Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
15 Juli 2026
A A
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, banyak media cetak mengalami senja kala. Digitalisasi dan internet menjadi tantangannya. Ketakutan yang sama juga dialami buku fisik. Akankah buku fisik tergeser oleh buku elektronik atau e-book sehingga fungsi perpustakaan offline ikut tergantikan? 

Kekhawatiran itu diperkuat oleh salah satu survei yang dilakukan oleh databoks.katadata.co.id. Menurut data tersebut, 83% masyarakat Indonesia lebih suka membaca buku melalui gawai atau smartphone. 

ADVERTISEMENT

Data-data tersebut jelas menakutkan, tapi saya sebagai pustakawan masih yakin kalau buku atau publikasi cetak masih diperlukan dan diminati. Apalagi di rak-rak koleksi perpustakaan. 

Di perpustakaan, media digital berperan mewadahi koleksi masa kini dan pengembangan perpustakaan ke depan. Kehadirannya jelas tidak bertujuan untuk menggeser maupun menghapus koleksi cetak (fisik) dalam perpustakaan kok. 

Digitalisasi merambah perpustakaan tanpa menggeser buku fisik

Digitalisasi perpustakaan diarahkan untuk memenuhi hak akses pengguna (pemustaka) dalam menemukan, mencari, dan mendapatkan sumber informasi di mana saja dan kapan saja. Itu mengapa, koleksi digital diperlukan karena unggul dalam efisiensi waktu dan tempat. Termasuk juga efisiensi lokasi atau tempat penyimpanan koleksi. 

Sementara, publikasi tercetak, termasuk e-book, tidak dapat ditiadakan untuk memenuhi kebutuhan pemustaka yang berkunjung langsung ke perpustakaan. Jadi, digitalisasi dan koleksi tercetak akan tetap saling melengkapi dalam peranannya di masa depan.

Lalu, apakah seluruh lapisan masyarakat di masa depan sudah tidak memerlukan buku cetak? Perpustakaan konvensional? Bagaimana nasib perpustakaan selanjutnya? Apakah akan dibangun menjadi all library without wall? 

Peran pustakawan di era disrupsi teknologi kemudian menjadi penting. Selama pustakawan, sebagai jembatan pemustaka dan segala informasi koleksi perpustakaan baik digital maupun fisik, bisa menyeimbangkan keduanya, saya rasa umur buku fisik masih akan panjang. 

Baca Juga:

Larangan Bawa Tumbler di Perpustakaan Daerah Itu Aneh, Minum Saja Dipersulit, Gimana Orang Mau ke Perpustakaan?

Layanan Perpustakaan Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman

Alasan sederhana di balik buku digital sulit menggantikan buku fisik 

Pada praktiknya, peniadaan koleksi cetak atau buku fisik tidaklah mungkin dilakukan. Ada banyak pertimbangan, teknologi dan digitalisasi di negara ini belum bisa merata jadi salah satunya. 

Alasan lain, sensasi membaca buku fisik jauh berbeda daripada e-book. Aroma buku yang menyeruak sulit terganti dengan buku digital.

Alasan tersebut terdengar sederhana memang, tapi kenyataannya paling membekas bagi banyak orang. Sensai membalik lembar demi lembar, dan aroma buku memang bikin banyak orang candu. Bahkan, beberapa penelitian menyebut, pilihan bacaan kita (buku fisik maupun digital) berpengaruh pada cara otak bekerja dalam menanggapi teks. 

Merenungkan hal itu, rasa-rasanya buku fisik atau cetak tidak mungkin tergantikan oleh buku digital atau e-book, setidaknya dalam waktu dekat.

Pada akhirnya, buku cetak dan digital tetap akan saling bertemu di semesta ilmu. Entah akan dimenangkan oleh siapa, tapi saya melihat keduanya malah saling melengkapi. Buku digital akan jadi pelengkap buku cetak yang bisa digunakan di saat waktu yang tepat. Tinggal pengguna yang akan menggunakannya.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2026 oleh

Tags: buku cetakbuku digitalbuku fisike-bookPerpustakaan
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Ide Membangun 10 Ribu Perpustakaan Desa Bukti Perpusnas Gagal Paham dengan Kondisi Literasi di Desa Mojok.co

Ide Membangun 10 Ribu Perpustakaan Desa Bukti Perpusnas Gagal Paham dengan Kondisi Literasi di Desa

24 Februari 2024
Membangun Mal Baru di Margonda Depok Cuma Bikin "Penyakit", Mending Bikin Perpustakaan Mojok.co

Menambah Mal Baru di Margonda Depok Cuma Bikin “Penyakit”, Mending Membangun Perpustakaan

16 April 2024
Layanan Perpusda Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman Mojok.co

Layanan Perpustakaan Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman

3 Juli 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Larangan Bawa Tumbler di Perpustakaan Daerah Itu Aneh, Minum Saja Dipersulit, Gimana Orang Mau ke Perpustakaan?

4 Juli 2026
pergi ke perpustakaan ilmu perpustakaan mojok

Anggapan Mahasiswa Rajin ke Perpustakaan Pasti Pintar Itu Sama Sekali Nggak Benar

24 Januari 2021
IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

10 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

9 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.