Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Alih-Alih Jadi Pejuang Cinta, Nggombal Pakai Kalimat yang Menye-Menye Itu Menjijikkan, Mas!

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
27 Agustus 2019
A A
menye-menye

menye-menye

Share on FacebookShare on Twitter

Judul ini dibuat tentu tidak serta merta jadi simbol kontra bagi para cowok yang sedang melakukan PDKT dengan kalimat retoris menye-menye mereka yang dianggap penuh romansa. Sah-sah saja kalian (para cowok) yang sedang berusaha meraih hati gebetan kalian dengan amunisi kata-kata gombal romantis. Tapi perlu kalian ketahui juga, standardisasi bagi cewek soal kalimat ‘persepikan’ yang biasa dilancarkan cowok kepada mereka.

Standardisasi ini sebagai bentuk arbitrer atau kesepakatan bersama para cewek yang menganggap bahwa beberapa macam kalimat PDKT ala cowok justru bikin mereka ilfeel alias menjijikkan sama sekali. Jan ramashok pokoknya. Beberapa kalimat itu adalah kalimat yang menye-menye namun sering disalahpersepsikan oleh cowok bahwa kami—para cewek—bakal makin kesengsem dengan adanya kalimat itu. Padahal sebenarnya kami ini jijik, Mz.

Berbeda dengan catcalling yang dianggap pelecehan verbal pada kami, kalimat menye-menye saat PDKT ini justru bagaikan pantangan buat para cowok jika ingin masa-masa PDKT-nya mulus seperti jalan tol. Karena kalau kami sudah merasa jijik, kami khawatir, stigma tentang cewek jual mahal saat PDKT makin liar menghakimi kami. Maka dengan niat tersebut, ada baiknya para cowok wabilkhusus yang sedang dalam masa PDKT mengerti beberapa hal berikut.

“Lagi mikirin kamu. Kamu sendiri lagi apa? Mikirin aku juga nggak?”

Entah kenapa saya sangat mengamini jika semua pertanyaan basa-basi selalu dibuka dengan pertanyaan “lagi ngapain?”. Basa-basi itu juga sangat berlaku dalam proses taaruf PDKT . Berhubung dalam masa PDKT banyak orang yang membutuhkan pencitraan, pertanyaan “lagi ngapain” biasanya berlanjut dengan kalimat-kalimat yang berbau retoris nyepik. Dari nyepik itu juga biasanya muncul kalimat menye-menye tanpa disadari si pelaku.

Contohnya ketika si cewek bertanya “kamu lagi apa?” si cowok menjawab “lagi mikirin kamu. Kamu sendiri lagi apa? Mikirin aku juga nggak?”. Ayolah, meski cewek tau kalau kalian tidak benar-benar memikirkannya, setidaknya jawaban itu seolah-olah menandakan bahwa kalian—para cowok sangat kurang kerjaan. Jawablah pertanyaan “lagi ngapain” dengan bijak, wahai cowok. Kalian bisa menjawab seperti “Lagi kerja nih, banyak tugas”.

Dengan jawaban yang demikian, cewek akan lebih salut. Kenapa? Karena dalam keadaan sibuk, si cowok tetap bisa meluangkan waktunya untuk mereka meski sekedar menjawab pertanyaan basa-basi macam “lagi ngapain”. Selain itu, cewek juga bisa memberi kalian ucapan semangat. Bukankah dengan begitu hari-hari kalian akan lebih berwarna?

 “Kok bisa ya ibumu melahirkan cewek yang secantik bidadari kayak kamu gini?”

Baca Juga:

3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa

Jangan Jatuh Cinta dengan Orang Kabupaten Semarang, Kamu Nggak Akan Kuat!

Maaf, bukannya para cewek menyangkal jika dirinya memang cantik. Namun jika ingin memuji mereka saat PDKT kalian harus mengucapkannya dengan kalimat retoris yang lebih halus. Bukan dengan mengibaratkan kecantikan mereka dengan sesuatu yang kurang realistis—bidadari contohnya. Apakah kalian benar-benar mengetahui pasti bagaimana ukuran cantik, secantik bidadari meanwhile kalian belum pernah bertemu langsung oleh bidadari.

Sedikit jadi realistis namun tidak meninggalkan kesan nyepik pada saat PDKT, itu lebih baik. Atau simpelnya, nyepik dan memujilah para cewek dengan sederhana. Memuji dengan sederhana justru akan menambah kesan dalam dan hangat pada ucapan kalian, wahai cowok.  Kalian bisa memuji cewek dengan kalimat “Kamu selalu cantik dengan caramu”. Sesimpel itu ternyata memuji cewek.

Dengan kalimat itu juga memungkinkan para cewek tetap dalam keadaan percaya diri. Mereka juga akan berpikir bahwa kalian adalah tipikal cowok yang neriman dan tidak memaksakan cewek keluar dari penampilan yang sebenarnya, meskipun tanpa kalian paksakan para cewek pasti juga akan berusaha terlihat cantik. Begetoohh~

“Aku males makan. Karena mikirin kamu aja aku udah kenyang”

Sekali lagi, jadilah realistis. Saat pertanyaan dari cewek “sudah makan belum?” di masa PDKT kalian, akan sangat menjijikkan jika kalian menjawab, “Belum. Aku malas makan. Karena mikirin kamu aja aku udah kenyang”.  I mean, sebegitunyakah para cewek ini bisa menghilangkan nafsu makan kalian atau “ada apa dengan kami?”. Jawablah dengan jujur dan realistis, Dude.

Niat hati bikin gebetan kalian berbunga-bunga, yang ada kalian hanya menambah keilfilan mereka pada kalian. Untuk itu, kalian hanya perlu menjawab dengan kalimat “Aku belum makan? Kamu sudah? Kalau belum, makan bareng yuk!” Percayalah, pertanyaan sekaligus ajakan makan itu akan lebih membuat mereka jatuh hati pada kalian. Karena selain perhatian, kalian juga dengan percaya diri mengajak mereka untuk makan bersama. Lebih romantis, kan?

“Sejak pertama lihat kamu, aku seperti melihat masa depanku”

Sah-sah saja kok memiliki goals dalam hubungan at least baru di tahap PDKT. Tapi pernyataan semacam itu kelewat menye-menye dan menjadikan kalian seolah-olah yakin jika masa depan ada di mata gebetan kalian—seperti yang sudah kalian katakan. Alih-alih sangat yakin dan percaya diri kalau hubungan kalian bakal langgeng dan sah di pernikahan, gebetan kalian akan merasa ilfil. Kalian baru menjajaki masa PDKT, yang bahkan belum tentu jadian.

Gantilah pernyataan menye-menye itu dengan kalimat “Sejak awal kita kenal, aku merasa kamu adalah cewek yang baik dan humble, dan aku jadi nyaman ngobrol sama kamu”. Kalimat itu memang terlihat biasa, tapi sebenarnya juga tidak jauh berbeda dengan kalimat nyepik lainnya, hanya saja terlihat lebih halus. Dengan begitu, cewek akan merasa bahwa kalian dan mereka adalah partner ngobrol yang nyambung—yang artinya PDKT bakal mulus ke depan. xixi

Jadi lagi-lagi, kalian harus lebih jadi realistis Bro. Jadi pejuang cinta seperti kata-kata Mas Pur tidak semudah memindahkan ibu kota membalikkan telapak tangan. Tidak semua cewek yang berada dalam masa PDKT akan merasa baik dengan gombalan-gombalan. Justru sebaliknya, jadilah insan yang apa adanya dan bijak berbahasa, termasuk dalam bersepik-sepik ria. (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2022 oleh

Tags: gombalanhubunganmenye-menyePacaranpdkt
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

bubur diaduk

Menanggapi Tulisan Hai Para Pemakan Bubur Diaduk, Bertobatlah: Maaf, Tapi Makan Bubur Diaduk Adalah Jalan Yang Sebenar-benarnya

22 Juli 2019
pacaran

Pas Kecil Lihat Orang Dewasa Pacaran, Pas Dewasa Lihat Anak Kecil Pacaran

8 Agustus 2019
bucin 4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja versi Low Budget terminal mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja dari Jomblo yang Berharap ke Sana

7 November 2020
Sebagai Anak Tengah, Saya Muak pada Glorifikasi Sulung dan Bungsu terminal mojok.co

Kalau Jakarta Punya PSBB, Ayah Protektif Punya PABB: Pembatasan Asmara Berskala Besar

15 April 2020
Alasan Kenapa Orang Pacaran Memacu Motornya Begitu Pelan terminal mojok.co

Orang Pacaran yang Memacu Motornya Begitu Pelan Itu Dimaklumi Aja, sih!

15 Januari 2021
mahasiswa idealis

Mahasiswa Idealis Tanpa Romansa adalah Ambyar

2 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.