Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Gagal Masuk Unair dan Berujung Kuliah di UINSA: Tidak Menyesal, toh Hidup Masih Baik-baik Aja

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
11 Mei 2024
A A
Gagal Masuk Unair dan Berujung Kuliah di UINSA: Tidak Menyesal, toh Hidup Masih Baik-baik Aja Mojok.co

Gagal Masuk Unair dan Berujung Kuliah di UINSA: Tidak Menyesal, toh Hidup Masih Baik-baik Aja (unslash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Airlangga (Unair) menjadi primadona bagi banyak orang. Namun, tidak semua orang berkesempatan mencicipi kuliah di salah satu universitas terbaik di Indonesia itu. Saya dan kawan saya Feni termasuk orang-orang yang nggak punya kesempatan itu. Akhirnya, saya kuliah di UNESA, sementara Feni kuliah di  UIN Sunan Ampel Surabaya alias UINSA.

Awalnya, kekecewaan jelas ada, terutama bagi Feni yang sudah sejak SMA sangat mendambakan kuliah di Unair. Dia sebenarnya ingin masuk ke jurusan Ekonomi di pergurutan tinggi negeri favorit itu. Akan tetapi, realita nggak selalu berjalan sesuai dengan keinginan.

Terbentur, terbentur, dan terbentur

Menyadari bahwa kehidupannya harus terus berlanjut, Feni mulai beranjak dari kekecewaan tidak diterima di Unair. Dia mendapat informasi mengenai pembukaan pendaftaran UM-PTKIN—seleksi untuk perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Agama. Akhirnya, dia memutuskan untuk mendaftar UINSA dengan jurusan Ekonomi Syariah dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di jurusan yang sama.

Berita baiknya, Feni lolos di pilihan pertama, UINSA. Berita buruknya, dia sama sekali nggak tertarik untuk kuliah di kampus tersebut. Akhirnya, dia mencoba satu usaha terakhir, mendaftar secara mandiri dengan berharap pada jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK). Namun, kali ini dia mulai sedikit berkompromi dengan pilihan kampusnya, yakni Unair dan UPN Jatim.

Saat itu, Feni merasa sangat percaya diri akan lolos sebagai penerima KIPK karena dia telah menjadi penerima KIP sejak SMA. Namun, Feni harus menenggak kenyataan pahit sekali lagi. Dia nggak lolos bantuan KIPK. Otomatis impiannya untuk menempuh pendidikan di Unair pun pupus. Mau tak mau, Feni harus menerima untuk kuliah di kampus yang tak pernah dia harap sebelumnya, UIN Sunan Ampel Surabaya atau UINSA.

Menemukan titik terang dari berbagai permasalahan

Seolah kegagalan lolos Unair tidak cukup, Feni kembali diuji dengan pandemi Covid-19. Kondisi ekonomi keluarga carut-marut karena ayahnya kena PHK. Dia sempat ingin mengundurkan diri ketika menginjak semester 2 karena terkendala biaya. Beruntungnya, niat tersebut ditangguhkan karena masih bisa mengajukan keringanan UKT.

Permasalahannya perlahan menemui titik terak ketika masuk Semester 3. Dia menjadi salah satu penerima BSI Scholarship. Semua biaya kuliah mulai dari semester 3–8, uang saku, sampai tunjangan skripsi ditanggung oleh beasiswa. Feni cerita, beasiswa ini adalah titik balik yang mengubah hidupnya.

Akhirnya, Feni mulai mencoba banyak hal baru seperti aktif di berbagai organisasi kampus sampai mengikuti banyak perlombaan yang difasilitasi oleh kampus. Oleh karena itu, Feni mampu membangun hubungan baik dengan beberapa petinggi kampus mulai dari dekan, ketua prodi, hingga kemahasiswaan rektorat.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Praktis, kegigihan Feni untuk terus melangkah maju membuatnya berhasil menjadi wisudawan terbaik di jurusan Ekonomi Syariah dan prestasi non-akademik terbaik UIN Sunan Ampel Surabaya.

Apakah penyesalan karena nggak kuliah di Unair masih ada?

Di dalam lubuk hati saya, sejujurnya penyesalan karena nggak diterima di Unair masih sedikit berbekas. Namun, sejauh pengamatan, kawan saya Feni justru tidak tampak ada penyesalan. Dia tidak menyesal tidak diterima di Unair dan lanjut kuliah di UINSA. Banyak hal bisa dia syukuri dengan kuliah di kampusnya saat ini. 

Akan tetapi, Feni nggak menutupi kalau bara impian untuk mengenyam pendidikan di Unair masih ada. Dia berharap ada kesempatan lain bisa mengenyam bangku pendidikan di sana. Feni percaya, selama seseorang masih berusaha dan berdoa, maka hal-hal baik akan datang dengan sendirinya. Lagi pula kalau gagal lagi, dia percaya hidupnya masih akan baik-baik saja seperti yang dia jalani di UINSA selama ini. 

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Derita Mahasiswa yang Masuk Jurusan Sastra Indonesia sebagai Pilihan Kedua, Selalu Dipandang Sebelah Mata

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2025 oleh

Tags: beasiswaKampusKuliahUinsaUNAIRuniveristas airlangga
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Malas dan Tidak Punya Uang Mojok.co

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

8 Januari 2026
Beasiswa KIP Kuliah Bukan Tanda Mahasiswa Pecundang (Unsplash)

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Bukan Pecundang, Mereka Sama Seperti Anak Lain yang Punya Pilihan Hidup

6 April 2024
3 Ide Bisnis buat Kampus selain Kelola Tambang agar Marwah Kampus Terjaga tapi Tetap Cuan

3 Ide Bisnis buat Kampus selain Kelola Tambang agar Marwah Kampus Terjaga tapi Tetap Cuan

9 Februari 2025
Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan Mojok.co

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan

3 Juni 2024
Timses Calon Ketua BEM Adalah Profesi yang Nggak Sia-sia terminal mojok.co

Timses Calon Ketua BEM Adalah Profesi yang Nggak Sia-sia

5 Januari 2021
Dulu Sepelekan Kuliah, Kini Nangis Gaji di Bawah UMR (Unsplash)

Dulu Bilangnya Kuliah Cuma Formalitas, Sekarang Nangis Karena Gaji Masih di Bawah UMR Meski Sudah 5 Tahun Kerja

3 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.