Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Tempat Wisata yang Sering Dikira Ada di Majalaya Bandung, Padahal Bukan

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
12 Agustus 2024
A A
4 Tempat Wisata yang Sering Dikira Ada di Majalaya Bandung, Padahal Bukan Mojok.co

4 Tempat Wisata yang Sering Dikira Ada di Majalaya Bandung, Padahal Bukan (uncplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Majalaya salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung yang paling populer dibanding kecamatan lain. Kecamatan ini dikenal sebagai Kota Dolar karena terdapat banyak pabrik di sana. Salah satu yang paling terkenal adalah pabrik penghasil tenun/sarung kualitas internasional. 

Selain itu, di kecamatan ini ada The Matic Mall. Sebuah Mall yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung. Kecamatan ini kembali jadi sorotan karena akan dibangun sebuah Gerbang Tol Majalaya yang merupakan bagian dari Tol Getaci (Gedebage-Tasik-Cilacap).

ADVERTISEMENT

Saking populernya kecamatan ini, banyak warga dari kecamatan lain yang ngaku-ngaku berasal dari Majalaya. Bahkan, banyak orang yang menyarankan berwisata ke kecamatan ini kalau sedang mampir di Bandung. Nah, untuk poin terakhir ini saya heran betul. Banyak tempat wisata terkenal yang disarankan oleh banyak orang dan media itu sebenarnya tidak berada di Majalaya. 

Sebagai orang yang sering pergi jalan-jalan ke daerah sana, saya ingin meluruskan 4 tempat wisata yang sebenarnya tidak berada di Kecamatan Majalaya:

#1 Kawah Kamojang

Kawah Kamojang merupakan tempat wisata kawah gunung berapi yang masih aktif. Hal itu ditandai dengan adanya gemuruh uap yang keluar dari perut bumi. Tempat wisata ini sebenarnya merupakan kawasan cagar alam yang berada di atas ketinggian 1.730 mdpl. Di Kawah Kamojang setidaknya memiliki 23 kawah. Dari 23 kawah yang ada di tempat wisata ini, yang menjadi daya tarik adalah kawah brecek, kawah hujan dan kawah kereta api.

Kenapa ada yang dinamakan kawah kereta api, karena kawah tersebut mengeluarkan bunyi seperti kereta api. Suara kereta tersebut berasal dari uap yang keluar melalui celah bebatuan dari perut bumi. Di kawah kereta api, pengunjung juga bisa melihat pembangkit listrik tenaga uap serta pipa-pipa penyalur panas dari perut bumi. Kegiatan lain yang dapat dilakukan pengunjung kalau berlibur kesini adalah bisa berfoto di kawah dengan background uap yang menyembur di perut bumi. Selain itu, pengunjung juga bisa mencoba sauna alami berupa uap panas yang keluar dari perut bumi.

Walaupun tempat wisata ini dekat dengan Kecamatan Majalaya, bukan berarti ada di Majalaya. Lebih tepatnya berada di Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

#2 Kamojang hill bridge atau jembatan cukang monteng

Tak jauh dari kawah Kamojang, ada sebuah jembatan yang sangat ikonik dan Instagram-able, yaitu Jembatan Cukang Monteng. Tempat wisata punya nama keren Kamojang Hill Bridge. Jembatan ini sebenarnya merupakan salah satu titik di jalur alternatif Bandung-Garut via Kamojang. Jalur alternatif ini untuk menghindari macet di kawasan Nagreg.

Baca Juga:

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Akan tetapi, karena bentuknya yang menarik terinspirasi dari Sydney Harbour Bridge dan landskap alam seperti sawah, kebun dan Gunung Guntur, jembatan yang dominan berwarna kuning ini menjadi objek foto favorit yang melewati jalur ini, banyak pengunjung menghentikan kendaraan di jembatan ini. Jembatan ini panjangnya sekitar 100 meter, tingginya 30 meter, lebar jalan 10 meter dan memiliki ciri khas cat berwarna kuning.

Jembatan Cukang Monteng bukan berada di Kecamatan Majalaya yah, tapi berada di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Fyi, Ibun itu artinya embun dalam bahasa Sunda

ADVERTISEMENT

#3 Mata Air Cempaka

Mata air cempaka merupakan objek wisata kolam air alami dari sumber pegunungan. Di sini pengunjung dapat merasakan kesegaran air yang masih jernih dengan berenang ataupun berendam. Selain itu, kolam mata air cempaka dikelilingi oleh pepohonan hijau dan pemandangan terasering sawah membuat tempat wisata ini semakin sejuk. Cocok sekali untuk yang ingin menghilangkan stres dan kepenatan.

Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke tempat ini harus melewati beberapa pemukiman warga. Kemudian disarankan untuk menggunakan motor. Setelah sampai, motor tersebut dititipkan di salah satu rumah warga. Tiket kesini pun masih tergolong murah, hanya sebesar Rp5.000 saja.

Tempat wisata ini bukan berada di Kecamatan Majalaya, tapi berada di Desa Drawati, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

#4 Curug Eti

Curug Eti adalah air terjun yang populer sejak 1990-an. Bagi warga sekitar, tempat ini menjadi paniisan alias tempat mencari ketenangan. Seiring berjalannya waktu, Curug Eti yang terletak di Bandung Timur perlahan menjadi destinasi wisata favorit di akhir pekan. 

Penamaan Curug Eti sendiri hanya celetukan ketidaksengajaan. Konon, dulu seorang penduduk bernama Eti mengajak teman-temannya untuk mengunjungi Curug yang waktu itu belum dikenal. Sepeninggal mengunjungi curug, tercetuslah bahwa yang mengajak ke curug ini dinobatkan sebagai nama Curug ini. Maka, Nama Curug Eti populer sampai sekarang.

Seperti kebanyakan wisata air terjun, Curug Eti menawarkan suasana sejuk dan pemandangan alam yang memukau memanjakan mata. Kita akan dimanjakan dengan pemandangan air yang terjun dari tebing dengan ketinggian sekitar 20 meter, yang menghantam bebatuan besar. Curug Eti juga dianggap sebagai Curug terbaik di Kabupaten Bandung. Air terjun atau Curug Eti ini jaraknya memang tidak jauh dari Majalaya, tapi sebenarnya sudah masuk Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Nah di atas adalah 4 wisata populer yang sering disalahpahami berada di Kecamatan Majalaya. Memang kecamatan punya banyak potensi, tapi 4 tempat di atas tadi jangan sampai disalahpahami berada di Majalaya, kasihan kecamatan lain. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan 

ADVERTISEMENT

BACA JUGA  Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2024 oleh

Tags: BandungKabupaten Bandungkecamatan MajalayaMajalaya Bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Margaasih, Kecamatan yang Penuh Keanehan di Kabupaten Bandung

Margaasih, Kecamatan yang Penuh Keanehan di Kabupaten Bandung

22 Februari 2024
Dayeuhkolot, Pusat Pemerintahan Bandung yang Terlupakan terminal mojok

Dayeuhkolot, Pusat Pemerintahan Bandung yang Terlupakan

29 November 2021
Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang Mojok.co

Orang Bandung Lebih Senang Berwisata ke Ciater, Subang daripada Lembang

25 Januari 2025
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Beginilah Rasanya Hidup di Kos 250 Ribu per Bulan di Bandung dari Awal Kuliah Hingga Lulus: Tempatnya Menyedihkan, tapi Saya Terima dengan Lapang Dada

Beginilah Rasanya Hidup di Kos 250 Ribu per Bulan di Bandung dari Awal Kuliah Hingga Lulus: Tempatnya Menyedihkan, tapi Saya Terima dengan Lapang Dada

12 Mei 2025
5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan terminal mojok

5 Kesalahan Saya Sebagai Seorang Perantau Jawa Newbie di Tanah Pasundan

10 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.