Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kenapa (Bisa) Orang-orang Menolak Kenaikan Gaji Guru?

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
3 Oktober 2024
A A
Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat membaca komenan di postingan IG Mojok tentang gaji guru, saya merasa ada yang salah dengan cara orang memandang isu ini.

Komen macam “tuh ada guru yang digaji gede tapi tetep males-malesan” mudah ditemukan. Tak hanya di postingan Mojok sebenarnya, di mana-mana juga gitu. Dan ini menurut saya pandangan yang amat salah serta contoh logika bengkok. Istilah saya sih, patah bawah.

Saya tak tahu kenapa orang hobi banget ngambil contoh buruk, lalu digeneralisasi. Hanya karena ada guru bergaji besar dengan kemampuan ampas, tak berarti semuanya begitu. Bahkan contoh itu tidak bisa dibawa-bawa dalam tuntutan kenaikan gaji guru.

Ini sama halnya dengan bagaimana orang-orang mengulang-ulang narasi “buruh demo naik upah tapi naik Ninja” di tiap May Day. Satu orang naik Ninja dirasa cukup untuk meng-counter narasi kenaikan upah. Padahal ya, itu ya tidak pas, untuk tidak mengatakannya bodoh.

Tuntutan kenaikan gaji guru itu sederhana

Begini. Tuntutan gaji guru itu sebenarnya sederhana, banyak guru diupah kelewat rendah, maka naikkanlah. Banyak honorer yang gajinya—meminjam kata Mbak Dyan—di bawah logika. Jika terus-terusan seperti ini, kualitas pendidikan akan sulit naik.

Betul bahwa kenaikan gaji guru bukanlah satu-satunya faktor meningkatkan kualitas pendidikan. Tapi ketika tenaga kerja tidak diupah sebagaimana mestinya, maka guru, sebagai pelaksana kegiatan pendidikan tidak bisa maksimal dalam menjalankan tugasnya. Ingat, tiada logika tanpa logistik. Ini logika dasar yang harusnya dipahami semua pembuat kebijakan.

Jadi, jika ingin kualitas pendidikan naik, bereskan dulu semua faktor-faktor yang berpengaruh. Salah satunya, jelas gaji guru. Ya gila saja kau berharap menghasilkan murid sepintar Jimmy Neutron jika gaji gurunya cuman 200 ribu. Itu bahkan bukan lagi mimpi, tapi gila. Straight, pure insanity.

Menteri digaji UMR

Argumen ada guru yang tetap ampas sekalipun gajinya gede juga tidak bisa dijadikan pembenaran. Kalau pakai logikamu, ya menteri digaji UMR saja kalau begitu. Kan banyak yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Baca Juga:

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

Kritik terhadap kualitas guru juga akan bersinggungan dengan gaji, pada akhirnya. Saya sudah pernah menulis tentang ini, bahwa sebenarnya kalau mau guru jago, kita bisa-bisa aja menghasilkan. Tinggal benahi kualitas kampus pencetak guru. Benahi total. Setelah itu, diberi pelatihan yang bener-bener pelatihan, bukan duduk dengerin ceramah, jadi itu.

Meski saya kerap mengkritik UNY, tapi saya nggak bisa memungkiri bahwa UNY itu bisa banget menghasilkan guru yang hebat. Tinggal benahi aja ini universitas, beres.

Tapi, misalkan kualitas guru yang ada jelek, itu bukan argumen yang bisa kau bawa untuk mengcounter kenaikan upah. Ini udah bahasan yang berbeda lagi. Lagian apa yang salah dari menuntut gaji yang layak?

Sekarang saya tanya, kenapa kalian kok tega liat ada orang digaji 200 ribu? Kok bisa kalian tega?

Asal bukan saya

Kalau memang kalian-kalian maunya gaji guru boleh naik kalau kualitas guru membaik, fine. Tapi yang dibenahi jauh lebih banyak. Ini butuh sinergi (benci betul aku dengan kata ini) banyak bidang. Dan lagi-lagi, kalau mau dapet orang berkualitas, kudu siap menggajinya dengan amat layak. Lha ini udah hukum dunia kerja: you pay peanuts, you get monkeys.

Sebagai penutup, kalian nggak usah keras-keras amat menolak para guru memperjuangkan upahnya. Apalagi kalian yang menolak ini hidupnya nggak ada sangkut pautnya dengan guru. Ini yang sering bikin saya bingung, kenapa tiap isu di Indonesia ini, selalu ditolak orang yang bahkan nggak paham isi isunya apa.

Atau memang inilah realitas negara kita: nggak apa-apa orang lain menderita, asalkan bukan saya.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2024 oleh

Tags: gaji gurukualitas gurukualitas pendidikanUNY
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

24 September 2025
UNY Lebih Unggul dari UGM Soal Legalisasi Ijazah, Sat-Set dan Nggak Ribet  Mojok.co

UNY Lebih Unggul dari UGM Soal Legalisasi Ijazah, Sat-Set dan Nggak Ribet 

5 Oktober 2024
UNY Bikin Mahasiswa UNJ Iri karena Sempitnya Gedung Kuliah (Unsplash)

Irinya Mahasiswa FIS UNJ Melihat FISHIPOL UNY: Ketika Luas Satu Fakultas Setara Satu Kampus

24 Juni 2024
Pertigaan Fishipol UNY, Tempat Berkumpulnya Gondes Tukang Catcalling yang Meresahkan!

Pertigaan Fishipol UNY, Tempat Berkumpulnya Gondes Tukang Catcalling yang Meresahkan!

27 Agustus 2024
Guru Asing di SMA Garuda, Lelucon Dunia Pendidikan di Awal Tahun yang Berpotensi Jadi Masalah Besar di Kemudian Hari lembaga pendidikan swasta guru honorer, sekolah swasta

Saatnya Pemilik Lembaga Pendidikan Swasta Meminta Maaf pada Guru karena Menggaji Mereka Tidak Layak!

16 September 2025
Kata Siapa Gaji Guru Swasta itu Bercanda? Gaji Kami Gede kok (Syarat dan Ketentuan Berlaku)!

Gaji Guru 25 Juta per Bulan Itu (Baru) Masuk Akal, Kualitas Baru Bisa Ditingkatkan kalau Sudah Sejahtera!

24 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.