Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Alumni UNY Boleh dan Amat Layak Bangga dengan Kampusnya, Sesuatu yang Alumni UNESA Nggak Akan Pernah Tahu

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
9 Juni 2025
A A
Alumni UNY Boleh dan Layak Bangga dengan Kampusnya, Nggak Perlu Pura-pura Bangga kayak Alumni UNESA!

Alumni UNY Boleh dan Layak Bangga dengan Kampusnya, Nggak Perlu Pura-pura Bangga kayak Alumni UNESA!

Share on FacebookShare on Twitter

Saat membaca artikel alumni UNESA hanya bisa pura-pura bangga dari Mas Abdur, saya sempat kaget melihat bahwa dalam artikel tersebut Mas Abdur bilang bahwa jadi alumni UNY enak, karena tidak menanggung beban seperti alumni UNESA.

Saya sih membaca paragraf pertama tersebut, dapet kesan seperti itu. Nah, kalau benar seperti itu, jujur saja saya kaget. Yang jelas sih, kaget kalau kuliah di UNESA itu bikin mahasiswanya (merasa) punya beban moral sebesar UGM (karena tulisan saya membandingkan UNY dengan UGM). Ngeri betul ya kampus yang sempat viral karena bentakan ospek online ini.

Kalau UNESA aja bisa merasa seperti itu, apalagi UNY yang notabene cuman sebelahan sama UGM.

Tapi, lupakan itu. Hanya saja, saya perlu kasih tahu ke kalian para pembaca, bahwa mahasiswa dan alumni UNY tidak perlu pura-pura bangga jadi mahasiswa Kampus Bertaqwa, Mandiri, dan Cendekia ini. Sebab, mau separah apa pun kampus ini, jujur saja, masih banyak hal yang sebenarnya bisa bikin alumninya menepuk dada.

FBSB, that’s it, that’s the tweet

Saya alumni UNY, tepatnya, alumni FBSB UNY. Dan kampus inilah yang bikin saya nggak malu menyebut diri UNY, meski ya saya nggak sebangga itu sampai harus nulis itu jadi bio medsos hingga setelah lulus.

Kalau saya boleh norak dikit, kampus saya itu penghasil banyak sekali artis, terutama di dunia musik. Saya males dan malu bilang ini, tapi kalian perlu tahu kalau Ghea Indrawari itu alumni UNY. Saya ketemu beberapa kali di kantin kampus, and all I can say is, meski saat itu namanya sudah naik, nggak ada aura menyebalkan dan sok ngartis dari beliau.

Nggak hanya Ghea sih yang mentas dari UNY, sebenernya banyak. Tapi saya nggak perlu lah ya tulis di sini. Buat apa anjir. Nyebut Ghea aja merasa cringe saya. maksudnya ya, biasa banget gitu lho kuliah sekampus sama artis. Toh, UGM, tetangga kaya itu, menghasilkan banyak orang yang terkenal.

Contohnya sih yang lagi naik daun ya Pak Jokowi. Saking terkenalnya, bahkan katanya ada kapal pengangkut tambang yang dinamai pake nama beliau. Katanya lho ini.

Baca Juga:

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

UNY top of mind kampus pendidikan

Misal ada yang bikin bangga lagi dari UNY, ya salah satunya adalah universitas ini memang top of mind perkara kampus pendidikan. Kamu kalau pengin jadi guru, kuliahnya ya di UNY. Sekalipun nggak di sini, ya pasti ada kepikirannya kuliah di sini.

Sampe sekarang, masih banyak orang nyebut UNY itu IKIP. Ya artinya memang label kampus pendidikan masih melekat erat. Bahwa nyatanya kini makin jauh dari dunia pendidikan, itu urusan lain.

Yang jelas, kualitas calon guru jebolan UNY saya bisa bilang memang top. Banyak kawan saya yang sudah jadi guru dengan kemampuan hebat selepas mereka lulus. Saya sendiri pun, sekalipun bukan guru, saya juga mentor kelas menulis. Well, memang nggak bisa lepas dari dunia pendidikan.

Alumninya bangga beneran

Tulisan saya tentang alumni UNY itu memicu perdebatan. Banyak yang merasa berang karena merasa bahwa mereka beneran bangga kuliah di UNY. Saat itu saya garuk-garuk kepala, wong saya ini cerita tentang beban dan ekspektasi, kok dibalas dengan kebanggaan. Tapi ya okelah, rapopo, pie meneh.

Nah, jelas ini nggak kayak tulisan Mas Abdur, yang bilang bahwa alumni UNESA terpaksa dan pura-pura bangga. Alumni UNY beda cerita, mereka beneran bangga. Banyak yang menceritakan pencapaian mereka setelah kuliah yang sebenernya nggak nyambung, tapi ya nggak apa-apa, namanya orang bangga mah bebas.

Yang membedakan mungkin satu, mereka—alumni UNY—itu nggak overproud dan nggak boleh overproud juga. Saya nggak nemu orang overproud sih sampe sekarang, nggak tau kalian. Paling cuman di komen tulisan saya itu, tapi itu masih wajar karena memang itu ruang mereka untuk berbangga diri.

Mungkin karena di Jogja kelewat banyak kampus yang mentereng, bikin alumni UNY ya merasa nggak perlu sebegitunya. Toh, di atas langit, masih ada langit.

Jadi ya, wajar dan nggak masalah alumni UNY merasa bangga. Dari dua contoh di atas saja, sudah bisa jadi modal bangga. Dan alasan-alasan lain untuk bangga jadi alumni UNY masih ada, silakan dicari. Nggak perlu pura-pura, kayak alumni UNESA. Kalau sampai pura-pura ya… nggak tega ah bilangnya wqwqwq.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2025 oleh

Tags: alumni unyunesaUNY
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp Mojok.co jogja kuliah di jogja

Membayangkan Tokoh Upin Ipin Kuliah di Jogja: Susanti Nongkrong di Bonbin, Ehsan Jadi Anak Amikom

21 Januari 2025
Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Kenapa (Bisa) Orang-orang Menolak Kenaikan Gaji Guru?

3 Oktober 2024
5 Dosa Wali Kota Surabaya yang Tercatat dalam Ingatan Warga

4 Tempat yang Cocok untuk Jadi Titik Kumpul Wong Mumet di Surabaya

23 November 2024
Unesa Cocok Buat Mahasiswa yang Ingin Jadi Juara di Surabaya (Unsplash)

4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Unesa, Kampusnya Para Juara di Surabaya

23 Mei 2024
Nasib Alumni Unesa: Sering Disangka dari Kampus Ternama padahal Kami Cuma Pura-pura Bangga

Nasib Alumni Unesa: Sering Disangka dari Kampus Ternama padahal Kami Cuma Pura-pura Bangga

3 Juni 2025
Curhatan Mahasiswa Angkatan Pertama Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang Mojok.co

Curhatan Mahasiswa Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang 

18 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Personal Branding Itu Tidak Penting

Personal Branding Itu Tidak Penting

6 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung Mojok.co

Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung

10 Maret 2026
Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat Mojok.co

Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

10 Maret 2026
Mengenal Ampo, Camilan Khas Tuban yang Terbuat dari Tanah Liat Mojok.co

Ampo, Makanan Khas Tuban Nggak Akan Pernah Saya Coba

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang
  • Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja
  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.