Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Admin Prodi: Dianggap Sepele, padahal Jasanya Gede

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
12 Agustus 2022
A A
Admin Prodi: Dianggap Sepele, padahal Jasanya Gede

Admin Prodi: Dianggap Sepele, padahal Jasanya Gede (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Admin prodi kerap tak tersentuh spotlight. Padahal, mereka punya power yang besar dalam kelanjutan studi. Sebab, banyak keperluan administrasi yang hanya bisa lancar kalau sudah melewati tangan mereka. Bagi mahasiswa baru, selain kawan seangkatan, ibu kantin, dan dosen, admin prodi adalah orang penting yang harus kalian perhatikan.

Admin prodi ini merupakan sosok yang dekat dengan mahasiswa. Setiap mahasiswa yang memiliki permasalahan dengan perkuliahan, pasti selalu diarahkan untuk menghubungi admin prodi. Kadang, gara-gara terlalu sering bersinggungan dengan mahasiswa, tembok-tembok yang ada jadi ambruk. Kadang hal itu menyenangkan, kadang ya menyebalkan.

Tapi, namanya manusia, pasti ada satu-dua yang unik. Nah, entah kenapa, admin prodi banyak yang unik. Serius lho, mereka-mereka ini kerap punya tingkah yang bikin kita bingung.

Kenapa saya bisa bilang begitu? Soalnya saya mengalami sendiri. Pernah suatu ketika, saya bersama beberapa orang teman mengunjungi ruangan admin prodi untuk mengurus rencana studi. Bukannya duduk seperti berhadapan dengan dosen dan berbicara serius soal jumlah SKS, kami malah ditawari makanan ciki-cikian seharga 500 rupiah yang jelas saja kami sambut dengan suka cita. Yah, perihal perut siapa yang berani menolak, iya ‘kan?

Tidak hanya itu, kami juga leluasa bercengkragibah dengan gaya duduk bersandar di sofa ruangan. Bukannya memarahi, mereka malah ikutan gibah.

“Kene iki reti, sopo-sopo wae sek pacaran.”

Nah kan! Sudah saya duga, admin prodi ini bukan pekerjaan sederhana yang cuma duduk sambil input-input mata kuliah mahasiswa saja.

Di lain universitas, salah seorang kawan saya cerita tentang admin prodinya. Beberapa kali teman saya ini memberikan tangkapan layar untuk memberitahu saya menyoal cara blio membalas chat para mahasiswanya. Dan, ya, saya akui blio ini cara membalasnya sangat kocak geming.

Baca Juga:

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Cara membalas pesan admin ini unik. Nggak ada kesan formal-formalnya sama sekali. Beda dengan dosen yang harus sesuai tata bahasa. Padahal mereka (biasanya) menempati ruangan yang sama. Tapi, cara mereka berinteraksi bisa beda 180 derajat.

Saya yakin admin-admin ini jadi unik karena tuntutan kerja mereka. Menghadapi mahasiswa itu susah, apalagi jika udah ngurusin administrasi. Kadang, instruksi jelas saja masih bisa ditangkap keliru sama mahasiswa. Jadinya mereka kerja dobel.

Pun, kadang ada peraturan akademik yang bercelah, yang bikin admin dan mahasiswanya ikutan bingung. Mau tak mau, admin jadi jembatan antara kaprodi dengan mahasiswa. Atau malah ke dekan juga. Proses-proses seperti ini menguras pikiran.

Oleh karena itulah, mereka mungkin berpikir sebaiknya kerjanya dibawa enjoy. Mereka memilih los ke mahasiswa karena ya nggak mungkin juga mereka bersikap santai ke atasan mereka. Juga, mengurangi beban pikiran. Kalau mereka memilih spaneng, bisa gila menghadapi mahasiswa yang beragam tingkahnya.

Tapi, kadang juga ada admin prodi yang unik bukan karena friendly. Mereka unik karena kadang malah jadi lebih sok berkuasa ketimbang dosen-dosen. Coba tanya sama mahasiswa yang ngurus sidang, wisuda, atau yudisium, pasti ada satu-dua yang terhambat gara-gara admin yang minta ini itu terkait administrasi, padahal sama dosen atau kantor sub-bagian pendidikan nggak dipermasalahkan. Namanya kuliah, memang seninya itu. Katanya, kampus itu kan Indonesia mini. Nah, udah nggak kaget kalau ada orang-orang yang mempersulit sesuatu yang mudah. Kan, Indonesia mini, wqwqwq. Nggaklah, bercanda doang itu.

Yang jelas, admin prodi ini bukanlah jabatan sepele. Jasa mereka gede terhadap kelangsungan studi, diakui atau tidak. Ada yang nyebelin, ada yang menyenangkan. Yang jelas, hormati mereka sebisa kalian. Sebab, kalian nggak ada pilihan juga, orang bakal ketemu mereka di kampus wqwqwq.

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Siapa Bilang Gaji Dosen Itu Tinggi?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2022 oleh

Tags: admin prodiDosenKuliahSidang Skripsiwisudayudisium
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

rektor dari luar negeri

Perlukah Mendatangkan Rektor dari Luar Negeri?

29 Juli 2019
menyikapi dosen yang tak pernah praktik kerja berdebat dengan dosen

Panduan untuk Berdebat dengan Dosen yang Konservatif dan Moderat

9 April 2020
Prosesi wisuda di perguruan tinggi wisuda TK Pixabay ormawa kebaya

Kebijakan Wisuda Tanpa Kebaya Jelas Bukan Terobosan, Malah Bikin Masalah yang Tak Perlu

10 September 2023
Kuliah di Jurusan Manajemen 8 Semester, Setelah Lulus Baru Sadar kalau Jurusan Ini Nggak Layak Dipilih

Kuliah di Jurusan Manajemen 8 Semester, setelah Lulus Baru Sadar kalau Jurusan Ini Nggak Layak Dipilih

15 Mei 2025
Lulus Kuliah Cepat 3,5 Tahun Memang Keren, tapi Bikin Menyesal kuliah 7 tahun

Lulus Kuliah Cepat 3,5 Tahun Memang Keren, tapi Bikin Menyesal

2 Desember 2023
Plis Deh, Nggak Perlu Bacain Ulang Makalahnya Saat Presentasi

Plis deh, Nggak Perlu Bacain Ulang Makalahnya Saat Presentasi

17 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.