Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Alasan UM Dikenal Sebagai Universitas Mahasantuy

Rista Fatma oleh Rista Fatma
14 April 2020
A A
universitas mahasantuy

Alasan UM Dikenal Sebagai Universitas Mahasantuy

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya kepanjangan dari UM adalah Universitas Negeri Malang. Bukan Universitas Mahasantuy, apalagi Universitas depan Matos. Tapi UM sekarang lebih dikenal sebagai Universitas Mahasantuy dibanding dengan nama aslinya itu. Buktinya, kalau kalian datang ke Malang, terus mengetikan “Universitas Mahasantuy” di sana, Google Maps akan mengarahkan kalian ke Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145 yang jelas-jelas adalah alamat dari Universitas Negeri Malang.

Mungkin yang bikin UM terkenal sebagai Universitas Mahasantuy oleh google itu karena di kampus saya ini, kamu bisa kuliah, ambil cuti panjang, tapi tetap lulus seperti yang terjadi pada Mas Bayu Skak. Gimana? Super santuy kan?

Ya santuy sih santuy, tapi tetep ada prosedurnya kok itu wqwq.

Kalau melihat kasus Mas Bayu Skak, katanya mas ini sudah cuti kuliah selama 7 semester (alias 3,5 tahun), kalau melihat aturan, mungkin harusnya sudah hampir DO. Tapi pihak kampus dengan berbaik hati mengusahakan Mas Bayu agar bisa lanjut kuliah dan wisuda.

Lalu terjadilah yang namanya pembobotan SKS matakuliah diekuivalensi dengan kegiatan yang dilakukan Mas Bayu di luar kelas. Tapi ya bukan kegiatan yang isinya cuma rebahan sambil youtubean yaaa. Yang dijadikan penilaian adalah kegiatan Mas Bayu yang menggarap film dengan mengangkat bahasa daerah ke filmnya. Jadi meskipun cuti, sebenarnya Mas Bayu ini tetap rajin ngurusi ekuvalensi nilai tadi.

Sekarang Mas Bayu sudah lulus dan diwisuda tanpa harus buat tugas akhir. Memang sih bikin ngiri. Kalau kalian pengin kayak gini juga, dipersilakan untuk sadar diri dulu karena karya Mas Bayu kan memang besar, malah jauh lebih besar dari tugas akhir dan skripsi.

Jujur saja, menurut saya ini menginspirasi, saya harap kampus lain juga menerapkan hal yang serupa. Lalu untuk UM, mbok ya jangan mahasiswa sastra saja. Mahasiswa teknik diberlakukan begitu juga.

Kalau memang bisa, saya akan mengajukan 1 artikel mojok diekuivalensi dengan 1 sks matakuliah teknik pondasi. Agar saya dapat kesantuyan yang haqiqi di semester ini.  Hah dasar saya ini, kebanyakan ngimpi. Tapi nggak apa-apalah siapa tahu benar-benar terjadi. Huahahahaha.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Jiwa santuynya UM ini tidak lepas dari motto “The Learning University”. Menurut pemahaman saya motto UM itu erat kaitannya dengan model pembelajaran sepanjang hayat. Maka dari itu sejak masih mahasiswa baru, saat masih unyu-unyunya mahasiswa, serta masih polos-polosnya mahasiswa, dosen sudah mewanti-wanti mahasiswanya untuk berkarir setelah lulus bukan sekedar bekerja.

Pemahaman yang saya tangkap, jika berkarir maka kita menjalankan tugas-tugas pekerjaan dengan senang hati, sekaligus berkembang secara keilmuannya. Selain itu, yang namanya berkarir kita tidak akan pernah merasa bosan dengan tugas pekerjaan yang kita lakoni, sehingga hasilnya cenderung mengalami peningkatan. Nah, beda ceritanya kalau kita bekerja saja.

Kalau hanya bekerja, produktivitas cenderung menurun. Minat kita terhadap pekerjaan rendah. Prestasi yang diraihpun juga rendah. Selain itu, kita juga malah banyak mengalami depresi selama mengerjakan tugas-tugas kerja dan merasa tidak bahagia. Hehehe.

Jadi, kalau kita itu berkarir kita senantiasa bahagia untuk terus belajar sampai kita selesai bekerja bahkan sampai kita tua. Mungkin begitu presepsi yang saya tangkap. Alangkah baiknya kita itu tidak pernah berhenti untuk belajar dan juga terus semangat untuk belajar. Pokoknya begitulah intinya.

Lalu alasan lain yang menjadikan UM disebut Universitas Mahasantuy itu ya karena UM ini selalu mencuri start untuk libur. Dibandingkan kampus-kampus lain yang ada di kota Malang seperti UB, ITN, UMM, POLINEMA, UNISMA, dan yang lainnya. UM selalu yang paling awal meliburkan mahasiswanya. Tapi ya gitu, ujiannya paling duluan juga. Hehehe.

Tak jarang, ini memang menyebabkan kecemburuan sosial. Di saat teman-teman mahasiswa dari kampus lain sedang berjuang mati-matian menghadapi ujian semester. Eh, mahasiswa UM sudah rebahan santuy sambil nonton sincan di kampung halaman.

Lalu lebih mengerucut santuy lagi kalau masuk jurusan Teknik sipil. Jadwal ujian tetap sama dengan jadwal mata kuliah di hari masuk biasa. Masuk kelas yang sama. Datang saat jam yang sama, dan tentunya juga diawasi oleh dosen yang sama. Jadiiii, saat ujian tiba kita merasa biasa-biasa saja, sama seperti saat melakoni perkuliahan biasanya. Ibaratnya itu kita sudah kenal kolamnya sebelum ujian renang. Jadi pas ujian sudah tidak tegang.

Sumber Gambar: Linkedin Universitas Negeri Malang

BACA JUGA 6 Hal yang Bikin Unisma Jadi Kampus Terbaik di Malang dan tulisan Rista Fatma lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: KampusMahasiswaUMuniversitas mahasantuyuniversitas negeri malang
Rista Fatma

Rista Fatma

ArtikelTerkait

Pancen Edan! UM Itu Singkatan dari Universitas Negeri Malang, Seorang Ganjar Pranowo pun Ikut Salah Sebut

Pancen Edan! UM Itu Singkatan dari Universitas Negeri Malang, Seorang Ganjar Pranowo pun Ikut Salah Sebut

28 Oktober 2023
Tanya Soal Ujian ke Kating di Jenjang S-2 Itu Percuma dan Nggak Bakal Mendongkrak IPK

Tanya Soal Ujian ke Kating di Jenjang S-2 Itu Percuma dan Nggak Bakal Mendongkrak IPK

16 Juni 2023
Tidak Menyesal Pernah Menelantarkan Kuliah demi Aktif di Ormas Besar Mojok.co

Tidak Menyesal Pernah Menelantarkan Kuliah demi Aktif di Ormas Besar

6 Oktober 2025
Hidup Penerima KIPK Kerap Disangka Enak karena Dapat Bantuan, padahal Hidupnya Terseok-seok dan Berdarah-darah

Hidup Penerima KIPK Kerap Disangka Enak karena Dapat Bantuan, padahal Hidupnya Terseok-seok dan Berdarah-darah

19 Juni 2025
Organisasi Mahasiswa di Bangkalan Madura Tak Mungkin Melawan Oligarki, Mereka Sudah Sibuk Melawan Teman Sendiri

Organisasi Mahasiswa di Bangkalan Madura Tak Mungkin Melawan Oligarki, Mereka Sudah Sibuk Melawan Teman Sendiri

9 September 2024
Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

24 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.