Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Arsenal, Lupakan Ousmane Dembele, Attitude Itu Segalanya di Sepak Bola

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
24 Mei 2020
A A
arsenal dembele MOJOK.CO
Share on FacebookShare on Twitter

Terlepas dari keprihatinan ekonomi karena pandemi corona, penurunan harga Ousmane Dembele memang terbilang luar biasa. Sangat jarang terjadi, harga pasar pemain anjlok hingga 50 persen lebih. Meskipun sedang “diskon”, saya berharap Arsenal tidak mempertimbangkan pemain Barcelona itu untuk dibeli.

Januari 2020, harga Dembele ada di sekitar 70 hingga 80 juta paun. Meskipun cedera datang silih berganti, dunia masih ingat kalau pemain Prancis itu adalah salah satu pemuda potensial. Jika menemukan “lingkungan” yang tepat, tidak ada yang meragukan potensi dan kualitas Dembele, misalnya di masa-masa awal bersama Borussia Dortmund.

Akhir Mei 2020, harga pasar Dembele jatuh ke “hanya” 37 juta paun. Bahkan saya rasa, ketika Barcelona harus mengumpulkan uang sekaligus membebaskan jatah gaji, harga pasar Dembele masih bisa merosot lagi. Mungkin di sekitar 30 juta paun. Dan, terlepas dari sosok Dembele, anjloknya harga pasar ini memang menyedihkan.

Tapi, mau dibilang apa, penurunan harga ini memang salah Dembele sendiri….

Sikap negatif yang perlu dijauhi Arsenal

Semuanya kembali ke soal sikap, well, biar keren kita sebut attitude. Saya masih ingat ketika Barcelona mulai menunjukkan ketertarikan kepada Dembele. Dortmund sudah berusaha menahan si pemain. Dortmund memang bukan klub yang akan menahan pemain sekuat tenaga. Namun, mereka masih punya project di mana Dembele penting untuk dilibatkan.

Dembele tahu bahwa dirinya bisa berdiri di panggung yang lebih besar. Mulai saat itu, dia menunjukkan sikap kekanan-kanakan, jauh dari sikap profesional. Bolos dan terlambat latihan. Tidak bermain maksimal di atas lapangan. Hingga tidak disiplin menjaga kebugaran.

Sikap yang terakhir ini ternyata berdampak panjang. Kegagalan Dembele menjaga kebugaran diri sendiri membuatnya menjadi rentan cedera. Tidur larut malam, mengonsumsi makanan tidak sehat, terlalu banyak main game, dan pengaruh orang-orang di sekitarnya yang terbukti sangat negatif. Toxic.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Sikap-sikap seperti ini yang perlu ditampik oleh Arsenal. Bakat memang mahal harganya. Namun pada faktanya, attitude jauh lebih mahal, bahkan priceless. Buat Arsenal, kita semua tahu kalau bakat tidak menentukan karier pemain. Kita bisa melihatnya di sosok Ainsley Maitland-Niles. Kurang berbakat apa coba si pemain. Tapi kita tahu bagaimana situasinya saat ini.

“Ability is what you’re capable of doing. Motivation determines what you do. Attitude determines how well you do it,” kata Lou Holtz, seorang pelatih legendaris di dunia American football. Bakat terlihat dari caramu bermain. Motivasi menentukan apa yang terlihat di lapangan. Sikap, menentukan seberapa baik kamu menggunakan bakat.

Punya attitude yang benar bakal membantu seorang atlet tetap fokus di kariernya setelah rentetan kesalahan. Tanpa attitude, kepercayaan diri pemain tidak akan stabil. Ilmu psikologi sepak bola sudah menunjukkan kalau attitude yang positif akan sangat menentukan performa pemain di atas lapangan.

Arsenal seharusnya sangat tahu dengan fakta ini. Kita bisa melihatnya dari sosok-sosok legenda; Martin Keown dan Tony Adams.

Kita tahu kalau Tony Adams sempat punya masalah serius dengan kegemarannya mengonsumsi alkohol. Ketika datang ke Arsenal, Arsene Wenger menuntut komitmen dari Adams. Bebas dari adiksi atau jangan pernah berharap bermain lagi untuk Arsenal. Konfrontasi terjadi karena menyesap bir sudah semacam budaya untuk English man.

Namun, pada akhirnya Adams sadar kalau kariernya mau panjang, adiksi alkohol harus dihilangkan. Kita tahu sejarahnya kemudian. Mister Arsenal, menunjukkan attitude terbaik dari seorang kapten. Komitmen, determinasi, kerja keras, dan pengorbanan. Fans Arsenal tahu sekali bagaimana akhir cerita Tony Adams.

Maka ketika Ousmane Dembele dihubungkan dengan Arsenal, saya justru berdoa tidak terjadi. Sayang sekali jika skuat dengan landasan VCC, kemenangan diawali oleh keharmonisan, berpotensi dirisak oleh kehadiran Dembele. Maaf kalau saya terdengar kejam. Namun pada akhirnya, klub adalah yang utama, bukan pemain.

BACA JUGA Pernikahan Perak Inul Daratista dan Adam Suseno, Ketika Cowok Jadi Diri Sendiri di depan Pasangan dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. Follow Twitter Yamadipati Seno.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2020 oleh

Tags: arsenalbarcelonaliga inggrisLiga SpanyolOusmane Dembele
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

Mobile Legends x Arsenal: Ling yang Luwes Sekaligus Mematikan untuk Lini Depan

21 Agustus 2020
Prediksi Juara Liga Champions Pilihan Pendengar Musik Berdasarkan Band Idolanya MOJOK.CO

Prediksi Juara Liga Champions dari Nasida Ria yang Ditolak Kufaku: Sebuah Drama

2 Agustus 2020
liverpool

Liverpool Jangan Jumawa: Segerakan Meraih Gelar Liga Inggris!

7 Oktober 2019
Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

Hal-Hal Baik yang Harusnya Dapat Kita Petik dari Liga Inggris

29 Januari 2020
Apa Betul Arsenal Bisa Hidup Tanpa Arsene Wenger? MOJOK.CO

Arsenal, Karyawan yang Dirumahkan, dan Serangan Tidak Berfaedah kepada Mesut Ozil

7 Agustus 2020
milan inter juventus arsenal MOJOK.CO

Fans Milan Dikeroyok Fans Inter dan Juventus, Mereka Adu Bacot Gara-gara Fans Arsenal

10 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.