Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Anak Rantau Mari Menangis, Harga Tiket Kereta Sekarang Setara Tiket Pesawat

Nurul Fauziyah oleh Nurul Fauziyah
10 Juni 2020
A A
tiket kereta, Berbagai Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Saat Sumpek di Kereta
Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini PT KAI merilis jadwal kereta jarak jauh dengan beberapa syarat yang tidak biasa tentunya. Saya sebagai pelanggan KAI sejak 2016 karena perjalanan studi cirebon-jogja, selalu berusaha membeli tiket yang paling murah. Kalau kalian sering naik kereta, kalian pasti tahu kereta “Bengawan”, nah kereta bengawan dengan rute Purwosari-Pasar senes (PP) ini yang biasa saya beli. Berapa harganya? Hanya 70 ribu saja.

Bagi saya cirebon-jogja adalah jarak yang juauh, setidaknya saya harus berkereta selama 5 jam 45 menit dari stasiun Prujakan Cirebon untuk tiba di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta.

Kereta api adalah transportasi yang paling saya sukai karena saya suka mabokan kalo naik bis/travel (yang senasib mana suaranyaaa?) Kereta nggak bikin pusing karena jalannya lurus-lurus saja seperti kisah cinta saya. Ya ada guncangan sih, tapi nggak terlalu berarti. Bonus lain naik kereta adalah kita juga bisa melihat pemandangan hijau seperti sawah dan hutan belantara. Juga merasakan sensasi gelap-gelapan kalo masuk terowongan, dan lampu kerlap kerlip dari jalanan kalau kita melintasinya di malam hari. Kalau beruntung nih yaaa, bisa sebelahan-lalu kenalan-sama mas-mas ganteng hehe.

Sebelum ngomongin harga tiket kereta yang saat ini setara dengan tiket pesawat, saya jelaskan dulu kenapa kereta Bengawan itu jadi kereta yang paling murah. Meskipun murah, orang biasanya masih suka pikir-pikir kalau mau naik kereta ini karena keretanya sampai di tempat tujuan saat tengah malam/dini hari. Ini bikin penumpang yang tinggalnya di pelosok kayak saya agak susah cari angkutan umum. Jadi kalo nggak dijemput pacar, ya siap-siap saja jadi satpam stasiun sampai pagi hari wkwk.

Berhubung sekarang lagi pandemi—dan kata Pemerintah kalo ditungguin selesai juga belum jelas kapan selesainya, skema new normal alias berdamai dengan corona mulai diterapkan. Per tanggal 8 Juni kemarin, PT.KAI merilis KLB (Kereta Luar Biasa) untuk masyarakat umum yang mau melakukan perjalanan jarak jauh. KLB ini hanya bisa diakses oleh orang yang mencantumkan hasil rapid tes/PCR dengan hasil negatif. Artinya, kalau saya mau naik kereta ke Jogja dengan tiket Bengawan, saya harus bayar 70 ribu, ditambah biaya rapid test yang harganya paling murah 300-400 ribu. Itu sih sama saja kayak saya bayar tiket pesawat yang lagi promo. Itu kalau pakat rapid test, kalau pakai tes PCR, yang 3 jutaan itu, ongkos saya ke Jogja sama kayak tiket pesawat PP JKT-Singapore….

Catatan: Itu pun kalau KAI menjual tiket kereta Bengawan lho ya, soalnya sampai saat ini kereta yang digunakan masih terbatas rute Jakarta-Surabaya yang harga tiket ekonominya 450 ribu, dan tiket eksekutifnya 700 ribu…. Nangessss.

Uang 300-400 ribu buat Rapid test itu bisa saya gunakan buat uang makan 2 minggu, bisa juga buat tambah bayar kost-kostan… Apalagi uang 3 juta buat tes PCR, itu bisa buat bayar UKT satu semester itu pun masih ada sisanya turah-turah. Yang bikin makin sedih, belum ada informasi tambahan sampai kapan aturan ini diberlakukan.

Saya sebagai mahasiswa yang punya penyakit kanker alias kantor kering pasti akan sangat merana kalau mau pergi ke tempat rantau harus melampirkan tes-tes yang harganya bahkan jauh lebih mahal dari tiket kereta yang saya keluarkan.

Baca Juga:

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

Keadaan ini akhirnya menuntut saya pribadi untuk mengurungkan niat ke Jogja lagi. Menimbang hal-hal yang mahal untuk tes rapid atau PCR, belum lagi harus bolak balik ke rumah sakit mengurus ini itu. kalau saja ada rapid tes masal di pasar-pasar tradisional, mungkin saya akan lebih tertarik mengikuti tes masal di pasar karena saya lebih suka ke pasar daripada ke rumah sakit.

BACA JUGA Rapid Test Sebagai Syarat Kembali ke Rantau: Pemerintah yang Minta, Rakyat yang Bayar dan tulisan Nurul Fauziyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2020 oleh

Tags: anak rantaunew normalrapid testtiket kereta api
Nurul Fauziyah

Nurul Fauziyah

saya tuh Gemini

ArtikelTerkait

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

2 April 2025
Harvest Moon Adalah Panduan Sempurna Menyongsong New Normal Ngobrol sama Sakura Haruno, Dokter Konoha yang Sukses Memerangi Pandemi Corona

Harvest Moon Adalah Panduan Sempurna untuk Menyongsong New Normal

3 Juni 2020
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
lomba video new normal pemerintah mojok.co

Daripada Kemendagri Repot Bikin Lomba Video New Normal, Mending Bikin 4 Lomba Ini

23 Juni 2020
Culture Shock

Culture Shock Anak Rantau di Jogja

29 Agustus 2019
Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan terminal mojok.co

Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan

3 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Tips membeli mobil bekas dari saya yang pernah jadi korban (Unsplash)

WAJIB IKUTI tips membeli mobil bekas ini biar kamu nggak jadi mangsa empuk para penipu

28 Juli 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

28 Juli 2026
Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.