Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Halo NET TV, Tayangin Lagi “Tetangga Masa Gitu”, dong!

Aminah Sri Prabasari oleh Aminah Sri Prabasari
13 Juni 2020
A A
tetangga masa gitu

Halo NET TV, Tayangin Lagi "Tetangga Masa Gitu", dong!

Share on FacebookShare on Twitter

Sitkom Tetangga Masa Gitu adalah sitkom yang sempat sangat booming yang tayang di NET TV. Episode perdananya tayang 20 Maret 2014 lalu, entah kenapa, sitkom ini kukut tanggal 27 Januari 2017 setelah tiga season.

Buat saya sitkom ini adalah sitkom yang sangat menghibur soalnya cerita nggak hitam-putih. Karakternya juga terlihat wajar dan manusiawi demikian juga dengan konflik yang sehari-hari mereka hadapi. Jauuuh banget dari sitkom biasanya yang sudah ketebak ceritanya padahal baru lima menit pertama.

Kalau kalian lupa atau belum tahu (emang ada ya yang belum tahu??) sitkom ini meceritakan soal pasangan pengantin baru, Bastian Irawan (Deva Mahenra) dan Bintang Howard Bornstein (Chelsea Islan) yang biasa dipanggil Bintang atau Bee saja oleh suaminya, yang bertetangga dengan pasangan yang sudah berumah tangga 12 tahun, Adi Putranto (Dwi Sasono) dan Angela Schweinsteiger (Sophia Latjuba).

Kedua pasutri ini beda banget karakter dan ritme berpasangannya. Bukan hanya karena beda usia pernikahan, tapi memang berbeda tipe kepribadian juga.

Diceritakan Adi Putranto, laki-laki Jawa kelahiran Gunung Kidul, yang nyeni tapi pemalas. Ia seorang pelukis yang juga bekerja sebagai guru seni rupa di sebuah SMU. Di masa mudanya seorang anak band, beberapa kali Poppy Sofia teman nge-band main ke rumah Adi. Bertemu kemudian berpacaran dengan Angel sejak masih kuliah. Ada satu janji Adi yang tak kunjung dipenuhi yaitu membelikan Angel cincin berlian. Adi selalu bangkrut, kadang memanfaatkan orang lain, supaya kebutuhannya terpenuhi. Korban utama adalah Bastian yang polos dan jujur.

Istri Adi, Angela Schweinsteiger, seorang blasteran Jerman-Indonesia. Bekerja sebagai advokat yang bercita-cita menjadi partners dalam sebuah law firms, lulusan sarjana hukum dari UI. Angel adalah sosok eksekutif muda yang pintar dan berkelas. Karirnya yang bagus membuat Adi lebih suka membiarkan istrinya yang menanggung semua pengeluaran keluarga. Meski baju yang dipakai sepertinya hanya itu-itu saja, tidak ada barang murah yang melekat di tubuh Angel. Tas yang dipakai sehari-hari saja merk Chanel yang harganya puluhan juta.

Bastian Irawan, laki-laki Sunda asal Bandung yang anak mama. Bastian adalah suami Bintang yang awalnya seorang sales sabun cuci namun seiring waktu ia bekerja di sebuah event organizer dan lumayan sukses karirnya. Tapi karakter Bastian yang baik hati dan polos ini membuatnya sering dibodohi, ditipu, dan diledek oleh Adi. Bastian memiliki sikap yang romantis, sangat perhatian pada istri, dan hobi bernyanyi. Ia suka membaca komik dan terkadang bertindak seperti tokoh komik, cosplay gitu ceritanya.

Bintang Howard Bornstein atau Bintang Irawan atau biasa dipanggil Bee oleh Bastian merupakan keturunan Amerika-Indonesia. Cantik dan sangat pintar tapi kepintarannya berbeda dengan Angel. Karakter yang sangat khas dari Bintang adalah riang dan selalu positive thinking. Ia selalu menjadi problem solver bagi suaminya yang lebih sering pasrah atau malah tak bisa melihat persoalan sama sekali. Bekerja mengelola toko online membuat Bintang lebih sering di rumah. Kelemahannya hanya satu: tak pernah berhasil memasak.

Baca Juga:

Zona Musik dan Expresi, Acara Musik NET TV yang Udah Nggak Relevan Lagi

Sitkom Indonesia yang Harusnya Dibikin Lagi Sessionnya di Masa Pandemi!

Detail sitkom ini sangat menyenangkan untuk ditonton. Karena banyak terdapat perbedaan yang digambarkan dengan detail, sampai ke interior rumah segala, kehidupan rumah tangga dan bertetangga mereka terasa nyata meski nano-nano.

Cerita yang diangkat di sitkom ini klasik sih, masalah rumah tangga dan bertetangga sehari-hari. Kalau pernah menonton Bajaj Bajuri dan Suami-suami Takut Istri ya mirip-mirip lah. Bedanya pasangan di Tetangga Masa Gitu ini tinggal di townhouse, rumah tak berpagar, dengan gaya hidup pasangan muda metropolitan dari kalangan menengah atas.

Pasangan Angel dan Adi yang sudah lebih lama menikah cenderung menghadapi permasalahan rumah tangga dengan realistis, sementara Bintang dan Bastian lebih suka romantis.

Keromantisan Bintang dan Bastian sering membuat Angel dan Adi jengkel, ABG banget sih, begitu mungkin pikir mereka.

Bastian dan Bintang memang sering bikin baper. Mereka, mungkin karena masih pengantin baru, nggak ada capeknya saling ngegombal.

Bintang: “I love you Bas…”
Bastian: “I love you too Bee…”
Bintang: “I love you so much, Bas…”
Bastian: “No, I love you so much much much much more more more and more…”

Begitu saja terus sampai besoknya. Eh, nggak ding, hahaha. Biasanya percakapan yang-yangan tersebut ditutup dengan pelukan. Sengaja banget bikin sirik yang nonton, eh, Angel dan Adi maksudnya.

Cuma segitu doang?

Nggak dong. Bastian punya seabrek gombalan berfaedah buat Bintang. Contohnya di hari ke-551 pernikahan mereka. Bastian berdiri diam di tengah ruang tamunya karena merasa ada yang hilang.

“Kayaknya ada yang hilang deh,” kata Bastian.
“Ooo, kamu kangen ya ama meja tenis meja kamu?” Tanya Bintang sambil menatap meja makan yang tadinya adalah tempat diletakkannya meja pingpong warna hijau milik Bastian.
“Nggak, bukan di situ yang hilang,” jawab Bastian.
“Tapi di sini, aku baru ingat, hati aku bukan hilang tapi ada di kamu,” kata Bastian sambil menunjuk dada kirinya.

Menonton KDRT alias ‘kemesraan dalam rumah tangga’ ala Bastian dan Bintang bikin tersipu sekaligus deg-degan khawatir kena diabetes. Manisnya nggak nahan euy, tolong~

Sementara romantis bagi pasangan Adi dan Angel adalah berhasil melewati pertengkaran tanpa menyakiti satu sama lain. Baikan ala Adi dan Angel nggak ada manis-manisnya tapi terasa nyata, senyata kehidupan di dunia fana ini.

Aduh gara-gara nginget-nginget lagi ceritanya, saya jadi kangen banget nonton acaranya. Ayo dong NET TV tayangin lagi “Tetangga Masa Gitu” plis plis plissss. Kalau acara ini tayang lagi, saya jamin deh, selain bakal mengobati kerinduan banyak orang, acara ini bakal bikin Mas Adi (Dwi Sasono) nggak gabut dan lari ke obat-obatan lagi.

Sumber Gambar: WIkipedia

BACA JUGA Melihat Kehidupan Masyarakat Miskin Kota Melalui Sitkom Bajaj Bajuri dan tulisan Aminah Sri Prabasari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2020 oleh

Tags: net tvsitkomtetangga masa gitu
Aminah Sri Prabasari

Aminah Sri Prabasari

Perempuan yg merdeka, pegawai swasta yg punya kerja sambilan, pembaca yg sesekali menulis. Tertarik pada isu gender, politik, sosial dan budaya.

ArtikelTerkait

Sitkom Indonesia yang Harusnya Dibikin Lagi Sessionnya di Masa Pandemi! terminal mojok.co

Sitkom Indonesia yang Harusnya Dibikin Lagi Sessionnya di Masa Pandemi!

9 Juli 2021
malam-malam net acara televisi bagus disukai generasi z net tv mojok.co

Malam-Malam Net, Acara yang Bikin Generasi Z Mau Nonton TV

26 Mei 2020
Meninjau Jam Tayang Baru Tonight Show Setelah Vakum Satu Bulan Tonight Show dan Rating Televisi yang Menggerogotinya Tidak Merindukan Televisi Karena Ada Vincent Desta Show

Tonight Show dan Rating Televisi yang Menggerogotinya

29 Mei 2020
Sitkom ‘Friends’ Adalah Sitkom Era 90-an Paling Ikonik Sepanjang Masa terminal mojok.co

Sitkom ‘Friends’ Adalah Sitkom Era 90-an Paling Ikonik Sepanjang Masa

8 Maret 2021
net tv

Net TV: Dulu Dipuja Sekarang Dicerca

10 Agustus 2019
OVJ MOJOK.CO

OVJ, The Real OVJ, Adalah Acara Lawak Terbaik

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

27 Januari 2026
Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal MOJOK.CO

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

28 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.