Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
4 Februari 2026
A A
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setidaknya satu kali dalam seminggu, atau katakanlah, satu bulan, kita pasti mampir beli sesuatu di Indomaret. Yang tiap hari ke Indomaret juga pasti ada. Selain karyawannya, tentu saja. 

Kebiasaan ke Indomaret ini, kalau kata orang Tegal, kami-Indomaretan. Yang berarti, apa-apa serba ke Indomaret. Nggak heran kalau Pak Anthoni Salim, selalu pemilik jadi makin kaya aja hari demi hari. Lha kita?

Meski mereka semakin berkembang, bukan berarti jalannya bebas dari rintangan. Persis seperti kata pepatah lama, “Semakin tinggi pohon, makin kencang anginnya.” Semakin besar sebuah entitas, semakin mudah pula rumor, prasangka, dan fitnah menerpa. Termasuk, Indomaret.

Kebohongan-kebohongan tentang Indomaret tersebut beredar dari mulut ke mulut, diwariskan dari grup WhatsApp keluarga ke kolom komentar medsos. Dan sialnya, banyak orang mempercayai kebohongan itu sebagai sebuah kebenaran.

Untuk itulah, lewat tulisan ini, saya ingin meluruskan beberapa kebohongan tentang Indomaret. Bukan untuk membela secara membabi buta, ya. Cuma, sekadar menaruh akal sehat di tempat yang seharusnya.

Baca juga Indomaret Adalah Sebaik-baiknya Sahabat bagi Pengendara Antarkota dan Tempat Melepas Penat

Karyawan Indomaret memborong habis barang promo

Jujur, isu karyawan memborong barang promo mungkin menjadi kebohongan paling populer sejagat minimarket. Pasalnya, sering kejadian, ada promo yang bikin pembeli penasaran. Tapi, begitu meluncur ke tujuan, pembeli nggak bisa menemukannya.

Padahal, di flyer jelas-jelas masih periode promo. Tapi barangnya? Gak ono. Dan ketika para pembeli mencari ke gerai lainnya, hasilnya sama saja. Zonk. Lalu, kesimpulannya langsung loncat: “Pasti karyawan mereka memborong barang promo.”

Baca Juga:

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Padahal, kenyataannya, jauh lebih sederhana dari prasangka. Pertama, barang promo itu memang nyata adanya. Bukan gimmick. Tapi, stoknya terbatas. 

Setiap toko mendapat jatah yang berbeda-beda, tergantung ukuran toko, histori penjualan, dan distribusi pusat. Kedua, peminat promo itu biasanya banyak dan datang hampir bersamaan. Dalam kondisi seperti itu, maka wajar jika barang langsung ludes.

Harga di etalase beda dengan di kasir: Pasti sengaja!

Kalau lagi sial, kadang kita mendapati harga yang berbeda antara yang tercantum di label etalase dan harga saat di-scan barcode. Kaget? Jelas. 

Ndilalah, harga pas mau dibayar kok ya seringnya lebih mahal daripada harga yang tertera di etalase. Mau membatalkan transaksi, kasir sudah kadung meng-inputnya.

Akhirnya, muncul tuduhan: Karyawan Indomaret sengaja memainkan harga. Mereka ngasih label murah di etalase supaya pembeli tertarik. Sementara itu, di kasir, pakai harga yang sesungguhnya. 

Eits, tidak begitu ya, Ferguso. Mana ada karyawan sengaja memainkan harga. Justru, kesalahan harga adalah mimpi buruk bagi karyawan. Salah pasang label bisa berujung teguran, bahkan sanksi. Jadi ya, tidak ada untungnya bagi mereka melakukan itu dengan sadar.

Yang terjadi sesungguhnya adalah kekhilafan. Maklum, di Indomaret, promo berganti cepat, harga berubah berkala, sementara tenaga manusia terbatas. Maka, kalau ada sumur di ladang… eh, maksud saya, kalau ada label yang terlewat diganti, itu manusiawi. 

Dan kalau pelanggan protes, sistem di Indomaret justru mengatur agar harga termurah yang berlaku. Pernah baca kan ketentuan ini di belakang komputer kasir? Nah. Itulah. Jadi, bukan modus, tapi murni kelalaian karyawan ya, Sob.

Masuk kerja Indomaret harus punya ordal dan bayar

Kebohongan tentang Indomaret yang satu ini termasuk fitnah klasik dunia kerja. Yaitu, rumor yang menyebutkan kalau mau masuk jadi karyawan, harus punya orang dalam atau setor uang. Indomaret pun sering kena tudingan ini.

Nyatanya, sistem rekrutmen Indomaret tergolong transparan. Ada tahapan seleksi, administrasi, tes, dan ada wawancara. Semua lewat jalur resmi. Tidak ada kewajiban bayar, tidak ada syarat titipan.

Kalau ada oknum yang mengatasnamakan Indomaret lalu minta uang, itu jelas penipuan. Bukan kebijakan perusahaan. Dan ini penting buat saya meluruskan, karena hoaks seperti ini justru merugikan pencari kerja yang sudah terdesak kebutuhan.

Baca juga Indomaret Sebagai Bagian dari Kehidupan Kita Sudah Saatnya Mempertimbangkan Menyediakan 5 Barang dan Jasa dengan Potensi Cuan Ini

Indomaret kirim makanan ke militer Israel

Terakhir, kamu mungkin pernah dengar isu ini: Indomaret kirim makanan ke militer Israel. Lengkap dengan foto sekelompok tentara tengah menikmati makanan. Isu ini sempat ramai, bahkan banyak yang langsung mengambil tindakan dengan melakukan aksi boikot.

Namun, berdasarkan penelusuran dan cek fakta media nasional, klaim Indomaret  mengirim bantuan makanan ke militer Israel adalah tidak benar. Informasi tersebut merupakan potongan narasi yang disalahartikan dan tidak sesuai konteks. Cuma ya, biasalah. Di era medsos, klarifikasi sering kalah cepat dari emosi. 

Pada akhirnya, tidak semua cerita yang nyaring dan ramai itu benar. Sebagian hanya asumsi, sebagian lagi karena emosi. Yang jelas, 4 kebohongan tentang Indomaret ini sekarang sudah diluruskan. Tapi, mohon maaf, nih, kalau soal tuduhan banyak bocil tantrum gara-gara nggak dibolehin beli Pororo drink di Indomaret, itu tidak bisa diluruskan. Soalnya, itu fakta. 

Btw, gimana? Sudah cocok belum saya jadi PR-nya Indomaret? Gas!!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis Saat Duduk di Kursi Indomaret, Terpaksa Saya Tulis agar Kewarasan Kita Tetap Terjaga

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2026 oleh

Tags: fitnah indomaretindomaretindomaret israelkaryawan Indomaretkasir indomaretkebohongan indomaretlowongan indomaretpromo indomaret
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

3 Tips Menghindari Kerugian Belanja di Minimarket dari Mantan Pegawainya terminal mojok.co

Menanggapi Tulisan ‘Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart’ Tidak Perlu Baper

27 Juni 2019
4 Camilan Underrated di Alfamart yang Enak Banget

5 Kopi Kemasan di Indomaret yang Lebih Layak Dibeli daripada Starbucks Kaleng

22 September 2022
Sakinah Supermarket Penguasa Surabaya Timur, Alfamart dan Indomaret Nggak Ada Apa-apanya Mojok.co

Sakinah Supermarket Penguasa Surabaya Timur, Alfamart dan Indomaret Nggak Ada Apa-apanya

24 April 2024
5 Barang yang Bikin Indomaret Lebih Unggul daripada Warung Madura yang Buka 24 Jam

Indomaret Adalah Sebaik-baiknya Sahabat bagi Pengendara Antarkota dan Tempat Melepas Penat

7 November 2025
Rekomendasi 6 Produk Private Label Indomaret yang Cocok buat Kaum Mendang-Mending

5 Tips Berburu Promo Indomaret biar Nggak Kecewa

9 November 2022
5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran Terminal Mojok

5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran

30 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.