Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

7 Spesies Operator Sound System yang Sering Muncul di Hajatan Kampung

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
10 Desember 2020
A A
7 Spesies Operator Sound System yang Sering Muncul di Hajatan Kampung terminal mojok.co

7 Spesies Operator Sound System yang Sering Muncul di Hajatan Kampung terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Hajatan di akhir tahun tak pernah peduli dengan pandemi. Di kampung-kampung dan pinggiran kota serta desa yang jauh dari jalan utama, hajatan nikah selalu ada silih berganti. Koplo tetap harus berkumandang. Hajatan di kampung saya yang permai, selalu dipenuhi riuh rendah goyangan mbak biduan sepaket dengan operator sound system.

Hajatan dan dangdut selalu berjalan beriringan di kampung saya, bagai saudara kembar identik. Kadang cuma organ tunggal simple, bisa juga orkes dangdut komplit. Ya, dibilang sembunyi-sembunyi, nyatanya juga tetap gegap gempita. Pokonya hajatan dan dangdutan harus tetap jalan pumpung akhir tahun karena akhir tahun banyak hari baiknya. Katanya sih, begitu.

Salah satu penunjang acara musik hajatan selain MC dan grup dangdut yang asoy, adalah sound system yang mumpuni. Ya namanya di kampung, asal bass nendang dan menembus raga, sukma, plus jiwa, tak jadi soal kejernihan dan keseimbangan frekuensi. Pokoknya pas joget getaran bass harus sampai ubun-ubun.

Tapi, saya sendiri lumayan memperhatikan kualitas audio. Ada banyak faktor yang memengaruhi baik atau tidaknya sound system selain dari alatnya itu sendiri. Yak, operator sound system. Mau sebagus apa pun alatnya, kalau operatornya jahanam, ya bakal kacau acaranya. Berikut adalah contoh beberapa jenis operator sound system hajatan.

# 1 Anak metal asli bukan jamet

Tak jarang, job yang sepi dan perlunya memenuhi kebutuhan dengan segera, mengakibatkan musisi metal turun gunung jadi operator sound system hajatan. Jika di atas panggung dia membawakan lagu Metallica, Megadeth, Slayer, kini ia harus bisa mengatur keseimbangan frekuensi antara gendang dan biduan dalam lagu koplo. Orang jenis ini biasanya lumayan berpengalaman. Bayaran sebagai operator mungkin lumayan tinggi. Alat yang dibawa juga bukan yang abal-abal. Ia bisa mengoperasikan mixer dengan baik sehingga suara jernih dan mampu memaksimalkan kemampuan alat yang ada. Kuping sudah terasah jadi acara lancar tanpa ada bunyi ngak-ngik saat acara berlangsung.

#2 Om-om kantoran

Selalu berkemeja dan bajunya dimasukkan ke celana. Jam tangan kuning emas juga selalu menemani. Sepatu kulit mengilat dan ikat pinggang hitam tak ketinggalan. Ya pokoknya operator sound system jenis ini kayak orang-orang lawas. Biasanya dia sudah lama punya usaha ini. Dia mengerti medan dan selalu menyesuaikan selera lingkungan. Kalau yang suka dangdut, harus gini ngaturnya, yang suka pop harus gini. Sudah sangat berpengalaman dan tak jarang dapat komplain. Tak jarang anak sendiri jadi kru yang membantunya. Alatnya sederhana, namun hasil luar biasa. Sudah pro dan bisa menikmati semua jenis musik, tapi paling suka dengan pop cengeng 80-an dan lagu-lagu Koes Plus. Maklum, Om-om kantoran.

#3 Bertopi atau bersandal swallow

Saya juga tak mengerti, kok selalu ada bapak-bapak tipe begini yang jadi operator sound system. Apa pun acaranya, di mana pun tempatnya, topi tetap dipakai dan tak pernah mau pakai sepatu. Bahkan kadang outfitnya dipadukan dengan batik dan jas. Dia pakai topi karena memang botak, tapi tak jarang karena style. Kadang dia sering dipinjami peci sama panitia hajatan. Orang model begini ini biasanya sangat mengikuti selera diri sendiri, tak menggubris permintaan musisi. Bass nendang, namun middle dan treble hilang entah ke mana. Biasanya orang macam ini adalah operator idola para penikmat koplo akut. Sing penting joget!

#4 Tukang service elektronik

Sebenarnya orang macam ini kerjanya benerin speaker rusak, ampli rusak, sampai kabel rusak saat di tempat hajatan. Bahkan sampai acara berlangsung, ada saja yang masih dibenerin. Suara “greeek, ngiiik” kerap sekali terdengar. Sepertinya memang sengaja tiap dapat job sekalian test drive. Test drive kok terus-terusan. Biasanya sih tipe ini selalu minta bayaran yang terlampau tinggi untuk kualitas kerjanya yang begitu lah. Mungkin merasa sudah pro karena embel-embel “tukang service elektronik”.

Baca Juga:

Realitas Pahit di Balik Hajatan: Meriah di Depan, Menumpuk Utang dan Derita di Belakang

Derita 3 Tahun Bertetangga dengan Pemilik Sound Horeg, Rasanya seperti Ada Hajatan Tiap Hari

#5 Kadal darat

Nah, orang macam ini nih yang kerjanya gangguin biduan. Minta nomor ponsel, tapi cuma buat godain. Orangnya sok perlente dan sultan, padahal rokok ngambil punya tukang gendang. Para biduan tak bisa kerja dengan nyaman alibat kehadiran spesies macam ini. Tiap nyanyi, biduan bakal direkam sama si Kadal, tapi ngrekamnya milih-milih spot tertentu. Haaash, ramashok! Herannya, mereka juga punya kelakuan menilap jajanan hajatan. Ngganyem sambil membungkus jajanan di kantong plastik. Pokoknya operator sound system begini nyebelin dan patut di rukyah.

#6 Tenang seperti lautan

Duduk dan kerja, nggak banyak tingkah. Orang-orang tenang seperti ini langka, mereka datang memang untuk kerja. Profesionalitas dikedepankan, mereka pun selalu datang tepat waktu dengan pakaian rapi. Coba perhatikanlah, orang yang tenang saat mengatur sound system ini selalu sopan dan kelihatan bermartabat. Mereka tak banyak mengeluh dan melayani musisi dengan hati. Mereka pun memastikan semua orang kerja dengan relaks. Walau kadang hasil suara sound system kurang bagus, tak masalah, tak ada yang tega protes juga lah.

#7 Monyet bau, kadal bintit, muka gepeng, kecoa bunting, babi ngepet, dinosaurus, brontosaurus, kirik

Atau kita sebut saja orang begini lambe lamis. Mereka sering bilang, “Mas DP-nya dulu 80% kalau bisa ya langsung bayar full.” Tapi, nggak tahunya yang bilang begini malah nggak datang pas hari H. Mereka pun selalu bilang, “Jangan khawatir, saya sudah berpengalaman dan profesional.” Eh ternyata… duar, suara speakernya kayak tiang telepon ditimpuk batu. Ajoor acarane bos! Besar omongannya aja. Operator sound system macam ini layak dihindari. Jangan sampai ketemu yang macam ini atau hajatan bisa bikin banyak orang nggak mood. Bagaimanapun, musik adalah nyawanya, sound system adalah jiwanya.

BACA JUGA Macam-macam Pribadi Manusia Saat Tradisi Gugur Gunung atau Kerja Bakti di Desa dan tulisan Bayu Kharisma Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2020 oleh

Tags: HajatanMusik
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berteman dengan Fans JKT48 terminal mojok.co

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berteman dengan Fans JKT48

15 Desember 2020
.Feast Lebih Baik Bermusik Aja, Nggak Perlu Nyenggol Genre Musik Lain! terminal mojok.co

.Feast Lebih Baik Bermusik Aja, Nggak Perlu Nyenggol Genre Musik Lain!

26 April 2020
Asyiknya Jadi Kolektor Kaset Pita, Bisa Nostalgia Sekaligus Dapat Cuan yang Lumayan Mojok.co

Asyiknya Jadi Kolektor Kaset Pita, Bisa Nostalgia Sekaligus Dapat Cuan yang Lumayan

27 Oktober 2023
Bukan Lebih Diterima, Nasib Musik Indie Masih Sama Sejak Dulu terminal mojok.co

Bukan Lebih Diterima, Nasib Musik Indie Masih Sama Sejak Dulu

19 Februari 2021
Aksi Liar Sok Rock n Roll dan Destruktif di Panggung Musik yang Kerap Merugikan Tidak Bisa Dibenarkan!

Aksi Liar Sok Rock n Roll dan Destruktif di Panggung Musik yang Kerap Merugikan Tidak Bisa Dibenarkan!

4 Oktober 2024
4 Skill Karang Taruna di Desa yang Sulit Disaingi oleh Warga Kota Mojok.co

4 Skill Karang Taruna di Desa yang Sulit Disaingi oleh Warga Kota

25 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026
3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.