Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Alasan Logis Kenapa Kebanyakan Customer Service Adalah Perempuan

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
1 Desember 2022
A A
Alasan Logis Kenapa Customer Service Kebanyakan Adalah Perempuan Terminal Mojok

Alasan Logis Kenapa Customer Service Kebanyakan Adalah Perempuan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Konon, pekerjaan itu nggak punya jenis kelamin. Katanya sih begitu. Tapi nyatanya, ada pekerjaan yang identik dengan jenis kelamin tertentu. Pekerjaan yang saya maksud adalah customer service. Nggak di bank, nggak di perusahaan, customer service-nya kebanyakan perempuan. Dalam iklan lowongan pekerjaan pun, ketika ada lowongan untuk posisi customer service, yang dicari kebanyakan perempuan. Jarang banget saya melihat lowongan customer service untuk laki-laki. Apakah pekerjaan ini memang ditakdirkan untuk perempuan? Apa karena nggak ada laki-laki yang kompeten di bidang ini? Atau sengaja dipilih yang good looking?

Ah, sepertinya ketiga alasan tadi nggak masuk akal. Mana ada pekerjaan yang mutlak dikhususkan untuk perempuan? Hamil dan menyusui? Tolong ya hamil dan menyusui itu bukan pekerjaan. Alasan jarang atau nggak ada laki-laki yang kompeten di bidang CS juga nggak siku. Bukankah setiap pekerjaan itu bisa dipelajari? Nah, yang paling wagu ya alasan yang ketiga. Good looking. Lha, memangnya cuma perempuan yang bisa dan boleh good looking? Kan nggak.

Lantas, faktor apa sebenarnya yang membuat posisi customer service ini kebanyakan diisi oleh perempuan?

Saya meyakini ada dua alasan utama yang melatarbelakangi kenapa kebanyakan staff customer service adalah perempuan.

Pertama, adanya perbedaan struktur otak antara laki-laki dan perempuan. Kalian yang pernah mendengar materi dari dr. Aisyah Dahlan pasti sudah khatam soal otak-otakan ini. Nah, perbedaan onderdil inilah yang membuat ouputnya juga berbeda.

Penjelasannya begini. Customer service atau layanan pelanggan adalah profesi yang berperan untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan. Job desc mereka cukup kompleks, mulai dari memberikan informasi terkait produk/layanan hingga menanggapi keluhan pelanggan. Dengan kata lain, customer service adalah wajah sebuah instansi atau perusahaan. Susah, ya? Jelas! Yang dihadapi para customer service ini bukan benda mati, tapi orang dengan watak yang berbeda-beda.

Itu sebabnya perekrutannya nggak boleh sembarangan. Customer service haruslah orang yang tenang, nggak grusak-grusuk dan hobi ngajak gelut, meski dalam kondisi ditekan dan didesak oleh pelanggan sekalipun. Bahaya kalau ada yang emosian, bisa berujung pada rating bintang satu di Google. Dan, makhluk Tuhan yang punya setelan lebih tenang itu ya perempuan. Maaf, ini bukan semata karena women support women, tapi memang ada penelitiannya, kok.

Menurut penelitian, otak perempuan mengandung lebih banyak serotonin. Fyi, serotonin adalah hormon yang bertugas untuk membawa pesan antarsel dalam otak. Hormon ini berperan penting dalam memperbaiki suasana hati. Selain itu, keberadaan hormon serotonin juga mampu membuat seseorang bersikap lebih tenang. Ketenangan inilah yang dapat membantu customer service untuk mengerjakan tugasnya dengan baik. Uhuk. Tapi hati-hati, ya, Gaes. Ingat kata pepatah: air tenang itu menghanyutkan. Hehehe…

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

Alasan kedua?

Sek to. Alasan kedua mah gampang. Ditulis dalam dua atau tiga kalimat saja beres. Ini kita masih ngomongin soal perbedaan struktur otak dulu. Karena satu alasan ini bisa merembet ke banyak hal lain yang berkaitan dengan job desc customer service.

Baca halaman selanjutnya

Ukuran otak laki-laki lebih besar 10% dibanding perempuan, tapi…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2022 oleh

Tags: customer servicejob desclowongan pekerjaanPerempuan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Krisis Ruang Aman bagi Perempuan dari Pelecehan Seksual: Ketika Pesantren dan Kampus Jadi Ruang Penjahat

Krisis Ruang Aman bagi Perempuan dari Pelecehan Seksual: Ketika Pesantren dan Kampus Jadi Ruang Penjahat

27 Agustus 2022
Membantah Stereotip Semena-mena pada Perempuan Taurus terminal mojok

Membantah Stereotip Semena-mena pada Perempuan Taurus

14 Agustus 2021
4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya karena Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

25 Mei 2024
perempuan

Hanya Karena Saya Perempuan?

7 Juni 2019
Panduan Mendampingi Pacar Joobseeker terminal mojok.co

Panduan Mendampingi Pacar Jobseeker

3 Maret 2021
perempuan ngegombal

Perempuan Juga Boleh dong Ngegombal

17 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.