Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Analisis “The Sound of Silence” Versi Disturbed sebagai Cover Simon and Garfunkel Terbaik

Dessy Liestiyani oleh Dessy Liestiyani
29 Juni 2020
A A
disturbed mojok.co

disturbed mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“Hello darkness my old friend. I’ve come to talk with you again..”

Sepenggal lirik lagu “The Sound of Silence” akan mengusik perhatian siapapun yang mendengarnya. Menikmati lagu ini, saya langsung terbayang suasana yang sarat akan kesepian, keheningan, bahkan dekat dengan kematian. Kalau kalian belum pernah denger lagunya (wuu wagu), berikut lagunya:

Para emak dan bapak kita pasti apal atau paling enggak kenal dengan lagu The Sound of Silence itu. Lagu tahun 1965 yang diciptakan oleh Paul Simon dan dibawakan oleh grup duo nya, Simon & Garfunkel. Lagu ini pun kemudian dibawakan ulang oleh banyak penyanyi dengan berbagai versi. Mulai dari versi pop ala Anni-Frid Lyngstad vokalis ABBA di tahun 1971, versi gospel ala Gregorian di tahun 1999, sampai versi rock ala Band Nevermore di tahun 2000.

Di tahun 2019, grup vokal Pentatonix pun menyanyikan lagu ini dengan versi yang lumayan apik. Dibawakan dengan ciri khas mereka ‘akapela’, Pentatonix memberikan warna tersendiri yang memperkaya versi daur ulang lagu ini. Berikut videonya :

Buat saya, versi akapela Pentatonix mampu menghadirkan lagu ini dalam bentuk yang berbeda, tanpa kehilangan makna magis lirik lagunya. Kelebihan lainnya, kekuatan vokal pada grup ini mampu mengangkat kembali jenis musik akapela yang “old school” menjadi tontonan yang megah dan sangat entertain.

Tercatat lebih dari 20 penyanyi dan band yang membawakan ulang lagu ini, dari tahun 1971 sampai 2019. Namun buat saya, versi terbaik justru dibawakan oleh band Disturbed, di tahun 2015. Berikut videonya :

Baca Juga:

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi


Coba bandingkan dengan dua link yang saya berikan sebelumnya. Bahkan dibandingkan dengan versi aslinya dari duo Simon & Garfunkel, buat saya Disturbed bisa membawakan dengan lebih baik. Padahal band Disturbed ini dikenal dengan aliran musik heavy metalnya.

Apa yang membuat lagu versi Disturbed ini lebih enak didengar dibanding versi lainnya?

Kualitas Suara

David Michael Drainman, sang vokalis band Disturbed, memiliki vokal bariton yang sangat khas. Padahal, lagu-lagu rock/metal identik dengan teriakan yang keras, bahkan beberapa cenderung melengking. Namun David Drainman membawakan lagu ini dengan versinya sendiri, dengan karakter yang berbeda tanpa menghilangkan identitas rock/metal yang menjadi ciri khasnya.

Lagu The Sound of Silence terdengar sangat “kelam” saat dibawakan oleh sang vokalis. Ia mampu menghadirkan penghayatan yang nyata, sehingga lagu ini pun terasa menghipnotis pendengarnya. Seakan pendengar ikut merasakan kesepian, kesedihan, dan keputusasaan sang penyanyi. Di youtube sendiri cukup banyak materi “video reaction” dari lagu versi Disturbed ini yang mampu membuat pendengarnya haru dan menangis setelah mendengar lagu ini untuk pertama kalinya.

Gak heran, karena menurut laman Blabbermouth.net, David Drainman sendiri pernah terpilih dalam “Top 100 Metal Vocalists of All Time” alias 100 penyanyi metal terbaik sepanjang masa, versi majalah musik The Hit Parade pada bulan November 2006. Hal ini menunjukkan betapa kualitas suara David Drainman cukup diperhitungkan di industri musik dunia.

Aransemen Musik

Kekuatan lain dari lagu versi band ini ada di aransemen musiknya. Berbeda dengan band Nevermore yang membuat lagu ini terdengar garang dan keras ala musik rock/metal, Band Disturbed justru membuat lagu ini terdengar slow dan melankonis. Salut untuk kepiawaian para personil band mengulik lagu lawas ini menjadi sangat catchy dan menggetarkan.

Dentingan piano langsung menarik perhatian sejak intro lagu, menggeser instrumen gitar yang mendominasi awal lagu di versi aslinya. Petikan gitar sendiri baru muncul saat bait (verse) kedua dimulai. Disambung oleh instrumen ‘spesialiasi orkestra’ biola yang menghiasi bait ketiga, dan diperkaya dengan timpani di bait keempat. Tabuhan perkusi timpani disini terasa pas melengkapi melodi, sehingga membuat lagu bernuansa lebih sakral. Perpaduan semua instrumen di bait kelima yang membuat suatu kolaborasi apik, disempurnakan oleh suara khas sang vokalis yang semakin powerfull, mengakhiri lagu dengan sempurna.

Dari sejak rilis tahun 2015, lagu ini membuat performa Band Disturbed meningkat baik di berbagai tangga lagu seperti iTunes Chart (mencapai posisi 5 pada 14 april 2016), Billboard Hot 100 (posisi 42), dan  penghargaan double platinum untuk penjualan dan striming lebih dari 2 juta unit oleh Recording Industry Association of America. Pencapaian tertinggi diraih pada tahun 2017, di mana lagu The Sound of Silence versi Disturbed masuk nominasi “Best Rock Performance” pada ajang penghargaan musik Grammy Awards.

Sampai tulisan ini dibuat, link lagu The Sound of Silence versi band Disturbed di YouTube telah ditonton oleh lebih dari 619.000.000 orang. David Drainman sendiri sebenarnya belum lahir di tahun 1965, saat di mana lagu ini diciptakan dan menjadi hits. Namun sepertinya sang vokalis sukses membawakan lagu ini dengan versinya sendiri. Seakan-akan ia dilahirkan untuk menyanyikan lagu ini.

BACA JUGA Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Tips Menjawabnya dan tulisan Dessy Liestiyani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2020 oleh

Dessy Liestiyani

Dessy Liestiyani

Tinggal di Bukittinggi. Wiraswasta, mantan kru televisi, penikmat musik dan film.

ArtikelTerkait

5 Situs Lowongan Kerja yang Cocok untuk Fresh Graduate Mojok.co

5 Situs Lowongan Kerja yang Cocok untuk Fresh Graduate

15 November 2023
3 Halte Trans Jogja yang Selalu Bikin Penumpang Stres (IG railfanssatya)

3 Halte Trans Jogja yang Selalu Bikin Penumpang Stres

7 Januari 2023
Todd Boehly dan Era Baru Kepemilikan Chelsea FC

Todd Boehly dan Era Baru Kepemilikan Chelsea FC

8 Mei 2022
Mengungkap Misteri Kebiasaan Menyisakan Makanan yang Tinggal Satu Terminal Mojok

Mengungkap Misteri Kebiasaan Menyisakan Makanan yang Tinggal Satu

23 Desember 2020
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Di Sunda, Pesta Pernikahan Dianggap 'Wah' Ketika Menggelar Acara Dangdutan terminal mojok.co

Di Sunda, Pesta Pernikahan Dianggap ‘Wah’ Ketika Menggelar Acara Dangdutan

25 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.