Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Putuk Lesung Pasuruan Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Malang

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
30 Desember 2025
A A
Putuk Lesung Pasuruan Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Malang

Putuk Lesung Pasuruan Cocok Dikunjungi Orang-orang yang Lelah Liburan ke Malang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketimbang bermacet-macetan di Malang, lebih baik berkunjung ke Pasuruan, tepatnya Putuk Lesung.

Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Destinasi wisata di berbagai kota sudah mulai penuh sesak dengan pengunjung. Jika tahun ini kalian punya niatan untuk menghabiskan waktu di Kota Malang, lebih baik pertimbangkan matang-matang. Saya saja yang bertahun-tahun tinggal di Kota Malang selalu memilih menepi ketika momen libur panjang tiba.

Cukup banyak alasan kenapa perlu pertimbangan matang jika ingin liburan di Malang. Alih-alih healing, pulang-pulang malah bisa sinting karena kemacetan. Dari dulu hingga sekarang Malang tidak pernah berbenah. Jalur tetap segitu saja meski kendaraan yang melintas meningkat setiap tahun.

Nah, buat kalian yang tidak mau terjebak kemacetan, destinasi Putuk Lesung di Pasuruan mungkin bisa jadi alternatif pilihan. Tempat ini lebih layak dikunjungi ketimbang Malang yang semakin semrawut.

Destinasi kaki gunung yang ramah bagi wisatawan

Putuk Lesung di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan bisa dikunjungi di momen liburan akhir tahun ini. Destinasi wisata ini berada di salah satu bukit di lereng Gunung Arjuno. Meski memiliki topografi pegunungan, Putuk Lesung ramah bagi pendaki pemula. Sebab hanya butuh waktu 1,5 jam bagi kita untuk bisa mendapatkan pemandangan indah dari ketinggian 1700 mdpl.

Beberapa kali saya melakukan pendakian di destinasi ini. Basecamp-nya ada di Dusun Tambakwatu di depan Goa Onto Boga, yang juga digunakan sebagai Pos 1 untuk pendakian Gunung Arjuno via Purwosari. Akhir tahun ini, jalur pendakian Gunung Arjuno masih ditutup karena cuaca ekstrem, jadi kemungkinan pendakian tidak akan seramai seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kalian bisa menikmati pemandangan sepanjang jalur ini. Selain bentang alam yang masih asri, pemandangan hutan pinus dan kopi juga memanjakan mata.

Menyelam di wisata alam dengan beragam peninggalan

Saya akui sebagai pustakawan yang sering bersinggungan dengan perpustakaan dan museum, Putuk Lesung Pasuruan menjadi diorama tak bersuara. Lokasi ini menjadi bagian kecil dari peninggalan di masa kerajaan yang ada di berbagai titik Gunung Arjuno.

Baca Juga:

Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

Taman Safari Prigen, Tempat Wisata yang Bikin Saya Emosi dan Nggak Mau Ke Sana Lagi

Nama Putuk Lesung sendiri juga diambil dari temuan batu di masa kerajaan yang berbentuk mirip lesung untuk menumbuk padi. Meski beberapa peneliti menyebut jika peninggalan itu lebih mirip sarkofagus. Itu lho peti mati manusia di zaman lampau yang terbuat dari batu.

Apa pun itu tentu saja Putuk Lesung Pasuruan menyimpan banyak cerita di masa lampau. Nah, cerita-cerita itu terekam dari berbagai peninggalan yang kini masih terlihat. Saat memutuskan untuk berwisata dan menepi di sini, kalian juga bisa menikmati beragam wisata edukasi kepurbakalaan yang terhampar di sepanjang jalur pendakian.

Putuk Lesung Pasuruan jadi tempat terbaik melarikan diri dari Malang yang macet

Hingga saat ini, destinasi alam pegunungan yang ada di Putuk Lesung masih menjadi favorit pengunjung yang ingin menepi sejenak dari ingar bingar dan kemacetan kota. Ini juga yang saya lakukan saat sudah sumpek dengan kemacetan Kota Malang. Putuk Lesung cocok bagi kalian yang sedang masygul dan ingin menepi sejenak.

Itulah sekilas mengenai Putuk Lesung Pasuruan. Sebuah tempat yang selalu membawa saya kembali ke Pasuruan. Di akhir tahun nanti, jika kalian ingin menepi dari sibuknya kehidupan, lokasi ini bisa jadi pilihan tepat. Tahun baru nggak melulu soal ingar bingar, melainkan refleksi diri untuk bisa memperbaiki. Selamat berlibur, semoga tahun baru kalian menyenangkan. Semoga.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2025 oleh

Tags: kabupaten pasuruanPasuruanPutuk Lesungputuk lesung pasuruanwisata pasuruan
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Pasuruan Daerah Paling Strategis di Jawa Timur (Unsplash)

Jalur Kereta yang Serba PAS Membuat Pasuruan Menjadi Daerah Paling Strategis di Jawa Timur

6 Agustus 2023
Pasuruan Ideal, Lebih dari Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia (Unsplash) banyumas, pandaan, bangil

Meninggalkan Keinginan Merantau di Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia, Saya Memilih Pasuruan Sebagai Kota Ideal untuk Merantau

21 Juni 2025
Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

30 Mei 2025
KA SuPas, Juru Selamat bagi Pelaju Pasuruan-Surabaya seperti Saya

KA SuPas, Juru Selamat bagi Pelaju Pasuruan-Surabaya seperti Saya

4 Maret 2025
Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

4 Hal yang Bikin Perantau Nggak Nyaman Tinggal di Pasuruan, Kabupaten Industri yang Harusnya Nyaman untuk Pendatang

21 Juli 2025
Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

15 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026
PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit Terminal

PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit

8 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort Mojok.co

Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort

6 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.