Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Saya pernah mengira Tegal kota yang sepi, ternyata saya salah besar

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
27 Agustus 2026
A A
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika pertama kali mendapatkan SK akan ditempatkan bekerja di Tegal, saya langsung membuka maps dan mencoba menerawang: Tegal itu seperti apa?

Maklum, saya lahir dan tumbuh besar di Jogja. Dalam bayangan saya waktu itu, Tegal adalah kota kecil yang kemungkinan akan membosankan. Bahkan saya mengira kota ini hanya sebatas kota transit di Pantura, semacam Radiator Springs di film Cars. Kota tempat istirahat setelah lelah di jalan dari Jakarta Menuju Surabaya atau arah sebaliknya.

ADVERTISEMENT

Setelah delapan tahun tinggal, ternyata banyak anggapan saya tentang Tegal yang keliru.

Bukan tempat transit

Dulu, setiap mendengar Kota Tegal, pikiran saya langsung terbayang jalur Pantura yang disesaki oleh bus antarkota antarprovinsi, tronton, trailer, colt diesel dan kendaraan besar lainnya. Tidak terlintas di pikiran bahwa saya akan menetap selama bertahun-tahun di kota ini.

Setelah delapan tahun tinggal, saya baru ngeh bahwa kota Tegal lebih dari kota transit atau sekedar tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Ada hiruk-pikuk keramaian warganya yang tidak terlihat dari kaca kendaraan yang melewati pantura. Ada warung sate batibul berlomba-lomba membuka gerai di exit tol agar pelanggan tidak perlu repot-repot datang ke tengah kota. Belum lagi banyak pabrik yang baru berdiri sehingga menyerap banyak lapangan pekerjaan.

Saya kira Tegal tidak punya objek wisata

Ternyata Tegal memiliki banyak objek wisata untuk sekedar healing. Tercatat ada Alun-Alun yang berani diadu dengan kota-kota lain. Ada Kawasan pegunungan Guci yang mirip-mirip dengan Kaliurang, hingga deretan pantai dari Pantai Alam Indah, Pantai Watu Kodok hingga Pantai Purwahamba Indah yang cocok bagi pencari udara segar.

Walaupun objek wisatanya masih kalah tenar bila dibandingkan dengan Jogja dan Bandung, tempat wisata di Tegal sudah lebih dari cukup untuk sekedar melepas penat.

Ternyata cafenya banyak!

Saya lahir dan besar di Jogja yang tiap sudutnya penuh dengan deretan kafe kekinian. Awalnya saya menganggap Tegal tidak punya banyak pilihan tempat nongkrong seperti itu, dan lagi-lagi saya salah besar.

Baca Juga:

4 stereotip tentang orang Bumijawa Tegal yang sering saya dengar dari orang luar

Pantai Alam Indah tempat wisata Tegal yang tidak spesial, cukup dikunjungi sekali saja

Kini kafe kekinian dan estetik mudah sekali ditemukan di Tegal. Mulai dari kafe lokal seperti Minapadi, Caffeine 8, Celco, hingga kafe keluarga seperti Sekotji, S café, hingga Sorak Sorai tidak kalah menarik dengan tempat nongkrong di kota-kota besar. Bahkan kafe-kafe tersebut tidak hanya ramai di akhir pekan saja. Sepulang kerja pun terpantau anak muda saling berkumpul, mengerjakan tugas hingga menghabiskan waktu bersama.

Untuk urusan nongkrong, kota ini berani diadu.

Saya kira event di Tegal tidak banyak

Dulu saya menganggap tidak banyak event di Tegal, ternyata saya salah. Belakangan kerap berbagai acara mulai dari konser musik hingga festival kuliner diadakan di kota ini. Terbaru ada Festival Kuliner FYP Jajanan Viral Jakarta, Blok M dan Bali yang dihelat di Rita Supermall Tegal.

Sebelumnya ada juga Festival Warisan Rasa Asia di mana terdapat Seblak Mamang Rafael di dalamnya. Tiap pekan, ada saja acara yang menjadi daya magnet bagi orang Tegal.

Kalau ada yang bertanya apakah Tegal merupakan kota yang membosankan, tentu saya jawab tidak. Dulu saya berpikir akan kesulitan mendapatkan tempat hiburan di kota ini, ternyata saya salah besar. Kalau di pikir-pikir lagi, Tegal terlalu ramai untuk dicap sebagai kota yang sepi.

Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2026 oleh

Tags: kafe di tegalpanturategalwisata di tegal
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

3 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lumrah di Jogja

3 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lumrah di Jogja

17 September 2024
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

7 Oktober 2023
5 Dosa Makan Martabak dari Perspektif Penjualnya Terminal Mojok.co

5 Dosa Saat Makan Martabak dari Perspektif Penjualnya

4 April 2022
Balapulang Tegal, Saksi Bisu Rombongan Amangkurat I Putar Balik Gara-gara Dihadang Pasukan Trunojoyo

Balapulang Tegal, Saksi Bisu Rombongan Amangkurat I Putar Balik Gara-gara Dihadang Pasukan Trunojoyo

25 Februari 2024
Jalan Kudus-Demak buat Pengendara yang Bernyali Besar

Jalan Kudus-Demak buat Pengendara Bernyali Besar

7 Juni 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat Mojok.co

Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat

27 Agustus 2026
5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.