Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

Ryan Saputra oleh Ryan Saputra
13 Maret 2026
A A
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengalaman pertama sering jadi cerita paling sulit dilupakan. Begitu juga perjalanan laut pertama saya dari Surabaya menuju Makassar naik kapal ekonomi. Awalnya saya ingin naik pesawat saja, tapi melihat harga tiketnya membuat dompet langsung minder.

Akhirnya, daripada mengorbankan duit di dompet, saya memilih mengorbankan 31 jam waktu untuk perjalanan. Ternyata saya salah. Tidak hanya waktu yang saya korbankan, tapi juga kenyamanan perjalanan. Naik kapal kelas ekonomi Surabaya ke Makassar benar-benar “neraka”. Terlebih untuk saya yang baru pertama kali dan belum ada persiapan. 

Tulisan ini tidak bermaksud menakut-nakuti calon penumpang, khususnya mereka yang akan melakukan perjalanan Surabaya ke Makassar. Saya hanya ingin berbagi pengalaman agar perjalanan laut kalian nanti tidak berakhir zonk. Pelayanan kapal ekonomi memang belum sempurna, tapi ada beberapa siasat kecil agar perjalanan lebih nyaman. Siasat ini bisa dilakukan sejak sebelum naik kapal. 

Tidak terburu-buru adalah kunci perjalanan tenang

Periksalah jadwal keberangkatan kapal. Sekali lagi saya tekankan, periksa dengan seksama jadwal keberangkatan kapal. Sebab, jadwal kapal memungkinkan berubah dan kadang penumpang tidak menyadarinya. 

Selain itu, jangan tiba di pelabuhan mepet jadwal. Kalau saya sih menyarankan 2 jam sebelum jadwal keberangkatan ya. Kenapa harus demikian? Terminal pelabuhan itu ramai. Orang berjalan cepat dan saling berdesakan. Suasana kadang terasa terburu-buru. Datang lebih awal membuat pikiran lebih tenang.

Itu mengapa, check-in online bakal sangat membantu. Boarding pass sudah siap sebelum tiba. Kalian bisa menghindari antrean panjang. Proses masuk kapal terasa lebih santai. Kepanikan kecil bisa dihindari sejak awal.

Saat tiba di pelabuhan, siapkan identitas diri. Tiket dan identitas akan diperiksa beberapa kali. Proses pemeriksaan biasanya cukup ketat. Setelah masuk kapal, simpan keduanya dengan aman. Tiket masih dipakai saat mengambil makanan.

Kapal ekonomi bukanlah tempat aman, tetap waspada

Begitu masuk kapal lakukan dua hal penting. Pertama, cari tempat tidur sesuai tiket. Perhatikan nomor dek dan nomor kasur. Kalau bingung tanyakan petugas resmi kapal. Petugas biasanya cukup membantu penumpang. Sebaiknya jangan memakai jasa porter kapal kalau budget kalian minim.  

Baca Juga:

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Setelah menemukan tempat tidur, bersihkan sedikit kasur. Lap saja menggunakan tisu. Bukan soal bersih atau tidak. Ini hanya membuat diri lebih nyaman. Kadang sugesti kecil sangat membantu.

Hal lain  yang tidak kalah penting. Cari tahu letak pusat informasi kapal. Tempat itu sangat berguna selama perjalanan. Kalian bisa bertanya banyak hal. Misal, jadwal makan atau informasi penting lain. 

Oiya, jangan sekali-kali meninggalkan barang berharga di kasur. Ponsel dan dompet harus selalu dibawa. Uang juga jangan ditinggal sembarangan. Kapal bukan tempat paling aman.

Upayakan sendiri kenyamanan kalian di kapal kelas ekonomi

Namanya juga kapal kelas ekonomi, fasilitasnya pasti tidak menawan seperti kelas lain. Beberapa terdengar miris malah. Saya coba ceritakan berdasar pengalaman saya ya. 

Kapal kelas ini biasanya menyediakan kasur agar penumpang bisa istirahat. Tapi, jangan harap kalian bisa benar-benar recharge energi kalau tidak ada persiapan. Kasur kelas ekonomi biasanya sangat sederhana.

Agar bisa tidur nyenyak, kalian perlu usaha tambahan seperti membawa alas tidur tipis dari rumah beserta bantalnya. Oiya, jangan kaget kalau melihat kecoa kecil di sekitar tempat tidur. Itu mengapa kalian perlu untuk membersihkan dan memeriksanya dengan seksama sebelum berbaring. 

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah makanan. Penumpang memang mendapat jatah makan tiga kali sehari. Namun, menurut saya, tidak ada salahnya membawa bekal sendiri. Sebab, bisa jadi porsi makanan kapal terlalu sedikit untuk kalian atau rasanya nggak cocok di lidah. Ingat, perut yang nyaman penting agar perjalanan lebih tenang. Apalagi perjalanan panjang seperti Surabaya ke Makassar. 

Di kapal sebenarnya tersedia makanan tambahan, tapi harganya mahal. Bekal sederhana seperti mie instan, camilan mengenyangkan, kopi, teh, air minum bisa jadi penyelamat. Bawa juga kebutuhan lain yang kerap dianggap sepele seperti Termos kecil sangat berguna untuk air panas, tisu basah, tisu kering, hingga alat makan sederhana. 

Benda-benda sederhana tapi esensial

Melihat fasilitas kelas ekonomi yang alakadarnya, kalian perlu membawa benda-benda yang biasa dianggap sepele, tapi ternyata diperlukan. Misal, karena kelas ekonomi ramai orang, kalian bisa bawa penutup telinga. Colokan listrik tambahan, uang tunai, tisu, juga akan sangat membeantu.

Sinyal di laut sering muncul lalu menghilang, itu mengapa hiburan offline adalah penyelamat. Film panjang yang sudah didownload di ponsel atau buku sangat membantu. Kebosanan bisa sedikit dihindari.

Kalau kalian tipe religius, bawa mushaf kecil. Perjalanan laut memberi waktu yang panjang. Waktu itu bisa dipakai untuk mengaji. Apalagi kalau perjalanan terjadi saat Ramadan. Pahala perjalanan bisa terasa berlipat.

Perjalanan laut Surabaya-Makassar memang panjang, lebih dari sehari. Namun, justru di situ letak ceritanya.Waktunya panjang dan kisahnya banyak. Selalu ada pelajaran kecil selama perjalanan. Dan, itulah yang ingin saya bagikan pada kalian saat ini. 

Penulis: Ryan Saputra
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh”.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2026 oleh

Tags: ekonomikapalkapal ekonomikelas ekonomimakassarMudikSurabaya
Ryan Saputra

Ryan Saputra

ArtikelTerkait

Nyatanya, Nggak Semua Warga Surabaya Senang Berkunjung ke Pantai Kenjeran

Nyatanya, Nggak Semua Warga Surabaya Senang Berkunjung ke Pantai Kenjeran

25 November 2024
Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

20 April 2024
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Bosan dengan Oleh-oleh Surabaya yang Itu-itu Aja Maison Feerie Adalah Jawabannya

Bosan dengan Oleh-oleh Surabaya yang Itu-itu Aja? Maison Feerie Adalah Jawabannya

19 Juli 2022
Bandara Dhoho Kediri Dibuka untuk Umum, Warga “Ndeso” yang Mampir untuk Wisata Kena Nyinyir Mojok.co

Bandara Dhoho Kediri (Katanya) Siap Beroperasi Sebelum Lebaran, dan Kali Ini, Semoga Tidak Mundur Lagi

10 Maret 2024
Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

9 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

8 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026
4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap Mojok.co

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

9 Maret 2026
Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung Mojok.co

Warlok Jakarta Orang Paling Kasihan Saat Lebaran, Cuma Jadi Penonton Euforia Mudik, Tidak Pernah Merasakannya Langsung

10 Maret 2026
Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

9 Maret 2026
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

Vario Street Adalah Gebrakan Sia-Sia dari Honda: Niatnya Ingin Sporty, Malah Kelihatan Basi  

7 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang
  • Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja
  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.