2019
Mari Bersepakat, Eksistensi Sabun Adalah Bare Minimum untuk Kamar Mandi Umum!

Mari Bersepakat, Eksistensi Sabun Adalah Bare Minimum untuk Kamar Mandi Umum!

30 Agustus 2024
3 Cara Mengatasi Saluran Air yang Mampet, Dijamin Tokcer!

3 Cara Mengatasi Saluran Air yang Mampet, Dijamin Tokcer!

17 Juli 2022
Alasan Kucing Suka Keranjingan Ikut Babunya ke Kamar Mandi terminal mojok.co

Alasan Kucing Suka Keranjingan Ikut Babunya ke Kamar Mandi

16 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.