Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-Alun Purbalingga Tetap Bermasalah: Masih Tak Ramah bagi PKL dan Tak Kunjung Ada Solusi

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
18 April 2024
A A
Alun-Alun Purbalingga Tetap Bermasalah: Masih Tak Ramah bagi PKL dan Tak Kunjung Ada Solusi

Alun-Alun Purbalingga Tetap Bermasalah: Masih Tak Ramah bagi PKL dan Tak Kunjung Ada Solusi (Yitno Annafi via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kejadian sama, solusi tak kunjung ada

Kejadian PKL di Alun-Alun Purbalingga ini bukan cuma sekali dua kali. Di hari lain pun sama. Para PKL masih mencoba mencuri-curi kesempatan untuk bisa berjualan di area alun-alun.

Apakah ini salah para pedagang kaki lima? Menurut saya tidak. Saya tahu para PKL hanya berusaha mencari sedikit rezeki di Alun-Alun. Mereka tahu betul jika tanah lapang di pusat Kabupaten Purbalingga itu menjadi tempat yang paling strategis untuk berjualan. Ditambah lagi bulan suci Ramadan kemarin tempat ini dipenuhi warga Purbalingga yang hendak mencari takjil dan juga buka bersama, jadi wajar kalau para PKL memanfaatkan situasi tersebut untuk tetap berdagang di dalam area Alun-Alun.

Akan tetapi pertentangan antara petugas Satpol PP dan PKL tak kunjung reda. Tiap kali ada pedagang yang membuka lapaknya di Alun-Alun Purbalingga, mereka akan diusir. Kejadian ini terus berulang tanpa solusi pasti.

Dilema para petugas Satpol PP

Jika PKL tak salah, lantas apakah salah petugas Satpol PP yang mengusir para PKL dari Alun-Alun Purbalingga. Nggak juga. Sembari menyeruput es yang masih tersisa setengah, saya mendengarkan bagaimana petugas menegur para PKL dengan sopan tanpa sedikit pun diksi yang menyakiti pedagang.

Saya paham betul jika para petugas hanya menjalankan tugas dari peraturan yang sudah ditetapkan. Ada sebuah keengganan untuk mengusir para PKL dari area Alun-Alun Purbalingga. Bukan karena mereka nggak patuh dengan peraturan, melainkan karena mereka adalah seorang bapak yang juga merasakan beratnya mencari nafkah. Mereka tahu bahwa area alun-alun menjadi tempat puluhan bapak dan ibu yang mencari nafkah untuk keluarganya. Ada keluarga yang harus dihidupi, ada sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi.

Kondisi PKL di Alun-Alun Purbalingga saat ini

Kalau ditanyakan kondisi PKL di Alun-Alun Purbalingga saat ini, saya akan menjawab para PKL masih terus berusaha untuk berjualan di sini. Biasanya pagi hingga siang hari, para PKL akan berkerumun di depan SMA Muhammadiyah Purbalingga dan SMPN 1 Purbalingga. Lalu menjelang sore hingga malam, mereka akan membuka lapak di sekeliling alun-alun.

Jika ada petugas Satpol PP datang, para PKL ini akan pergi. Tapi, jika tak ada petugas, para PKL akan kembali ke alun-alun dan membuka lapak mereka kembali. Siklus ini terus berlanjut sampai sekarang.

Saya hanya bisa berharap pemerintah setempat dan pihak-pihak terkait bisa turun tangan. Setidaknya mengusahakan solusi yang menguntungkan semua pihak. Sebab jika kondisinya terus begini, berarti ada masalah yang tak kunjung dibenahi. Seharusnya pemerintah menawarkan solusi yang merangkul, bukan sekadar memukul.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Purbalingga Bikin Warga Bangga karena Bisa Mengalahkan Purwokerto.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 April 2024 oleh

Tags: alun-alun purbalinggajawa tengahKabupaten Purbalinggapedagang kaki limaPKLpurbalinggasatpol pp
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

5 Hal Menyebalkan di Purwokerto yang Bikin Wisatawan Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung Mojok.co

5 Hal Menyebalkan di Purwokerto yang Bikin Wisatawan Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

25 November 2025
Di Magelang, Jangan Keluar Rumah Lebih dari Jam 9 Malam, Pokoknya Jangan!

Di Magelang, Jangan Keluar Rumah Lebih dari Jam 9 Malam, Pokoknya Jangan!

13 November 2023
Kabupaten Bogor yang Membuat Salah Paham Orang Kudus (Unsplash)

Fakta Kabupaten Bogor: Jauh dari Pusat Kota dan Membuat Beberapa Orang Kudus Kenalan Saya Jadi Salah Paham

21 Oktober 2023
Surakarta Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta (Unsplash)

Surakarta Menjadi Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta

30 Juni 2023
Jalur Alternatif Wonosobo-Dieng via Bedakah Adalah Jalur Paling Aman untuk Menikmati Wisata Wonosobo Tanpa Uji Adrenalin

Jalur Alternatif Wonosobo-Dieng via Bedakah Adalah Jalur Paling Aman untuk Menikmati Wisata Wonosobo Tanpa Uji Adrenalin

8 Juli 2024
Sisi Gelap Penjual Angkringan yang Perlu Diwaspadai, Pelanggan Sebaiknya Hati-Hati Mojok.co angkringan jogja angkringan di kediri

Sisi Gelap Penjual Angkringan yang Perlu Diwaspadai, Pelanggan Sebaiknya Hati-Hati

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.