Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
30 Januari 2026
A A
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

​Kecamatan Soreang di Kabupaten Bandung itu memang juara kalau soal suasana pensiun. Udaranya masih bersih bikin paru-paru tersenyum, aksesnya sudah dimanjakan Tol Soroja, dan statusnya mentereng sebagai ibu kota Kabupaten Bandung. Kurang apa lagi coba?

Akan tetapi setelah saya kontemplasikan lagi sambil meratapi nasib terjebak macet di Jalan Kopo yang panjangnya berasa seperti melewati jembatam sirathal mustaqim, saya sadar ada satu “dosa besar” yang luput disebutkan, Soreang itu tidak punya mal.

​Iya, Anda tidak salah baca. Sebagai jantung pemerintahan dari wilayah Kabupaten Bandung, Soreang ini masih suci dari pusat perbelanjaan modern. Kalaupun Anda melihat gedung megah dengan tulisan “mal”, jangan senang dulu. Itu adalah Mal Pelayanan Publik. Isinya bukan gerai sepatu branded atau bioskop yang memutar film box office, melainkan loket buat mengurus KTP, pajak dan birokrasi lainnya.

​Sudah saatnya Soreang punya mal sendiri. Bukan demi gaya-gayaan biar dibilang kota, tapi demi harga diri kabupaten.

Kehadiran mal bisa mendongkrak perekonomian Kabupaten Bandung

​Kehadiran mal itu bukan cuma soal konsumerisme atau pamer gaya hidup. Ini soal perputaran ekonomi. Selama ini, warga Soreang dan sekitarnya kalau mau makan di restoran franchise populer atau sekadar nonton bioskop, pilihannya cuma satu, pergi ke Kota Bandung.

​Bayangkan kalau mal berdiri di Kecamatan Soreang. PAD (Pendapatan Asli Daerah) kabupaten nggak akan bocor ke tetangga sebelah. Lapangan kerja terbuka buat warga lokal, mulai dari staf administrasi, mbak-mbak tenant, sales perumahan, sampai abang-abang parkir resmi atau juga parkir liar. Jadi, uang warga Soreang ya berputar di Soreang lagi dan untuk kemajuan Soreang.

Baca juga: Soreang, Tempat Pensiun Paling Ideal di Kabupaten Bandung.

​Orang Soreang tidak perlu bergantung pada mal di Kota Bandung

​Mari bicara jujur-jujuran. Pergi ke Kota Bandung dari Soreang itu butuh perjuangan mental yang luar biasa karena harus melewati Jalan Kopo nerakanya di perbatasan. Oke, kita punya Tol Soroja yang memangkas waktu, tapi ujung-ujungnya kita tetap akan tetapi kena macet di jalan lain yang berbatasan dengan Kota Bandung.

Baca Juga:

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

​Kalau Soreang punya mal, warga nggak perlu “turun gunung” jauh-jauh cuma buat cari sepasang sepatu baru atau baju kalcer. Dengan adanya mal sebagai pusat hiburan sendiri, beban jalanan Kota Kembang yang sudah sesak itu bisa berkurang. Warga bahagia dan mental tetap terjaga.

​Masalah gengsi dan pemekaran Kabupaten Bandung Timur

​Selama ini, wajah Kabupaten Bandung masih diselamatkan oleh The Matic Mall di Kecamatan Majalaya. Tapi ingat, wacana pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KBT) itu nyata, bukan sekadar mitos belaka. Hanya masih terhalang moratorium DOB (daerah otonomi baru) dari pemerintah pusat.

​Kalau Kecamatan Majalaya resmi masuk Kabupaten Bandung Timur, otomatis The Matic Mall jadi milik mereka. Nah, Kabupaten Bandung induk sisa apanya?

Masa iya Soreang yang sekelas ibu kota Kabupaten Bandung nggak punya mal satu pun, sementara wilayah hasil pemekarannya malah punya pusat perbelanjaan yang berdiri gagah? Apa nggak malu tuh kalau ditanya kabupaten tetangga? Jangan sampai statusnya doang ibu kota, tapi fasilitas hiburannya kalah sama “anak baru”.

Baca juga: Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu.

Sudah saatnya Soreang Bandung punya mal

​Soreang memang tempat tenang untuk pensiun, tapi jangan sampai ketenangan itu berubah jadi kesepian karena tertinggal zaman. Kita butuh ruang publik di mana anak muda Soreang bisa nongkrong tanpa harus menghabiskan bensin ke arah kota, dan para orang tua bisa belanja bulanan tanpa harus pusing memikirkan macetnya jalah pulang pergi ke kota.

​Sudah saatnya Soreang Bandung punya mal. Biar kalau ditanya orang luar, “Di ibu kota Kabupaten Bandung ada apa aja?”, kita nggak cuma jawab, “Ada gedung Pemda sama Menara Sabilulungan doang.” Kita ingin dengan bangga menjawab, “Ada mal juga, Bos, nggak kalah sama Kota Bandung!”

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Soreang: Nyaman untuk Ditempati, tapi Tidak untuk Mencari Rezeki.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2026 oleh

Tags: Jawa BaratKabupaten Bandungkota bandungMalmallsoreangSoreang Bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju Mojok.co

Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju

12 Mei 2024
Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat Mojok.co

Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat

23 Maret 2024
4 Fakta Kota Bandung yang Kerap Dilupakan oleh Warga Lokal Mojok.co

4 Fakta Kota Bandung yang Banyak Dilupakan Warganya

17 Agustus 2024
Ramayana Mall Salatiga: Mall Mewah yang Dulu Jadi Andalan, tapi Sekarang Mulai Ditinggalkan

Ramayana Mall Salatiga: Mall Mewah yang Dulu Jadi Andalan, tapi Sekarang Mulai Ditinggalkan

3 Februari 2024
Resah di Jogja, Bikin Saya Bersyukur Pulang ke Tasikmalaya (Unsplash)

Berkat Pengalaman Tinggal di Jogja, Saya Selalu Bersyukur Setiap Pulang ke Tasikmalaya

22 Februari 2024
Bandung Terbuat dari Tumpukan Kebohongan, Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini Mojok.co

Bandung Terbuat dari Tumpukan Kebohongan, Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini

20 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Ironi Remaja Kota Jogja: Fasih Misuh dengan Bahasa Jawa, tapi Sulit Bicara Pakai Bahasa Jawa Krama

25 Januari 2026
Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

28 Januari 2026
Surat Terbuka untuk Para Penimbun Buku di iPusnas, Apa yang Kalian Lakukan Itu Jahat  Mojok.co

iPusnas, Aplikasi Perpustakaan Nasional Gratisan yang Sering Bikin Patah Hati

24 Januari 2026
Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

25 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan
  • AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah
  • Menjadi Guru BK Capek Mental dan “Tak Menghasilkan”, Memilih Resign dan Kerja Kantoran Meski Harus Mengubur Cita-Cita

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.