Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Alasan Judi Bola Tetap Diminati walau Rugi Berkali-kali

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
11 Juli 2021
A A
Alasan Judi Bola Tetap Diminati walau Rugi Berkali-kali terminal mojok.co

Alasan Judi Bola Tetap Diminati walau Rugi Berkali-kali terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah saya mengadakan reportase dadakan perihal judi bola di Mojok dalam tajuk “Sempak Terbalik, Wangsit Nyi Mblenduk, dan Statistik Judi Bola” dan tahu fakta bahwa beberapa narasumber yang saya tanya telah hancur lebur beberapa kali akibat kalah judi, muncul satu pertanyaan: kenapa mereka nggak kapok main judi bola?

Mulai dari aturan voor yang katanya menguntungkan bandar sampai mitos-mitos perihal aktivitas ini yang nggak mashoook di logika Sapiens seperti kita. Jebul, ia masih dijadikan agenda utama bagi kesenangan umat manusia. Singkatnya, kenapa harus cari kesenangan lewat judi bola sedangkan main gim Moba masih nikmat luar biasa?

Ternyata, tanpa bisa berkata apa-apa, banyak alasannya bahwa aktivitas ini dijadikan alternatif utama umat manusia untuk menjemput kebahagiaan. Alasan pertama, gayeng-gayengan bersama kawan. Gayeng itu artinya seru, kalau gayeng-gayengan itu bisa diartikan seru-seruan. Katanya, sih, ketika nongkrong, daripada dosa ngomongin orang, mending dosa main judi bola.

Eh, sek, sejak kapan ada dosa yang lebih mending dari pada dosa yang lainnya? Tapi seperti itulah dalih manusia dalam melanggengkan keseruan di bumi yang fana ini.

Katanya, ketika satu tongkrongan main judi bola, sedang ia nggak ikut-ikutan, jadinya serba salah. Judi bola tipe ini adalah judi bola bola mati, yakni jenis judi bola yang dikumpulkan sebelum pertandingan dimulai.

Alasan kedua, melatih nafsu dan ketenangan. Mungkin, daripada yoga atau meditasi yang melelahkan, meredam nafsu dan mencari ketenangan itu bisa didapat via aktivitas ini. Pasalnya menurut mereka, ketika kalah itu melatih ketenangan, ketika menang melatih nafsu. Nah, ketika menang itu melatih nafsu supaya nggak pasang lagi, sedang ketika kalah melatih kesabaran biar nggak ngidak gulu kancamu.

Akan tetapi, kalau saya renungkan dengan saksama dan secara sentosa, kok ya ada benarnya, ya. Begini, entah tabiat manusia atau bagaimana, ketika menang judi, pasti ada aja keinginan untuk pasang lagi. Tujuannya hanya satu, biar menang makin banyak.

Nah, ketika pasang lagi, entah kenapa pasti kalah. Entah itu hukum karma, hukum fisika, atau malah hukum gerak Newton II dengan modifikasi; judi sebuah sepak bola akan berbanding lurus dengan kerugian yang bekerja pada bandar, serta berbanding terbalik dengan pengeluarannya. Heshhh remoook.

Baca Juga:

Tips dan Trik Judi Bola dan Parlay biar Saldo Kalian Nggak Amblas

Setelah Saya Baca Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma

Alasan ketiga, melatih motorik dan ketangkasan manusia dewasa hampir paripurna. Ada sebuah gerak, ada sebuah pikiran, ada pula sebuah rencana yang tersusun secara prinsipil, itulah judi bola, Wahai anak-anak.

Aktivitas ini nggak hanya bertaruh kemenangan untuk Barcelona, melainkan ada sebuah rencana dan feeling yang hanya bisa dirasakan oleh tubuhmu sendiri. Jika dirimu, tubuhmu, pikiranmu, dan mentalmu belum bekerja sama secara dinamis, jangan harap untuk bisa mengalahkan bandar.

Melihat manusia masih kanak-kanak atau sudah dewasa itu mudah. Ajak saja ia main. Ketika ia bertaruh tanpa berpikir selama kurang lebih lima menit, maka ia masih kanak-kanak. Pasalnya, lima menit itu biasanya untuk menghitung statistik, juga mencari wangsit.

Alasan keempat, wahana terbaik untuk kontemplatif. Tetangga saya ada yang pernah sampai kehilangan sawah karena Juventus kalah di partai final. Setelah itu blio rajin datang ke masjid, beribadah, dan berbuat baik kepada sesama manusia. Ah, jangan disepelekan, jalan terjal manusia bisa sadar akan hadirnya Tuhan dalam hidupnya itu kan berbeda-beda.

Begini, biar nggak serius-serius amat, contoh wahana terbaik untuk kontemplatif itu cukup mudah. Ambil saja contoh penulis Terminal Mojok kawakan, Alif Suherman yang dalam judi bola yang difasilitasi oleh Mojok, blio dapat Makedonia Utara. Arti lain, Alif sudah kalah sebelum bertanding.

https://www.instagram.com/p/CP5KVdgh0HN/?utm_source=ig_web_copy_link

Apakah Alif bersedih? Nggak. Ia kontemplatif. Ia menjadi muhasabah dan rajin merenung. Menyendiri, menyendiri, menyendiri, lantas sambat di grup Mojok Euro 2020.

Sungguh, kekalahan judi bola itu amat adiktif. Kalau kata narasumber saya sih, tinggal nunggu waktu saja; kalian yang main judi, atau malah judi yang mempermainkan kalian. Jadi, nggak baik main judi. Tapi pasang buat Italia dan Argentina boleh juga. Voor ¼ juga boleh.

BACA JUGA Mitos-mitos Aneh yang Bisa Bikin Kamu Menang Judi Bola dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2021 oleh

Tags: bandarGaya Hidup Terminaljudi bolaUji Ketangkasan
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Membedah Isi Pikiran Penyelenggara Hajatan yang Menutup Jalan Tanpa Menyediakan Alternatif terminal mojok

Membedah Isi Pikiran Penyelenggara Hajatan yang Menutup Jalan Tanpa Menyediakan Alternatif

25 Juni 2021
3 Alasan Banyak Orang Suka Baca Prediksi Skor Bola terminal mojok.co

3 Alasan Banyak Orang Suka Baca Prediksi Skor Bola

29 Juni 2021
Dear Rokok Mustika yang Enak dan Murah, Kurangi Bungkus Plastiknya, dong! terminal mojok.co

Dear Rokok Mustika yang Enak dan Murah, Kurangi Bungkus Plastiknya, dong!

4 Agustus 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
6 Rekomendasi Permainan Anak Jadul untuk Rumah Tak Berhalaman Luas terminal mojok

6 Rekomendasi Permainan Anak Jadul untuk Rumah Tak Berhalaman Luas

13 Juni 2021
Menjajal So Klin Korean Camellia untuk Nyuci Pakai Tangan: Worth The Hype? terminal mojok.co

Menjajal So Klin Korean Camellia untuk Nyuci Pakai Tangan: Worth The Hype?

26 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.