Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

Muhammad Kasa Warda Syakbani oleh Muhammad Kasa Warda Syakbani
18 Desember 2025
A A
Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hal-hal yang bikin saya menyesal

Setelah lulus, siswa program akselerasi biasanya nggak diberi bukti tertulis dari sekolah yang menunjukkan bahwa kami lulus dalam waktu 2 tahun. Padahal seharusnya menurut saya pihak sekolah memberikan bukti tertulis, entah berupa sertifikat atau surat, karena siswa akselerasi adalah ikon sekolah dan telah melewati proses pembelajaran ekstra yang lebih berat dari siswa reguler.

Nah, lantaran lulus lebih cepat, kami memiliki usia lebih muda dari teman seangkatan di dunia kuliah. Rata-rata kami lulus pada usia 16-17 tahun. Hal ini juga berpengaruh pada mereka yang ingin melanjutkan ke dunia militer ataupun sekolah kedinasan yang mensyaratkan usia minimum pada seleksinya. Akhirnya ada juga yang harus menunggu 1 tahun agar bisa mendaftar.

Selain itu, siswa akselerasi yang sudah lulus sekolah dan ingin langsung bekerja juga belum bisa. Karena kebanyakan dari mereka belum mempunyai KTP dan SIM. Harus tunggu minimal 17 atau 18 tahun dulu.

Siswa akselerasi juga banyak mengalami masalah sosial, baik di lingkungan sekolah maupun setelah lulus dari sekolah. Di sekolah, kami cenderung dikucilkan dari angkatan karena dianggap adik kelas dan tidak pantas bergabung di angkatan. Banyak warga sekolah yang tidak suka dengan keberadaan siswa akselerasi. Hal itu disebabkan siswa program ini biasanya dianakemaskan sekolah.

Setelah lulus pun kami merasa terbebani apabila terpaksa gap year atau kuliah di kampus kurang terpandang. Sebab di mata masyarakat, kami ini anak genius yang bisa segalanya. Lantaran pandangan tersebut, banyak dari kami yang merasa frustrasi dan mulai menutup diri dari lingkungan sosial.

Harus punya tekad dan metal kuat

Selain hal-hal yang saya sampaikan di atas, kemungkinan terburuk yang dialami siswa lulusan program akselerasi adalah dari sisi kedewasaan diri. Lantaran masih muda dibandingkan teman seangkatan, tak sedikit dari siswa program ini yang belum matang untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Ibaratnya buah yang masih mentah tapi terpaksa dipanen.

Meski begitu, banyak juga siswa program ini yang kemudian sukses dan bisa menata kehidupan secara mandiri. Mental dan tekad kuat adalah hal yang paling penting untuk memulai hidup secara serius. Karena sejatinya mental dan sosial setiap orang berbeda, kita tidak bisa memberi ekspektasi lebih terhadap mereka.

Penulis: Muhammad Kasa Warda Syakbani
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

BACA JUGA Anggapan Keliru soal Anak Kelas Akselerasi yang Selalu Keren. Aslinya Ya Begitulah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2025 oleh

Tags: akselerasiKuliahprogram akselerasiSekolahsiswa akselerasisiswa SMAsma
Muhammad Kasa Warda Syakbani

Muhammad Kasa Warda Syakbani

Mahasiswa yang menaruh minat pada isu sosial dan pendidikan. Mencintai Kopi Lelet dan Rokok Kretek

ArtikelTerkait

5 Kasta Toga Wisuda dengan Desain Paling Unik hingga Biasa Aja Mojok.co

5 Kasta Toga Wisuda dengan Desain Paling Unik hingga Biasa Aja

13 Juni 2025
suka duka KRS mojok

Di Kampus Saya, Waktu KRS Adalah Waktu Penuh Drama yang Menggemaskan

27 Juli 2021
Menebak Lokasi Parkir Anak SMP yang Naik Motor ke Sekolah Terminal Mojok

Menebak Lokasi Parkir Anak SMP yang Naik Motor ke Sekolah

4 November 2022
Nasib Sarjana Musik di Situbondo: Jadi Tukang Sayur, Bukan Beethoven

Nasib Sarjana Musik di Situbondo: Jadi Tukang Sayur, Bukan Beethoven

17 Desember 2025
Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi mahasiswa gap year

Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi

20 Mei 2024
5 Hal yang Harus Disiapkan sebelum Kuliah di Turki Mojok.co

5 Hal yang Harus Disiapkan sebelum Kuliah di Turki

5 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis
  • Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri
  • Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia
  • Menapaki Minaret Pertama di Indonesia untuk Mendalami Pesan Tersirat Sunan Kudus
  • Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari
  • Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.